Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Perlahan


__ADS_3

Selesai memesan rancangan lalu Elghora dan Stive keluar bersama, melihat Elghora yang tidak diantar oleh pengawas, maka kesempatan kali ini ia gunakan untuk berada dekat dengan nya,


memasuki sebuah mobil mata Stive tak luput memandangi wajah molek mempesona sang wanita penghuni relung jiwa nya, bagai badai menghantam hati Stive saat jemari lembut lentik itu menyentuh punggung tangannya,


"Jangan biarkan orang lain menempati milikku! aku tidak ingin, bahkan tak sanggup berpikir hanya dengan membayangkan hal itu, Stive, "


wajah sendu tatapan penuh harap agar tak mendapatkan penghianat dari Stive, membuat binar mata itu berkaca dalam sekejap,


melihat raut kesedihan dirinya Stive yang tadinya hendak melanjutkan perjalanan kini menepikan mobilnya, mengusap hangat penuh kasih sayang dengan jemari besar milik Stive,


"Aku tak akan pernah menggantikan posisi mu yang kini bertahta dalam jantung ku El, bahkan dengarkan, dan rasakan! "


menarik tangan Elghora meletakkan tepat pada jantung nya yang kini berdetak sangat hebat,


"Debaran ini, hanya kau yang mampu membuatnya seperti sekarang, dan sampai kapan pun,


(mencium punggung Tangan Elghora)


Kau tak kan bisa lari dan terlepas dari ku, Elghora, suatu saat kau akan berada dalam ranjang sama dengan ku, maka ku mohon, tunggu lah saat itu tiba, tenang, dan nikmati semuanya terlebih dahulu, emm! "


semakin mengusap lembut rambut kekasih hatinya itu,


lalu kemudian perjalanan panjang terjadi, Stive pun selalu berpikir untuk mencari tempat untuk berduaan dengan nya, tepat mobil Stive El Zeidan berhenti, disebuah Mansion besar dan ada sebuah nama yang tertera dalam kediaman tersebut,


sebutnya,


"Elsti Zeira,apa itu sebuah nama? "


menatap Stive penuh harap untuk mendengar jawaban dari penjelasan yang begitu membuat dirinya penasaran,


"Itu adalah nama gabungan antara Cinta ku yang tak pernah tergantikan, dan kekasih nya yang kini sedang memeluk erat tubuh nya, "


relung manis senyum lebar tersirat dalam dekapan nya,


Elghora tidak pernah tau kalau Stive mampu membuat hati nya selalu tertancap lebih dalam, karena setiap tindakannya selalu mengarahkan lebih dan membikin Elghora sendiri seolah tak bisa jauh darinya,

__ADS_1


Ketika dia masuk senyum itu tak pernah lepas dari wajah cantik memukau disana, melihat setiap sudut Mansion hingga akhirnya ia berada tepat didepan sebuah pintu yang kini dibuka perlahan dan,


betapa kedua mata itu melotot lebar saat kamar yang ia masuki sudah terias indah dan cantik, setiap hiasan disana memperindah seisi ruangan, bahkan langsung dalam sekejap Elghora merebahkan dirinya diatas ranjang,


"Seandainya waktu selalu berpihak, maka jarak tak akan menjadi penghalang diantara kita Stive, "


bergumam sembari menutup kedua matanya yang nyaris menyayat menghadapi keadaan slalu mempersulit untuk bisa saling dekat bersama,


tepat diatas tubuh Elghora,kini ia berada dalam kungkungan Stive, wanita itu berurai air mata, namun kecupan menghentikan air mata itu berderai lagi,


"Jangan pernah bersedih dihadapan ku El! karena hati ku akan sesak dan sakit jika kau seperti ini, seolah semua jirih payahku sirna dalam sekejap, tolong, jangan menagis, sayang, "


mengecup bibir merah yang kini menggoda Stive El Zeidan,


Didalam kamar, sengaja ia kini hanya membaringkan diri disamping Elghora, posisi yang membelakangi tubuh Stive bisa dirasa, kalau sang wanita pujaan nya kini sedang menyembunyikan kesedihan begitu dalam mengenai hubungan nya dengan Stive El Zeidan,


Dengan erat ia memeluk punggung Elghora, bersembunyi diceruk punggung belakang nya, bahkan setiap deru nafas nya begitu menyengat kulit punggung leher wanita yang kini berubah gaduh dalam hati nya,


Sekejap saja suasana berubah, Elghora tiba-tiba beranjak mengubah tubuhnya kini berada diatas Stive El Zeidan, disini bukannya ia menolak namun tekanan batinnya meronta,


"Ingin sekali aku langsung melahap mu, namun aku sangat takut jika terjadi goncangan dengan rahim mu yang akan membuat mu merasakan sakit El, bagaimana aku harus melakukannya disaat tatapan itu mengintimidasi ku seolah kau menginginkan sekarang juga?"


