Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Senang


__ADS_3

Rasa luka hingga sesak nyeri yang tak mampu lagi ditahan kini tergores indah sebagai kenangan tajam, seuntai kabahagiaan kini tengelam dalam arusnya kejadian, hidup Elghora Dezira kini berubah seutuhnya, menjadi seorang Nyonya terhormat Elghora Zoead,nama keluarga sang Suami akan selalu erat melekat dibawa gadis itu kemana-mana, hal ini membikin kesadaran Elghora Dezira melamun, memikirkan segala angan hingga puncak masalah nya,


Kesalnya,


"Kaulah yang menenggelamkan ku sejauh ini Stive, maka jangan pernah kau coba kembali untuk menuai sebuah luka, kali ini kau nyaris membunuh ku, Stive El Zeidan, "


Lalu beberapa saat barulah Lezif Zoead datang menghampiri Elghora yang masih kacau dengan semua kebimbangan nyata menghantam dirinya,


Ucapnya penuh kelembutan,


"El, aku akan menunggu mu sampai siap, jadi hari ini beristirahat lah, aku ada dikamar sebelah, jika kau butuh sesuatu katakan lah! maka aku akan datang untuk mu, tolong jangan bersedih, kau akan membuat ku sangat terluka El, rasanya sesak melihat mu dalam keadaan seperti ini, kau tau kebahagiaan dalam menyukai seseorang adalah ketika melihat orang itu tersenyum bahagia, maka bisakah kau tersenyum El, itu akan membuat ku merasakan lega saat melihat mu untuk keluar kamar ini! "


Tapi Elghora Dezira masih mematung tanpa merespon nya, hati Lezif seolah berdenyut sakit merasa dikecewakan atas orang yang teramat disayangi itu, ketika dirinya hendak meninggalkan ruangan tiba-tiba, jemari tangan seseorang menarik kemeja Lezif dengan sangat kuat sembari berkata,


"Tolong jangan pergi, aku tidak bisa sendirian disini, takut Lezif! "


sodoran kalimat yang seolah menenangkan hati pria tadi membuat amarah nya berubah mereda, walau sesaat tadi tak ada tanggapan yang membikin ia kehilangan akal, setidaknya kini Elghora Dezira yang melihat Lezif duduk di sebelah nya langsung memeluk dirinya dari samping,


Tatapan penuh kesedihan mendalam sangat jelas terlihat, Tanya nya pada Lezif Zoead,


"Apa kau juga sama, akan meninggalkan aku, Lezif? "


disinilah ia melakukan sebuah cara agar ketulusannya bisa dipercaya oleh Elghora Dezira, berdiri dari pelukan eratnya mengambil sebuah pisau yang berada diatas meja, kemudian tepat dihadapan Elghora dia menyayat tangannya hingga banyak darah menetes dihadapan nya,


Sontak Elghora Dezira langsung panik ingin mengambil sesuatu untuk mengobati nya tapi, pergelangan tangan Elghora dicekal kuat sambil darah yang mengalir banyak menjadi saksi untuk nya,meletakkan tangan pada pucuk kepala Elghora Dezira,


"Aku Lezif Zoead akan memberikan nyawa ku padamu, dan aku berjanji tidak akan pernah menghianati mu apalagi meninggalkan dirimu, janjinku padamu hanya satu, hidup bersama dirimu Elghora Zoead, istri ku, "


janji yang membuat takjub dan merinding itu membuat Elghora memeluk tubuh Lezif hal ini benar membuat keturunan tunggal sang Milyarder terkulai senyum senang,


Batinnya,


"Kemenangan akan selalu di pihak ku, dan kau Stive akan selalu dibelakang dengan kekalahan mu, camkan itu, didunia ini tak akan ada yang lebih menakutkan dari seseorang sudah mulai memasuki jurang cinta yang terlalu dalam,sama seperti ku,tak ada yang tidak mungkin demi cinta,"


seringai picik tak terlihat nyaris meporak porandakan hatinya saat kini dia bisa tidur satu ranjang dengan Elghora Dezira, walaupun hanya berdampingan tanpa melakukan layaknya pasangan suami istri, namun itu adalah perkembangan bertahap agar bisa mencapai impian diatas segala-galanya,akhirnya mereka berdua beristirahat diranjang yang sama,keduanya nampak tidur pulas dengan keletihan hari yang teramat menekan bagi nya, lain cerita jika itu Lezif, sedang sejak awal ini memang kemauannya, mendapatkan sesuatu dengan cara memeberikan kejutan yang sangat luar biasa gila nya,


*********


Dihotel Myx Blezen selalu tersenyum melihat ekspresi Biyanka Barnia yang selalu dipenuhi oleh tanda tanya besar mengenai kejadian dalam pernikahan Elghora Dezira,

__ADS_1


Gumamnya yang menatap tajam pemandangan diluar jendela kamar hotelnya,


"Mustahil, dari segi sifat Stive, sepertinya ini seolah jebakan untuk mengenai Elghora? "


membenarkan perkataan Biyanka sekaligus mengingatkan,


"Jadi kau juga lupa tentang dirimu yang mustahil mampu bersikap seperti itu kepada Elghora, sedangkan kau bahkan tak ingat tentang bagaimana jebakan gila mu itu, karena pria bernama Stive El Zeidan Biyanka Barnia, apakah semudah itu kau melupakan nya? "


mengarahkan pandangan pada Blezen yang secara tidak langsung menyinggung nya,


"Jadi kau meminta ku untuk mengingat nya, baiklah, yah karena aku begitu tergila-gila kepada nya sampai semua usaha ku agar bersama dirinya melupakan perasaan Elghora, aku akui itu, karena kebodohan cinta gelap ini memang membuat aku mengalami perubahan menggelikan, tapi itu semua jangan salahkan aku, kan karena aku menyukainya, "


