Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Tabrakan


__ADS_3

Selesai kelar akan belanja sekaligus bertemu biang onar, akhirnya ketiga dari pertemuan mereka pun kembali ke titik dimana menuju ke kediaman masing-masing, dalam perjalanan tiba-tiba sebuah mobil melaju kencang menabrak mobil yang dikendarai oleh Stive El Zeidan,


Batinnya,


"ini hari ada-ada saja, yah pertengkaran saat belanja dan kini malah sebuah mobil menghantam mobil yang ku kendarai, apa istri ku naik darah lagi yah? "


saat menoleh Stive El Zeidan benar-benar tak bisa berpikir secara logis lagi, ketika dirinya menoleh yang ada kursi disamping nya ternyata sudah kosong dan sang istri malahan kini berada didepan mobil,membuat sang penabrak agar keluar dari kemudi nya,Stive pun langsung keluar menuju kearah nya,


sedangkan di dalam mobil pria yang kehabisan akal membuat wanita yang disebelah nya tadi sontak terdiam seketika,


gumamnya,


"ya ampun, kenapa ini mobil jadi memdarat tepat dimobil miliknya, astaga mati ini hidup jika keluar dari mobil, apalagi tu moodnya melonjak drastis, apa yang akan dilakukan nya sekarang? "


melihat sang pria seolah ketakutan akan sikap Elghora Dezira membuat bingung dan mencoba bertanya,


"Kenapa tidak mencoba menjelaskan yang sebenarnya terjadi saja? atau mungkin melakukan pertanggungjawaban atas tabrakan ini, "


desah si pria,


"Bukan itu masalah nya sekarang, cara merubah moodnya bikin aku bingung, Anggeliya Reslium, "


Tanyanya balik,


"Bagaimana jika aku yang keluar dan bilang kepada nya? "


sebelum bisa dihentikan oleh si pria akhirnya sosok yang ditunggu pun keluar,


ketika kedua mata Elghora Dezira tercekat kala seseorang yang keluar bukan si pengemudi melainkan orang lain maka, dia bisa menargetkan siapa pelaku dibalik tabrakan ini,


Ujarnya,


"Keluar atau aku akan bakar ini mobil sekarang juga, Elghone Dezirev! "


mendengar nama Elghone dipanggil seketika remang bulu kuduk Anggeliya Reslium berdiri,


"Kau siapa? "


Cakap nya kasar,


"Siapa aku itu bukan urusan mu, kau mengerti! "


melihat sang istri sudah hilang akal, bahkan kabut amarah meluap kini membikin ia geram sambil mengancam sang pengemudi yang tidak lain adalah sang kakak sendiri,


"Oh astaga, keluar atau kita gak pernah jadi saudara seumur hidup, "


akhirnya ancaman itu berhasil membuat Elghone Dezirev keluar, menatap situasi kacau ini Anggeliya Reslium terdiam sebab ternyata baru pertama kali bertemu dengan adik seseorang yang teramat disukai nya dalam keadaan yang tak mendukung pula,


beda lagi dengan Stive El Zeidan hanya bisa melihat dari kejauhan, sebab ia tak berani mendekat jika sang istri sudah menjadi menakutkan, dan ini yang paling menyebalkan bagi nya ternyata dia harus emosi karena ulah kakaknya sendiri,


pikir Stive,


"Sekarang apa yang akan kau lakukan El?"


Ancamannya sontak membikin Elghone berkata,


"Maaf oke, aku tidak sengaja, sebab karena tadi aku kurang fokus jadi bisa kan Adik ku sayang memaafkan aku, emm, "

__ADS_1


dengan tampang memelas,


langsung aja dengan sigap kaki Elghone diinjak dengan keras oleh Elghora tanpa buang waktu, memukul dada bidang sang kakak sampai merenguh kesakitan,melihat pergulatan tanpa perlawanan dari sang pria Stive hanya bisa menghela nafas,


"Ini hari memang apes aja kali yah, "


perintah Elghora Dezira,


"berikan kunci mobil lo sekarang! masuk ke mobil gue, atau gue bejek-bejek tu kaki sampai lecet gak bisa jalan! "


ronta pikiran Stive,


"Kasian banget sih nasib kakak nya,lagian udah tau sang adik garang nya kelewat batas, malah main nabrak aja, tu kan jadi rasakan sendiri akibat ulah nya, tapi setelah ini tu mobil akan diapakan yah? pasti diungsepin mestinya, "


setelah memasuki mobil yang dikendarai oleh Stive, Anggeliya Reslium dan Elghone Dezirev masih terdiam terpaku, namun semenit setelah itu ia pun mulai mengawali pembicaraan didalam mobil,


