
mulai hari ini Lezif Zoead pergi ke luar kota melakukan perjalanan bisnis penting nya, tepat di Hotel Myx dia beristirahat untuk mencapai semua kemauannya yaitu menjadikan Elghora Dezira sebagai seorang pendamping hidupnya, menatap condong pemandangan Hotel berclas VIP itu, hanya menatap dari kaca yang lebar nampak begitu indahnya kesunyian menyelimuti,
Ucapnya sambil menengak beberapa minumannya,
"Hari ini kau bersenang-senang lah, setelah aku kembali bisa ku pastikan aku lah yang akan menjadi suami mu Elghora Dezira, hah menatikan disaat kau berada dipelaminan bersama dengan ku, sangat menarik, "
selekas puas memandang hamparan malam akhirnya ia membaringkan segala penat letih keadaan nya dalam ranjang berukuran besar tersebut, meraba bagian samping dirinya memandang begitu lekat, tampaklah bayangan senyum Elghora Dezira seolah berbaring bersama Lezif saat itu,
Ucapnya,
"Kau akan disisi ku El, aku sangat menyukai mu, jadi tunggulah beberapa hari lagi, kupastikan akan menjerat mu dengan belenggu yang paling mengejutkan mu, dan kau pun tak akan sanggup untuk melepas ku, "
***********
Semenjak pertunangan mereka terjadi begitu cepat kini nenek telah mempersiapkan pernikahan Elghora Dezira dengan Stive El Zeidan, disaat itulah semua undangan telah disebarkan hingga detik itu juga Blezen pun mendapatkan undangan tersebut, namun kali ini dirinya sudah tinggal satu atap bersama Biyanka Barnia,
sebelumnya ketika terakhir kali Blezen mengunjungi Biyanka,
Ucapannya sangat mengejutkan seorang Direktur Utama Bzen,
"Seperti nya aku menyerah dengan semua perasaan bodoh ku ini, dan kau Blezen pergilah!kau bukan lagi orang bayaran ku, sekarang kau bebas,hiduplah dengan penuh kebebasan yang tak menyulitkan orang lain seperti ku, agar kau pun tak bernasib sama seperti Biyanka Barnia yang bodoh dan gila ini, "
pergi meninggalkan Blezen, mendengar ketulusannya hati Blezen yang tak lain seorang Direktur Utama Bzen langsung membebaskan dirinya,
Sontak Biyanka Barnia yang mendapatkan pembebasan nya dibuat tercengang pasalnya masa tahanan dirinya masih sangat lama, sedangkan hari ini dia dibebaskan begitu saja, hal ganjal dari pembebasan nya berujung membingungkan nya, disaat ia masih tidak percaya disanalah dia mendapati sesosok pria yang tengah memberikan kebebasan itu kepada nya, sungguh mengherankan orang yang menjadi bayaran nya tadi sekarang berganti penampilan seperti seorang bos besar,
gumamnya,
"Apa aku salah liat? kau kembaran nya Blezen yah? kalau yah dia sudah pergi, "
tanpa banyak bicara lagi mood Biyanka Barnia merasa muak melihat kembaran orang yang sangat mirip dengan suruhannya tersebut, lalu tiba-tiba saja sebuah pelukan dari punggung Biyanka menghentikan langkah nya,
Ucapnya,
"Apa yang kau lakukan? dan siapa kau? "
bisiknya,
"Blezen seorang Direktur utama Bzen grup, dan mulai hari ini kau adalah milikku, jika kau ingin kebebasan mu maka kau harus membayar uang jaminan kebebasan mu sebagai ganti yang telah kuberikan kepada petugas untuk membebaskan mu, kau mengerti, jadi ikut dengan ku, Biyanka Barnia! "
Tak habis pikir, sekarang seolah ia berhutang uang sebanyak itu padahal tak ada permintaan itu darinya, lalu memutuskan nya sendiri, dan membuat aturan sendiri, jika melawan pasti akan ada hukuman nya,
__ADS_1
"Hal itu pasti terjadi sebab dia adalah Direktur Utama Bzen grup, hah walaupun aku tak tau tapi kenapa sekarang dia membawa ku ke hotel? "
menatap nya tajam penuh tanya,
balas Blezen yang gemas,
"jika kau tak berhenti menatap ku, maka jangan salahkan aku memakan mu dengan brutal diranjang hotel nanti, kau mengerti, Biyanka! "
Tanpa menjawab ia langsung berhenti menatap nya,
ujarnya dalam hati,
"Mati aku, "
selang beberapa saat memasuki kamar hotel ia meninggalkan Biyanka Barnia dengan memberikan hadiah pakaian untuk ia kenakan, setelah Blezen keluar Biyanka Barnia langsung membersihkan diri dan mengenakan pakaian ganti itu ternyata,
