Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Terpenting


__ADS_3

Keluar jalan melihat sesuatu yang begitu menakjubkan, senyum Elghora Dezira merupakan kebahagiaan teramat dalam bagi Stive,


Berandai dalam benaknya,


"Seandainya tak ada rintangan dalam kehidupan ini, pasti kita bisa bersatu lebih mudah El, tapi kenapa seolah dunia ini menolak kita agar bisa bersama? aku tidak bisa menerima kenyataan terpahit kehilangan dirimu Elghora, walaupun aku harus membohongi dirimu tentang status mu yang masih sebagai seorang istri dari Lezif Zoead, tapi inilah yang terbaik bagi kita berdua untuk saat ini,aku akan mendapatkan keturunan dari mu El, dan itu pasti terjadi!"


Ucap Elghora Dezira yang menatap lekat kearah Stive El Zeidan dengan merangkul bahu pria yang kini menatap diri nya itu,


"Kenapa melamun seperti itu Stive? apa yang kau pikir kan? kan aku ada disini, "


senyum tawa Stive berpaut mesra kepada wanita yang cemberut tersebut,


"Bagiku saat ini kaulah yang selalu terpaut erat dalam benak dan batin ku El, tidak ada yang lain, aku melamun karena memikirkan mu, "


jawab ringan Elghora,


"Kan aku sudah ada didekat mu Stive, kenapa masih memikirkan ku sih? "


tanya nya yang begitu berat kepada Elghora,


"jika kau berada dalam sebuah pilihan terberat, siapa yang akan kau pilih El, Stive atau Lezif? "


mudah memberikan keterangan,


"Tentu saja Kau Stive, kan aku sudah bercerai dengan nya, emm, ayoo melihat kearah sana, sepertinya sangat indah Stive! "


menarik pergelangan tangan Stive hingga ia terkejut bagai miliknya dahulu kembali ke titik semula, Elghora Dezira Sang kekasih kini menjadi lebih sempurna saat dulu keduanya bersama begitu pula sekarang,


Batin Stive,


"Sudah ku duga El, kau pasti akan lebih memilih hubungan dengan ikatan, sedangkan aku sendiri hanya demi mengikat mu menjadi milikku, harus menempuh sejauh ini, walaupun akan meninggalkan luka yang sangat terdalam bagi mu, tapi ku lakukan hal ini teruntuk masa depan bersama mu, Elghora Dezira, jauh pandangan hidup bahagia bersama mu slalu, itu adalah tujuan hidup ku saat ini, maaf atas semua kesulitan yang terjadi waktu kau berada disisi ku, "


Tanya Stive menatap sendu Elghora,


"Kau begitu menyukai bunga-bunga yang cantik, tapi kau juga harus tau, kau juga sama cantiknya dengan mereka, bedanya? "


menatap wajah Stive karena penasaran dengan kata-kata berikutnya,


"Lanjutkan, aku ingin tau! "


"Kau adalah seseorang yang akan selalu mendatangkan kebahagiaan bagi orang lain dan cinta untuk sekeliling mu,itulah kenapa aku begitu berharap kepada mu, Elghora Dezira, jangan pernah tinggalkan aku, atau aku akan membunuh seseorang yang telah merebut mu dari ku, dan itu pasti akan terjadi,aku akan gila karena mu El, "


Tiba-tiba sebuah pelukan mendarat pada Tubuh Stive dari Elghora,jemari yang bergerak menepuk lembut punggung Stive membuat kehangatan bagi nya detik itu juga,

__ADS_1


"Terima kasih Stive, cinta yang kau berikan tak akan bisa sebanding dengan semua usaha mu hanya demi diriku, aku merasakan akan cinta perhatian dari mu, seperti sebuah keberuntungan bagiku, tapi_terkadang aku pikir sikap berlebihan mu membuat mu takut untuk mencintai mu, bahkan terkadang aku berpikir telah salah menyukai seseorang, tolong jangan berubah Stive, walaupun kita tak bisa bersama, hiduplah yang baik demi dirimu juga, "


"Husstt, "


menyentuh bibir manis Elghora Dezira dengan jemari Stive El Zeidan dengan lembut,


sambung nya,


"hidup ku akan baik jika bersama dengan mu El, semua yang aku miliki tak akan mampu membuat ku cukup jika tanpa mu, bagaimana aku bisa hidup baik demi diriku? sedangkan diri ini tak lengkap tanpa mu Elghora Dezira, "


Elghora Dezira paham memang sangat sulit untuk mengubah hidup pria dengan ciri khas CEO itu, agar jalan pemikiran Stive El Zeidan bisa berubah, sedangkan Elghora melamun memikirkan dirinya dan,jemari tangannya menyentuh wajah Pria yang saat ini ditatap serius olehnya,


"Kau berharga Stive, maka hargai dirimu, aku mencintaimu sebagai mana kau mencintai ku, walaupun tak sampai berdampak seperti mu, tapi jangan seperti sebelum ini Stive, itu membuat ku takut, bahkan nyaris aku tak ingin melihat wajah mu, "


penyesalan yang begitu berat dirasa,


"Maaf atas semua sikap ku jika kau kesal, marah, benci, terhadap tindakan ku, tapi sepertinya sekarang apa bisa kita kembali untuk mencari sesuatu yang bisa kita makan bersama, Elghora?"


