Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Pesan


__ADS_3

Keesokan harinya saat semua berkumpul diruang makan,wajah kalut Elzedam terlihat begitu menampakkan dihadapan mereka,Anggeliya yang sedari tadi terdiam tak bisa berkata-kata ketika dirinya dipertanyakan di sini,


"Kenapa kau berada disini? Anggeliya Reslium, "


Melihat akan sang kekasih hendak menjadi pelampiasan sang Daddy Elghone Dezirev pun angkat suara,


"Dia kekasih ku, lagi pula jika dia tak disini maka aku juga akan pergi dengan nya, kenapa? apa kau keberatan? "


mendengar penuturan kata dari Elghone, Elghora tersenyum penuh kemenangan saat bibir kakaknya berucap tanpa memanggil dengan sapaan hormat kepada nya,


sahutnya,


"*Begituk**ah caramu menghormati orang tua mu, Elghone*! "


tau jika sang kakak tak akan membalas akhirnya ia mewakili kediaman yang membuat hati Elghora Dezira sesak,


"Bukannya memang itu cara mu membuat kami harus bersikap demikian! atau kau benar-benar lupa jika sebelumnya telah menghormati kami dengan semua keputusan mu emm, bukannya ini yang kau mau, kaulah sosok pengajar dan panutan kami, lalu jika sikap kami berubah kenapa kau harus menyalahkan anak mu? kau sendiri yang menghilangkan keberadaan mereka, apa ucapan ku salah? "


giliran Elghora Dezira yang memberikan penjelasan maka semua suasana berubah mencekam sesaat, Zedam tak berani berujar apapun, karena ia tau ini semua murni kesalahan dirinya,


Namun didetik ini pula ada sebuah kata yang nyaris membikin semua membisu sesaat,


"Sebelumnya maaf, jika aku harus memberitahukan sesuatu sebelum semuanya terlambat,tapi sebelum kematian Mommy dia pernah memberiku sebuah pesan, bahwa, ada satu orang lagi yang menjadi keluarga besar dari Dezira,"


belum juga bercakapan keduanya mereda sudah disusul Elghone mengatakan sesuatu hal yang membikin Elghora kebingungan,


"Perjelas ucapan mu itu, kakak! "


kemudian barulah ia mengatakan hal sebenarnya,


"Sebelum kematian Mommy dirumah sakit, beliau pernah menyampaikan sesuatu, ku pikir itu hanya pesan yang akan ditujukan kepada kita, namun, justru ungkapan ini yang membuat ku takut hingga sekarang, dan walaupun sejauh ini seseorang yang dituju masih berada didekat ku, "


Zedam pun tidak paham dengan semua penjelasan rumit itu,

__ADS_1


"Jelaskan sedetail mungkin, Elghone! jangan membuat kami penasaran! "


balasnya,


"Aku tidak bermaksud membuat Daddy Penasaran tapi, Mommy sebelum bersama dengan Daddy beliau telah mengadopsi seorang anak, dan dia selama bertahun-tahun ini mengurus semua perusahaan Mom, tanpa kau ketahui Daddy, bahkan perusahaan Mommy ini tak ada seluk beluk dari pihak keluarga Mom yang tau, dan hanya pria itu yang tau, "


Elghora Dezira kembali memasang wajah menyudutkan sang kakak,


"Dia adalah Kakak pertama sebelum aku Elghora, dan Namanya adalah Vizhen Devizher, dan pesan itu akan membuat mu terpisah dengan kedua kubu keluarga besar ini,sebab keinginan terakhir Mom saat itu diberikan kepada nya, bahwa kau akan berada dalam hak sepenuhnya atas kekuatan yang diberikan Mom, dan bertepat usia mu sekarang, kau akan dibawah penuh, diambil hak asuh sebagai keluarga nya,tapi sejauh sampai hari ini tak ada satu pergerakan mengenai tindakan nya, jadi sebelum terlambat, aku memberitahu kan terlebih dahulu, "


Elghora masih syok dengan penuturnya,


"Jadi Mommy memiliki Putra adopsi selain kau, sebelum pernikahannya sama Daddy? "


"Emm begitu lah, dan aku harap kau berhati-hati Elghora Dezira, sebab dia bukan sosok yang bisa kita anggap main-main, "


gerutunya,


"Pernikahan Daddy yang kacau, sekarang ditambah masa lalu Mom yang membuat ku akan terjebak lebih rumit, hahh kenapa juga harus aku? "


"sebab hanya kau satu-satunya keturunan dari pewaris dua kubu, Putri ku, "


sang kakak pun berujar demikian,


"Ya Daddy benar, jadi_"


sebelum kalimat itu terselesaikan Elghora mendapatkan kabar bahwa keluarga nya terancam bangkrut, dan semua usahanya yang dia rintis selama ini dibobol dan diambil kuasa oleh pihak lawan, mendengar hal itu dari sebuah ponsel yang sedari tadi tak mendapatkan respon membuat Zedam, Elghone dan Anggeliya terdiam,


