Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Vizhen


__ADS_3

Menuju tempat kediaman sang Tuan Besar Elghora Dezira tak diizinkan untuk berada dalam kesadaran penuh, sebuah obat bius tepat dibungkam kan pada nya, sehingga ia pun menghirup semua itu dan kini dalam keadaan tak sadarkan diri, melihat reaksi obat begitu cepat, maka beberapa bodyguard penjaga khusus menaikkan tubuh Elghora kesebuah helikopter,


perjalanan yang ditempuh sangatlah jauh, bahkan semua kecemasan didua kubu keluarga tercetak jelas sekarang, mereka semua mengalami kekalahan, begitu pula dengan hati Stive yang seolah hancur akibat perbuatan gila dari sang kakak angkat kepada mantan istrinya tersebut, Vizhen Devizher,


Beberapa jam kemudian kedua mata yang berat itu terbuka perlahan, melihat sekeliling yang begitu asing, ia pun mengusap kedua matanya dengan kedua telapak jemari nya, namun selang di menit pertama seseorang menghentikan Elghora Dezira menghentikan tindakannya yang masih tidak percaya dari apa yang dilihatnya,


ketika jemari itu dipegang erat namun lembut Elghora menyadari satu hal,


Batinnya,


'Apakah dia Vizhen Devizher? kakak angkat pertama ku, '


selang menatapnya ia pun menghela nafas berat,


"Jika kau mengusapnya seperti itu, kedua kelopak indah yang kau miliki akan bermasalah, Nona manis! "


pria itu berceloteh manja namun memuakkan,


sedangkan Elghora Dezira yang jengkel malah mencibir nya,


"Apa urusannya dengan mu? kau pikir siapa kau ikut campur apa yang ingin aku lakukan dengan diriku hah? "


sontak ucapan kasar Elghora membuat seorang pria yang berdiri didepan gorden memincingkan mata heran dengan sikap yang sebelumnya tengah diprediksi nya,


menyahuti seseorang yang berdiri itu karena merasakan pandangan nya aneh,


"Kenapa kau liat-liat? aneh yah liat cewek kek gini modelnya! "


pria yang sedari tadi disamping nya terkekeh hingga Elghora Dezira pun melesatkan sebuah lemparan bantal kepada nya karena kesal,


"BUK,"


Ujarnya,


"Kau itu membuat suasana jadi menjengkelkan, dasar pria aneh, "


sedangkan tanpa sadar sejauh ini Vizhen Devizher yang sedari tadi memperhatikan dari samping pintu hanya menyeringai tajam, melihat senyuman itu pria yang berdiri didekat gorden pun berkata,

__ADS_1


"Kau benar-benar membuat kesan pertama yang istimewa namun spesial dimata seseorang, ku harap kau tak membahayakan dirimu sendiri Elghora Dezira, salam kenal, aku Sinhe dan dia yang berceloteh ria disamping mu adalah Mozhe, "


"Ohh, kau yang bawel Mozhe,lalu dimana Vizhen? "


sambil berdiri beranjak dari ranjang namun tiba-tiba pelukan seseorang dari belakang mengejutkan nya, hingga kini tubuh Elghora didudukan dalam pangkuannya,


berontak nya,


"Oh astaga, ini apa-apaan lagi? kenapa maksa sih? siapa kau? "


balik jawabnya,


"Bukannya barusan kau mencari ku, sekarang kau mempertanyakan siapa aku? emm, lalu haruskah aku memberi saran pada mu! karena kau tak akan pernah bisa lepas dari ku Elghora Dezira, "


Ungkapnya,


"Jadi kau Vizhen Devizher itu, lalu kenapa kau bersikap aneh kepada ku? biasa aja kan ya bisa! kenapa harus pakek acara reuni duduk dipangkuan mu seperti sekarang hah? kau pikir aku anak kecil! "


"Kau membuat ku gemas manis, baiklah aku akan menurunkan mu, tapi dengan satu syarat? "


"Aku tau ini pasti hal gila, "


"Cium bibir kakak mu ini, maka aku akan memberikan kebebasan kepada mu, adikku! "


memiringkan kepala nya,


"Kau itu aneh atau apa? kenapa harus meminta sesuatu yang menyebalkan? "


