Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
CEO


__ADS_3

Diperusahaan Hjb kedatangan mobil milik Stive El Zeidan seolah menjadi hal yang paling ditunggu oleh semua pekerja saat berada disana, sebab semenjak kedekatan pasangan yang sedang dimabuk asmara sebelumnya membuat dirinya dulu melupakan waktu untuk pergi ke perusahaan, sehingga segala urusan hanya diberikan kepada sekertaris nya untuk menggantikan semua kepentingan perusahaan, hingga berbagai alasan dibuat agar para tetua pengusaha lain tak curiga akan alasan tersebut,


saat memasuki ruang para pekerja mereka semua dibuat terpesona akan ketampanan Sang bos Stive El Zeidan,bahkan segalanya pada diri sang CEO amat sangat menakjubkan dipandang mereka,


gumam satu pegawainya,


"Pak CEO Stive memang paling menarik di perusahaan ini, "


sahut seseorang lagi,


"Ya jelas lah dia kan pemilik asli perusahaan ini, tapi apa dia sudah ber pemilik ya? "


Ujar sang ratu gosip,


"Kalian gak dengar tentang perceraian Tuan Besar Stive El Zeidan? "


tercengang,


wanita yang datang merasa penasaran,


"Benarkah itu berarti dia sekarang sendiri lagi?"


jawab usil teman dengan posisi agak jauh,


"Lebih baik kan, dari pada sudah menjadi milik orang lain, seenggaknya kalian bisa mencalonkan, heheh, "


senyum gila para pegawai,


"Ngarep boleh, pengen pasti nya, sepertinya gak level sama wajah pas-pasan seperti kita deh,jangan terlalu banyak berharap, "


diruang meeting terjadi banyak perubahan jadwal sehingga mereka semua harus mengatur ulang segala urusan penting mengenai bisnis perubahan Hjb, namun ketika Stive El Zeidan kembali keruangan kantor miliknya, ia mendapatkan panggilan dari seseorang yang tidak lain itu adalah Teman terdekat nya semasa kecil,


diangkat lah benda pipih tersebut,


Ucap Stive,


"Tumben menghubungi lebih awal,apa ada masalah? "


"Ya, Bisakah kau datang menemuiku, aku perlu berunding sesuatu dengan mu! "


"Sekarang juga bisa, katakan lah! karena aku masih banyak jadwal yang harus aku urus,"

__ADS_1


"Hah, ini akan sulit, baiklah, jadi dengar kan aku, Stive El Zeidan! "


perbincangan panjang terjadi diantara keduanya namun Stive hanya bisa menjawab nya saja,


"................, "


"benarkah, selamat kalau begitu, "


".............., "


"Lalu, apa yang akan kau lakukan? "


"............ .., "


"Jika kau menyukai nya maka berusaha lah untuk mendapatkan hatinya, hanya itu yang bisa aku katakan, "


panggilan pun berakhir, tapi entah kenapa Hati Stive El Zeidan merasakan kegundahan yang luar biasa setelah mengatakan hal itu kepada teman masa kecilnya, tidak tau apa rasa sesak ini, namun ucapan dari teman lamanya adalah sesuatu yang membikin dirinya mengingat tentang bayangan seorang wanita yang tersenyum kepada dirinya,


gumamnya,


"Siapa wanita itu? "


**********


Namun di Kediaman Dezir,


Elghora Dezira menatap Lezif dengan penuh harap sambil mengatakan bahwa,


"Tolong biarkan aku bicara dengan Lezif, "


mereka pun langsung membahas pembicaraan tentang hal yang tak seharusnya disembunyikan kepada Lezif Zoead, sebenarnya dia ragu ketika ingin jujur kepada pria yang tidak lain adalah sahabat kakak nya, namun jika bungkam juga akan menimbulkan masalah dan malah membikin hati Elghora Dezira menyesal telah menyembunyikan nya dari Lezif Zoead,bibir kalut itu bergetar saat ia membuka kebenaran yang sebenarnya,


"Aku, masih memiliki hubungan dengan seseorang, Lezif, dan kami belum putus dengan benar, jika aku menerima keputusan ini, aku tidak tau lagi apa yang terjadi dengan semua pikiran ku, selama satu minggu, dia menghantui ku, dikamar, diluar rumah, di mobil, dimanapun seolah aku tak bisa lepas dengan mengingatnya, aku sangat mencintai nya Lezif, karena itu aku tidak bisa melakukan hubungan ini, karena sama hal nya aku mempermainkan perasaan mu, aku tidak mau itu terjadi Lezif, aku akui tidak ada satu pun kekurangan dalam dirimu, tapi maaf aku tidak mampu mengubah perasaan ini bahkan menghilangkan nya, tolong maafkan aku, "


deru air mata Elghora Dezira jatuh menetes dihadapan Lezif, sedang kini dirinya duduk menyamakan posisinya agar dengan mudah jemari tangannya menyapu lembut air mata yang membasahi pipi merona gadis berdarah Dezir tersebut,


lalu ketika bibir yang kini berbicara mengungkapkan pendapat maka Lezif pun berusaha sekuat mungkin demi perasaan yang telah tumbuh melihat wajah cantik menarik hati di depan nya itu,