"Sebuah Linggeria, apa? dia sudah tidak waras, apa lagi ini sangat transparan pastinya milikku akan terlihat semua, ogah, tapi_"
ada sebuah kertas dengan pesan yang ditinggalkan ya,
"Jika kau tak memakai nya, ku pastikan ini akan menjadi malam pertama kita, sayang! "
gerutunya sembari ketakutan,
Dihotel Myx Blezen menemui teman terdekatnya dia tidak lain adalah Lezif Zoead,
Didalam kamar ruang tersebut mereka membicarakan sesuatu hal yang diluar pikiran,
Ucap Blezen,
"Ada apa? kau benar-benar membuat ku cemas, Lezif, ini tak seperti dirimu, "
"Aku akan buat hal yang paling mengerikan namun sangat istimewa sebagai hadiah, tapi aku butuh bantuan mu, bagaimana? "
"Katakan lah apapun itu, tak ada kata tidak untuk teman istimewa ku ini! "
**********
Dalam acara pernikahan yang sudah berjalan ini, sebuah kebahagiaan terpaut diwajah Elghora Dezira bagaimana tidak, impiannya telah menjadi kenyataan namun disaat waktunya tiba sang pengantin pria tak datang dijam semestinya,sehingga Elghora Dezira dipelaminan menunggu kedatangan penuh harap oleh Stive El Zeidan, semua sangat khawatir jika sampai terjadi sesuatu,
Blezen yang datang dengan Biyanka sampai memandangi nya,
__ADS_1
Ucap Biyanka membela diri,
"Bu.. Bukan aku, aku tidak akan berbuat sampai sejauh ini Blezen, aku sudah berhenti dari semua perasaan bodoh ini, jangan pandangi aku seperti itu! "
sebenarnya ia menatap nya ingin tau reaksi nya ternyata mengejutkan sama hal nya dengan seolah tatapannya adalah tuduhan baginya,
tiba-tiba seluruh penerangan mati, semua gelap seketika, dan muncullah sebuah video khusus yang membuat Biyanka Barnia menutup mulut nya sampai terjengah,
"Astaga, bagaimana kau akan menyikapinya Elghora Dezira? "
batin Blezen,
"Dua wanita masuk kedalam perangkap, sangat menarik, nikmati lah, Elghora Dezira, apa tindakan mu kali ini? "
Nenek yang melihat hal itu terpaku tak berdaya, seolah dirinya mempercayakan cucunya pada pria yang kini terlihat tabiatnya, begitu menikmati permainan ranjang dengan wanita lain dan pria itu adalah Stive El Zeidan,Elghora Dezira langsung jatuh pingsan ditempat,melihat hal itu Lezif Zoead langsung menolongnya, disitulah sang nenek memutuskan untuk menikahkan Elghora Dezira dengan Lezif Zoead,
*********
Tiga jam kemudian Elghora Dezira barulah tersadar dari pingsannya, menatap ruangan yang asing semua hal nampak tak pernah sekali ia lihat, namun ketika dia berusaha duduk seseorang membantunya begitu lembut dan menemani dirinya tepat duduk disamping Elghora,
mata itu seketika mengarah pada sosok pria yang berada di sisi nya,
Tak pernah diperkirakan dalam benaknya dirinya dikhianati oleh seseorang yang paling dipercayai, apalagi saat semua akan dimulai dengan awal baru, ia malah menghancurkan harapan terbesarnya, disitulah Elghora Dezira menangis tepat dihadapan pria tersebut,
Ucapnya,
"Jangan memikirkan sesuatu yang tak seharusnya El, aku disini akan ada buat mu, dan berjanji selalu berada disamping mu, aku menyayangimu Elghora Dezira, "
Elghora Dezira hanya menangis tanpa henti tak sanggup berpikir, namun disaat ia tak mampu lagi untuk membendung rasa luka yang teramat menyakitkan, akhirnya ia beranjak dari sana dan mencoba untuk pergi mengindari Lezif Zoead,
Tuturnya,
"Mau kemana El? ini sudah menjadi rumah mu, apa kau akan meninggalkan ku sama seperti Stive, El? "
Elghora bingung dengan semua perkataan Lezif Zoead,
"Maksud mu apa Lezif? "
jawabnya lembut sambil mengusap pucuk kepala Elghora,
"Mulai hari ini kau adalah istri ku El, semua keputusan ini nenek mu yang ambil sendiri disaat ia tak mampu melihat mu dipermalukan dalam acara pernikahan mu, jadi tolong maafkan aku! "
__ADS_1
"BRUK, "
mendengar hal itu Elghora Dezira kembali jatuh pingsan dikamar Lezif Zoead, tidak percaya dengan semua kenyataan yang terjadi dalam kehidupan nya.