lalu melihat wajah kekecewaan Elghora karena Stive tak kunjung merespon nya, mau tidak mau Stive pun berujar,


"Baiklah tapi aku akan melakukannya dengan pelan dan hati-hati, agar kau_"


belum Stive selesai potongan kalimat itu terjeda dengan hisapan liar Elghora,


"Betapa manisnya sikap liar mu ini Elghora, "


Stive pun membalas setia pagutan dari nya, bahkan keduanya kini saling bertukar saliva,


"PYAR, "


sebuah bingkai foto Elghora dan Lezif jatuh dari dinding kerja nya, tepat di hotel ruangan yang dipesan khusus besar dengan segala fasilitas nya, membuat mata Lezif Zoead menatap kosong hingga tercengang heran,

__ADS_1


"Ada apa kak? tadi aku mendengar suara benda jatuh? "


Ucap seseorang yang membuyarkan angan nya,


"Aa, ini bingkai foto terjatuh, dan sepertinya hati gusar kini menghantui perasaan ku, "


wanita itu langsung mengusap lembut punggung sang kakak,


"Kak, berikan padaku! biar aku perbaiki, lagian ini cuma bingkai yang jatuh, biar aku ganti yang baru, okey, jangan cemas dan memikirkan apapun Adik kakak yang jauh ini akan selalu berada disisi kakak untuk membantu, jadi kakak tidak perlua khawatir,"


namun ketika benda itu diambil wanita tersebut, nampak lah keterkejutan sendiri untuk nya,sebab yang akan menjadi seseorang dalam kehidupan yang teramat disayangkan adalah,


Batinnya,


'Elghora Dezira adalah istri mu, kak Lezif, '


Seseorang dengan julukan kakak adalah segalanya untuk nya, namun ketika dilihat kalau saingan terberat dalam hidupnya, hingga cinta nya yang kini terbagi ternyata ia harus sesakit ini merasakan kakak angkat nya menyukai teman terdekatnya saat di masa kuliah sampai sekarang,


Ucap Lezif Zoead yang membuyarkan angan nya,


"Moran, ada apa? kenapa melamun? apa ada sesuatu dengan foto itu? kenapa terlihat sangat kecewa? "


hati Limoran sedih, sebelumnya setelah kepergian nya dari Cafe dia hanya tau dengan jelas punggung pria yang pergi bersama dengan Elghora, namun kini pikiran nya terselubung panik mencari cara,


Lezif Zoead sendiri pergi juga karena berbohong kepada Elghora dengan urusan pekerjaan dan rutinitas pribadi, namun kata itu hanya sekedar alasan agar dirinya bisa menemui adik angkatnya,


sebenarnya Ayah dari Lezif Zoead tidak menerima gadis itu sebagai adik angkat, makanya dengan hati-hati dirinya menyembunyikan Limoran ditempat persembunyian agar terbebas dari pantau an sang Ayah, jika ia tau maka pastilah murka nya yang akan ia hadapi,


Lezif Zoead sendiri sangat menyayangi Limoran, namun pertemuan mereka hanya bisa dilakukan beberapa kali saja, sebab keduanya takut hubungan dari identitas saudara angkat diketahui oleh pihak luar, hingga membuat konflik yang akan memecahkan keluarga besar Zoead,


setelah Limoran selesai mengganti nya,usapan lembut jemari Lezif membuat wajah ceria bahkan senyum kebahagiaan tersirat,disini Limoran sendiri yang menyimpan perasaan dalam kepada sang kakak angkat, walaupun tau ini salah, nyatanya cinta mengubah segalanya,


bahkan dengan kasih sayang yang berlimpah dari nya, ia gunakan kesempatan itu agar bisa dekat dan selalu menyayangi nya pula, tapi perasaan itu muncul tanpa diduga, tanpa sepengetahuan Lezif cintanya kini semakin menyeruak,


bahkan seolah ia tidak Terima jika yang akan jadi orang pertama menjadi puncak permasalahan nya adalah teman terbaiknya, air mata jatuh menetes dihadapan Lezif, hingga kini ia terangkul dalam dekapan erat sang kakak yang selalu menghargai nya.

__ADS_1


"Walaupun aku memeluk mu seperti sekarang,Moran, tapi jauh dari lubuk hatiku, Elghora, apa kau berada dikediaman saat ini? kau tidak akan pergi dari ku kan, kau tidak akan menghilang kan, tolong tetaplah disana! walaupun aku tau, kau masih berhubungan dengan nya, Elghora, aku juga tak mampu egois, namun setidaknya, kau tetap di sisi ku, biarpun kau menempatkan hatimu untuk nya, aku sadar dengan hal itu, tapi keegoisan ku hanya ingin selalu di dekat mu, maka maafkan atas sikap ku ini, "


Lezif Zoead yang masih terdiam pilu dengan semua angan kecemasan mengenai sang istri tercintanya.


__ADS_2