"Karena aku menyukai nya, atau sayang ku ini ingin lebih saat melihat kakak mu lebih tampan dan menarik dari mereka! "


"Yah, kenapa sekarang berubah drastis menjadi sayang? gak, mereka lah yang lebih menarik dari mu, kau inget itu baik-baik! "


tidak Terima dengan sebuah penghinaan bibir merona berceloteh tadi disergap tiba-tiba, hingga membikin kedua mata Elghora melotot seketika, bagaimana tidak malah kini ia semakin gencar menjelajah penuh dengan semua kemauannya,


Batinnya,


"Apakah ini semua mimpi? jika tidak maka aku benar-benar berhadapan dengan orang yang gila, "

__ADS_1


kedua sahabat nya tersenyum puas akan tindakan brutal Vizhen Devizher kepada sang adik angkat, sebab dirinya sendiri tak bisa menahan saat pertama kali ia membopong gadis itu dalam gendongannya, kedua manik mata Vizhen tak bisa lepas dari pandangan wajah wanita yang sekarang harus menjadi adik angkatnya tersebut,


Ciuman itu masih saja terjadi hingga siaran live yang memperlihatkan bagaimana seorang Vizhen Devizher membikin Elghora Dezira kesulitan bernafas, sesaat jeda diberikan,


"hahh.... kau.... apa... ingin... membu... nuh ku_? "


kembali ia menelusuri segala tempat basah namun candu bagi Vizhen Devizher, ia sebenarnya sejak awal ingin menjadikannya sebagai adik seperti kemauan sang Mommy angkat, tapi selang mengetahui jika paras dan kecantikannya membuat hatinya bergetar hebat, maka ia sudah menyusun rencana untuk memiliki nya sepenuhnya,


"Lagi, melakukan nya kembali, apa dia sudah hilang akal? "


masih tak merasakan hal yang seharusnya nyaman bagi Elghora seperti Vizhen, namun dirinya malah menatap wajah itu dengan semua pikiran kacaunya,


"Dia ini baru mendapatkan Free Voucher atau apa? sampai tak puas sejak dari tadi dengan bibir ku, jika seperti ini maka, bengkak pula bibir ku satu-satunya ! "


walaupun seolah ia tak percaya dengan tindakan nya, namun dari segi ancaman serta perbuatan yang diberikan sangatlah jauh berbeda dari visual yang dimilikinya,


"Apa ia tipikal mempunyai dua wajah yah? "


setelah selesai merasakan rasa buah segar dibibir Elghora, ia pun kini beranjak dari nya dan pergi, sambil memerintahkan kedua pria itu untuk mengikuti nya, kini ketiga pria tersebut keluar dari kamar yang ditempati Elghora Dezira,


"Sepertinya aku mendapatkan masalah yang besar kali ini, bagaimana aku harus menghindari nya? huahhhh ada aja masalahnya, "


Diluar kamar Vizhen Devizher menyusuri setiap jalan dikediaman besar miliknya, membuat kedua sahabatnya bercakap tentang gadis itu,


Mozhe,


"Adik yang menarik tapi, kau yakin bisa menjadikannya sebagai adik mu Vizher? "


Sinhe,


"Menurut ku dari tindakan mu barusan kau benar-benar sudah sangat melenceng dari niat mu sejak awal, aku bisa tau itu dengan sekali terka,Vizher, "


sang Vizhen Devizher yang dipanggil dengan sebutan Vizher oleh kedua sahabat itu menoleh sambil berkata,


"Seumur hidupku, kali ini hanya dia keinginan terakhir ku, kalian mengerti! "


mendengar ketegasan Vizher seketika bulu kuduk mereka menegang, bagaimana tidak kali ini yang diinginkan nya adalah adik angkatnya sendiri, bahkan ia harus menghianati sang Mommy angkat yang memberikan segalanya kepada nya,

__ADS_1


Dipikir kembali dari semua keadaan yang terjadi, untuk pertama kalinya Seorang Vizhen Devizher jatuh sejatuh-jatuhnya dalam wanita yang disebut sebagai adiknya itu, dan ini membuat khawatir juga keresahan bagi kedua sahabatnya tersebut, sampai ia harus jengah akan tindakan bodoh sahabat yang tak peduli lagi dengan pesan terakhir Mommy yang sangat dihargai nya itu.


__ADS_2