"Elghora Dezira, aku akan menerima mu serta bertanggung jawab atas dirimu dengan pertunangan ini, walaupun kau masih berhubungan dengan nya aku tidak akan menolaknya, tapi jangan biarkan aku hanya diam, biarkan aku juga berusaha untuk mendapatkan tempat dihatimu, walaupun kemungkinan akan mustahil,aku akan selalu ada disamping mu dengan konsekuensi terbesar ku, melihat mu dengan pria yang sangat kau sukai itu, jadi apa kau mau menerima ku menjadi tunangan mu? "


sebenarnya sebelumnya ia ingin mundur tapi melihat keberanian nya mengatakan kejujuran yang sangat luar biasa,akhirnya seolah hati nya tergoyahkan disertai dengan adanya kegelisahan tak menentu,mau melepaskan kesempatan yang mustahil didapatkan untuk ke-dua kalinya,maka ia harus berpikir keras mengenai keputusan yang belum dijawab oleh Elghora Dezira, lalu sebelumnya ia pun menghubungi temannya dan alhasil usaha serta pendapat darinya membikin Lezif Zoead kuat dengan usaha keras demi pertunangan nya bersama Elghora Dezira,

__ADS_1


Gadis itu terdiam menunduk kemudian beberapa waktu berlalu Elzedam Deziren bersama dengan Lerif Zoead diikuti oleh Erghone Dezirev masuk mendatangi keduanya,secara langsung dirinya mengatakan hal ini untuk mewakili keputusan Elghora yang bimbang, nyatanya Lezif lebih memilih menanggung segalanya agar bisa dekat dengan Elghora Dezira, hatinya sangat tenang berada disisi gadis cantik berdarah Dezir itu, semua keunikan nya seolah pelengkap kesempurnaan bagi keturunan tunggal Zoead, sehingga,


"Elghora Dezira menerima pertunangan ini dengan penuh pertimbangan, bukan begitu, El? "


mau tidak mau terpaksa Elghora menjawabnya,


"Emmm, "


kini kedua keluarga tetua itu sangat senang dengan keputusan sang putri Dezir, melihat kebahagiaan yang sangat menakjubkan maka Elzedam mengajak Lerif, Lezif untuk makan malam bersama dikediaman Dezir, mereka bertiga akhirnya keluar dari kamar Elghora Dezira dan turun untuk menyiapkan segalanya,


pintu pun ditutup oleh Erghone Dezirev,


Ucapnya sembari membelai wajah sembab sang adik,


"Baikkah kau dengan keputusan mu kali ini, emm, aku tau hatimu El, jadi akan sulit bagimu membaginya, "


Elghora Dezira menangis dipelukan sang kakak sejadi-jadinya, ia meluapkan segalanya diwaktu kebersamaannya kali ini,


gumamnya bersamaan dengan isak tangis nya,


"Apa cinta bisa membuat seseorang menjadi segila ini kak? hatiku sakit kak, semuanya sudah ku beritahukan kepada nya, tapi dia tetap bersih keras untuk dekat dengan ku, aku tidak tau lagi harus berbuat apa kak? tolong katakan sesuatu aku sangat bingung! "


Erghone menepuk pelan perlahan punggung sang adik, dirinya selalu menguatkan Elghora Dezira agar kuat berdiri demi seseorang yang mungkin suatu saat bisa ia temui dimana pun,


Jawabnya,


"Aku tidak bisa memberikan pendapat apapun El, sebab semua keputusan ini akan sangat sulit jika sampai Lezif bersih kokoh untuk tetap ingin bersama mu, maka secara garis besar dia tak kan mampu bisa dibujuk dengan cara apapun, itu yang aku tau jika berurusan dengan Lezif Zoead, dia memiliki pendirian kuat dan tak kan goyah dengan segala masalah, jadi mungkin ini pasti akan sangat sulit untuk mu kedepannya Elghora Dezira, "


Hanya dalam dekapan sang kakak wajah lembab basah dengan air mata kini bersembunyi di ceruk leher miliknya,Lezif Zoead yang sejak awal ingin memanggil keduanya terhenti saat melihat kehangatan dari dua bersaudara dibalik pintu yang perlahan dibukanya tadi,


gumamnya dalam hati tepat saat dirinya membelakangi pintu tersebut,


"Tak akan pernah aku lepaskan ikatan pertunangan ini, Elghora Dezira, walaupun kau sudah menjadi milik orang lain sekalipun, hal itu tak akan membuatku gentar untuk mundur tanpa usaha demi mendapatkan hatimu, dia disini atau tidak aku tidak peduli, tapi entah kenapa semenjak kejujuran mu kini semakin membuatku menjadi lebih bersemangat meraih dirimu walaupun itu mustahil bagi ku, akan ku lampaui jarak terjauh untuk di dekat mu, Elghora, "


Erghone Dezirev mengusap pelan air mata yang terlihat jelas diwajah Elghora Dezira diwaktu ia menampakkan wajahnya setelah bersembunyi dibalik ceruk leher Sang kakak, ia mencoba tersenyum lembut padanya,


Ucapnya,


"Maaf kak, Elghora hanya bisa merepotkan dan membikin kakak khawatir, "


"jangan minta maaf El, bukankah itu sudah menjadi tugas ku sebagai seorang kakak, emm, yang akan ada selalu untuk adik tercintanya, "

__ADS_1


__ADS_2