"Tentu, lagian aku juga sudah lapar, "


tepat didekat Taman mereka melihat sebuah Cafe yang bernuansa pemandangan alam, itu membuat hati Elghora nyaman sesaat disana, mengambil sebuah tempat paling ujung agar Stive bisa membuat Sang kekasih hati melihat segalanya dari sana,


Ungkap nya,


"Slamat ulang tahun,


Slamat ulang Tahun Elghora,


Slamat ulang, Tahuunnn,


Selamat untuk Elghora Dezira yang sudah bertambah umur,


sepertinya kekasih ku ini menjadi sangat sempurna kali ini, bahkan tak ada kata Tua untuk pujaan yang kini membuat jantung ku berdetak hebat, "


sambil memegang jantung nya dengan jemari tangan Stive,


Elghora yang melihat sikap Stive langsung malu dengan sendirinya,


"Stive, semua orang melihat kearah kita, jangan seperti ini! kau membuat ku malu, Stive, "


sambil menepuk jemari tangan satunya,


"Biarkan mereka melihat El, ini adalah bukti cintaku, melebihi apapun, lagi pula ini adalah hari terbaik bagi kita, namun spesial bagi wanita ku, dan sekarang adalah waktu nya, "

__ADS_1


lalu tibalah disaat sebuah pengantar musik mengisi seluruh ruangan,lalu Kue besar yang datang dihadapan Elghora Dezira membuat dia semakin tersenyum lebar disana,


pikir Stive,


"Senyum tanpa ada sebuah beban itu ku lihat kembali, rasa puas akan kebahagiaan ini, akan ku berikan lebih untuk mu, El, sebab kau akan mendapatkan segala kebahagiaan hanya jika kau berada disisi ku,ini tidak lah seberapa,bahkan aku bisa lebih dari sekarang El, hanya untuk mu dan demi kamu Elghora Dezira, "


***********


Diruang Tamu Blezen menyandarkan punggung nya tepat disofa dengan menutup mata sambil tertutup satu lengannya,


gerutu Biyanka Barnia,


"Lagi Reuni kok gak ngajak-ngajak, ada orang juga disebelah, emang listrik tiba-tiba mati karena salah melihat orang yah, "


jengah dengan perkataan nya,


"Kau itu bicara apa Biyanka? Reuni, lalu ke listrik, kau itu lagi sedang menghayal apa hah? "


"Otak gue ngeblank barusan, liat lo langsung tancap gas nuduh gue, sekarang pembicaraan lo juga udah mulai lagi, nyebelin nya, "


"Hah, jadi ini cara mu ngambek ya, oke, baiklah, tapi tempat sebelum nya sepertinya sudah tidak bisa kita masukin, jadi bagaimana kalau ke tempat lain saja, emm? "


batinnya,


"wanita kalau ngambek berasa sehari seperti satu tahun, walaupun mending jika masih ngomel, kalau diam, hemmm seperti melihat patung berjalan, itu malah membikin aku sesak dan jadi nambah pusing, udah bingung dengan kecelakaan dan kondisi Lezif, ditambah lagi satu hal ini, hahh, harus tenang dan sabar berhadapan dengan wanita yang menarik sekaligus mengoda dihatiku ini, Biyanka Barnia, "


menanyakan pembenaran,


"benarkah, lalu akan pergi kemana coba? aku jadi penasaran, Blezen, "


"Bagaimana kalau ke Taman, atau Cafe? "


"Keduanya, dan tidak ada penolakan, bagaimana? "


"Baiklah tentu, dengan senang hati, sayang, "


"Sejak kapan aku menjadi kesayangan mu? bukannya Lezif adalah hal utama mu? "


"Hemm, hanya kaulah yang utama Biyanka, aku hanya sangat khawatir kepada teman ku,tidak lebih, jangan bilang kalau kau cemburu dengan Lezif, Biyanka? "


"Pikir sendiri, "


berjalan keluar dengan meninggal kan Blezen,

__ADS_1


"sepertinya aku tidak sia-sia untuk datang kesini, akhirnya aku bisa melihat kecemburuan mu itu Biyanka Barnia, sepertinya butuh proses lebih ektra lagi kali ini, Blezen, semangat untuk mendapatkan hati Biyanka Barnia, oke kita pergi sayang ku, "


__ADS_2