Sedangkan Zeman hanya memantau mereka dari kejauhan saja, begitu pula dengan Stive yang cukup bingung dan khawatir akan masalah yang akan mendatangi nya kali ini, dapat ia perkirakan bahwa akan ada dimana hubungan nya menjadi pertanda firasat buruk dalam benaknya tersebut,


Tanya sang Daddy,


"Putri ku ada apa? kenapa kau sama sekali tak menjawabnya? "

__ADS_1


kebungkaman sang putri justru melupakan segala masalah yang sebelumnya terjadi karena Recia, namun belum sempat diri nya menjawab beberapa orang datang membawakan sebuah dokumen yang kini disodorkan tepat dihadapan Elghora Dezira,


ribuan kecemasan membelenggu angan nya, sebab ia tau dibalik dokumen itu pasti ada sesuatu yang pria itu minta,sebelum mengambil nya, beberapa panggilan mengacaukan pikiran bingung Elghora, hingga ponsel milik Elghone juga mendapatkan panggilan namun ia pun tak berani menjawabnya, sedangkan giliran ponsel milik Zedam diangkat, semua penjelasan kini membuat nya menatap sang Putri tertegun takut bahkan ia tak bisa mengungkapkan nya dengan kata-kata,


beberapa pengawal disana dibuat tak mampu mencegah kedatangan mereka yang menerobos masuk secara paksa, dan tanpa menghiraukan perkataan itu diambilnya sebuah dokumen yang berisi dengan surat perceraian antara dirinya dengan Stive,


akhirnya ucapan gila Elghora keluar,


"Dasar brengsek, apa mau nya sampai bertindak gila seperti ini?semua sudah diluar kendali, dan kalian, maksudnya apa menunjukkan ku semua berkas ini?dan surat ini? "


jawab salah satu pengawal suruhan Vizhen Devizher,


"Nona harus mengambil keputusan dengan dokumen itu,setelah nya Nona akan ikut dengan kami sekarang,kalau tidak! "


"lanjutkan atau aku akan menghajar mu! "


"Tuan besar akan menghancurkan kediaman Dezir sekarang juga! "


"Astaga, "


melemparkan semua dokumen kepada Stive El Zeidan, ia pun membacanya dan tidak disangka semuanya dipertaruhkan hanya untuk membawa Elghora Dezira kembali pada pihak kuasa Vizhen Devizher, bahkan kali ini Zeman yang melihat pun di buat tak bisa berkutik, dan selang beberapa saat orang suruhan Zeman memberitahu kan bahwa lokasi kediaman Dezir telah terkepung hebat,


semua mata bingung akan pemikiran diamnya Elghora Dezira, namun justru pandangan nya beralih pada Stive El Zeidan,


"Kau tau, baru juga aku mendapatkan mu dalam genggaman ku, seseorang kini menariknya secara paksa dengan membunuh ku dalam satu tempat, Stive, katakan sesuatu? dan kau Putra ku, apa yang seharusnya aku lakukan? aku tak bisa berpikir untuk saat ini, bahkan melawan pun tak mungkin, Stive? "


berharap Mendapatkan jawaban yang layak dari Stive namun Zeman yang paham jalan pemikiran Daddy nya sontak hanya mampu mendengar perkataan Daddy nya saja,


"Semua yang kau sayangi akan hancur jika kau tak mengambil keputusan yang bijak, Elghora sayang, apapun itu, aku yakin kau tau apa maksud ku? "


lagi dan lagi dirinya harus mengorbankan kebahagian nya demi kepentingan yang lain,hingga dengan keinginan Vizhen maka kini Stive dan Elghora mengurus surat perceraian nya,disaat semuanya telah usai walau memakan waktu cukup lama, kini ia harus meninggalkan semua kebahagiaan terdalam dengan angan dan mimpinya, bagaimana tidak,


ia sendiri tau hal apa kedepannya yang akan mengusik dirinya, ketika Elghora Dezira sudah dalam perjalanan menuju ke tempat tujuan, semua yang direnggut oleh Vizhen dikembalikan, kecuali kekuatan dan kekuasaan Elghora yang masih berada dalam kendali nya,

__ADS_1


sedangkan dalam tempat biasa Recia tidak menyangka melihat keberadaan Dizhal, keduanya kini saling berbicara, Recia menjelaskan segalanya tentang terjadi akibat ulah kedatangannya, dan alhasil pria itu mala semakin tersenyum sebab jika tidak begitu kejadian nya ia tak akan mendatangi Dizhal dan sekarang wanita itu kini bersandar pada dada bidang miliknya, seringai senyum kepuasan nampak diwajahnya.


__ADS_2