Tantang Blezen agar Biyanka mengatakan nya lagi,


"apa yang terakhir kau bilang Biyanka Barnia? "


emosi kecemburuan meruak seakan gejolak hasratnya tak Terima mendengar kejelasan serta kejujuran dari seorang gadis bernama Biyanka Barnia tersebut, berdiri dari tempat duduknya perlahan melangkah dengan pasti disaat Biyanka mengatakan nya lagi sontak,


"Karena aku menyukainya, "


Blezen langsung menangkup kedua bibir itu membuat nya tak mampu berkata-kata, ada hasrat liar mengebu disana, Biyanka Barnia yang sangat terkejut hanya bisa terdiam dengan penekanan luar biasa gilanya, jemari tangan yang begitu erat merangkul punggungnya hingga menekan penuh leher Biyanka agar dirinya tak mampu menolak ciuman yang semakin sangat dalam itu,


Tak ada jeda bagi Biyanka Barnia untuk bernafas sehingga ia berontak memukul dada bidang Blezen namun, penolakan itu justru membuatnya kini semakin terjebak lebih dari dugaan nya, Tubuh Biyanka yang didorong secara paksa membuat keterkejutan tersendiri bagi dirinya, lantas kini ciuman yang tadi sempat terlepas sesaat setelah dorongan itu, maka ia kembali melancarkan serangan memagut bibir candu manis seolah tak ingin di lepas oleh pemburu buas dan brutal tersebut,


batinnya,


"Kenapa aku seolah terbawa suasana dengan sentuhan nya? hah bukankah wajar juga jika pemancing mendapatkan hasilnya, tapi kan aku bukan ikan yang dijadikan sasaran melainkan target liar dari hasrat gilanya itu, sekarang bagaimana aku bisa mengelaknya coba? "


Dan kini ciuman melesat diberbagai punggung leher miliknya, Biyanka Barnia yang seolah menahan agar tak melawan sedikitpun supaya tak mendapatkan perlakuan seperti tadi, nyaris Biyanka Barnia takut akan mendapatkan ciuman mendadak berpotensi menyerang duluan bagaikan blender yang memutar gila menghaluskan apapun didalam mesinnya,


"Aku harus bagaimana, katakan sesuatu? siapa juga aku harus bicara dan meminta pertimbangan mengenai masalah ku? "


sedang melihat gelagat Biyanka Barnia semakin menarik perhatian itu membuat nya kini lebih asyik bermain dengan beberapa helai rambutnya yang menutupi telinga menggoda nya dimata Blezen, tanpa pikir panjang ia pun menggigit diarea sensitif liar Biyanka,


tiba-tiba saja wajah memerah itu menampakkan dirinya,


"Jangan memakannya, aku tidak punya cadangan lagi, jadi jangan mempermainkan telinga ku seperti itu, kenapa kau sangat rakus hari ini, Blezen? "


ucapnya dengan sangat tenang,

__ADS_1


"Karena malam ini kita akan buat rencana luar biasa diatas ranjang,


(bisiknya,)


melebihi nikmatnya Stive menyantap dan melahap wanita bayaran itu, "


kaget dengan ucapan bayaran Blezen langsung menyangga dada bidang milik nya,


"Maksud mu apa Blezen? "


menjawab manis Biyanka sambil mengecup ceruk leher wanita yang menjadi penggoda gila dalam kehidupan nya,


"Hanya orang yang tak sanggup menahan hasrat liarnya pada seorang wanita, sehingga dirinya meminta bantuan pada wanita bayaran dengan bodohnya, sedangkan aku melakukannya dan akan bertanggung jawab penuh atas mu, sayang, "


dibungkam dengan mudah oleh ke-dua telapak tangan Biyanka,


"Maksud mu setelah melakukan hal gila jungkir balik gak jelas diranjang kau baru bertanggung jawab, yang ada pria itu akan kehilangan akal sehat dan kewarasan nya disaat setelah dia mendapatkan dan merasakan semuanya, mereka semua akan melepaskan seolah wanita adalah sampah, bukannya kesalahan itu karena pria, dan pastinya wanita lah yang akan disalahkan, padahal mereka tidak tau jika wanita itu dipaksa kan? "


tanya balik Blezen langsung,


"Apa Stive terlihat memaksa wanita yang kau anggap korban sayang? "


sambil mengecup kening Biyanka,


jawabnya,


"Oh ya tidak, malahan dari vidio itu keduanya saling menikmati, "


dorong nya penuh penekanan,


"Kalau begitu bisakah kita melakukan nya? "


senyum manis Biyanka Barnia,


"Tentu kalau kita sudah benar-benar resmi menikah, "


memasang wajah polos kepada nya,


dan

__ADS_1


"Baiklah kita menikah sekarang juga, bagaimana? "


"Astaga apa kau gila? "


__ADS_2