"Dek itu mobil kakak mau diapain ? "


"Gue goreng sekalian biar kalian santap entar, "


Batin Anggeliya Reslium,


"ini adeknya kok nakutin banget yah, beda dari kakak nya, "


melihat tampang heran Anggeliya ia pun mendapatkan cibiran khusus buatnya,


"Napa takut sama adik kekasih mu itu? mau gue tempol juga sekalian biar gue bisa luapin semuanya sekarang,"


Ujar Elghone,


"Napa mau belain, yah belain aja gak takut, lagian tu nasib mobil bakalan ancur ditangan gue sekarang juga, mati sekalian mobil lo, biar lo beli baru lagi, dan nyentuh mobil gue lagi kek gini modelnya nya, jangan harap kau bisa selamat juga kayak mobil lo itu, ngerti! "


Stive hanya bisa mendengarkan pembicaraan serius diantara dua bersaudara itu, setengah jam kemudian tak bisa dipungkiri tepat dibelakang mobil yang dikendarai Stive lagi-lagi ada gangguan teknis,


keluh nya,


"Siapa lagi yang mau ngajak perang Dunia sama istri gue, hahh jika begini aku gak dapet jatah deh entar malem, "


seperti biasa Elghora Dezira yang sedari tadi masih marah sekarang malah ditambah perkara,


desah Stive,


"Hahh Siapa yang menabrak belakang mobil ini? "


Ternyata Stive El Zeidan sangat terkejut melihat pria yang baru saja keluar dari mobil tersebut adalah Dosen Hazen dan si pengemudi asli adalah Dirgo,


Elghora Dezira langsung bertepuk tangan sambil terkekeh kemudian itu kepala anak orang di tapok seenak jidat membikin Stive melongo keheranan,


"Mati kau bertemu dengan istri garang ku, "


kata Dirgo,


"Neng kok marah, gak sengaja lo, ayang kalau marah makin gemesin dih! "


liat kelakuan tu anak Stive langsung tepok jidat,


"Astaga tu anak mala cari gara-gara, tapi kok ngingetin sama tingkah akik tua saat belanja yah, "

__ADS_1


Tanya Elghone pada Stive,


"Kau kenal Stive sama mereka? "


jawabnya,


"Kenal sama Dosen Hazen saja,kalau yang satunya, tanya kan saja sama adik mu! "


balasnya,


"Jika aku berani kenapa juga aku harus tanya sama lo, lagian kau gak lihat apa? tu wajah udah kayak mau nelen orang aja dari tadi, kau malah bilang tanya kedia, lagian berkat tu anak, dia gak lanjut ngomelin aku, astaga, beruntung juga ni hidup, "


desah Stive,


"Kau tau kak, sejak dari tadi istriku itu ngedumel, kalau kek gini terus, gimana cara menghentikannya? hah gak tau gak berani juga, takut diembat soalnya, "


cakap sang kakak,


"Sama aku juga, "


batin Anggeliya,


"Dua pria yang kalah telak oleh sikap Elghora Dezira, memang gadis yang menarik, "


sedang disisi lain Dirgo dan Elghora masih bercakap penuh serius sekarang,


"Neng, gak ngekos lagi apa?gak kangen apa sama aku nya yang imut banget ni! "


"Hogah, lagian tampang transparan mana ada imutnya, "


"Dimana-mana tampang transparan itu gak imut neng, malah nakutin yang ada, "


"Pakek akal juga rupanya, "


"Jelas dong, "


"Sekarang jelasin apa yang mobil lo lakukan hah? "


"Nabrak Neng, "


"Mau gue jotos hah, "


"Gak neng soto aja pakek jeruk biar seger, "


"gue gak canda ngerti lo! "


"Neng kalau gini jadi makin demen deh, "


Gerutu Elghone Dezirev,


"kok bisa orang gak sadar mengemudi kan mobil yah? "


ucap Stive,


"Percaya gak, bahkan orang gila pun belanja kek orang normal, "


maksud dari perkataan Stive El Zeidan adalah pria akik tua yang ia tabrak saat asyik berbelanja.

__ADS_1


__ADS_2