
Banyak dari anggota kalangan tingkat atas yang mengetahui seluk beluk mengenai beberapa keluarga ternama, namun beda halnya dengan mereka yang masih berada dibawah dari segi kekayaannya,
Keluarga Reslium sendiri memang tidak bisa dikatakan dekat dengan keluarga besar Zeidan, karena pihak dari Reslium sendiri mendekati salah satu keturunan Zeidan supaya bisa mendapatkan bantuan khusus dari perusahaan yang memiliki saham paling istimewa,
Dengan pikiran politiknya ia pemimpin,sekaligus Ayah dari Kedua putri yang kini berusaha keras mendekati keluarga Zeidan beserta Dezir melalui Sang anak, tanpa ragu Anggeliya Reslium dan Anggelika masuk ke jalur permainan Sang Ayah tanpa mengetahui akal licik dari siasat nya,
namun kedua putri nya memang sejak awal telah menyukai paras yang begitu menarik perhatian, walaupun begitu tanpa sepengetahuan Folando Reslium, Ketua besar Zeidan sudah dipastikan mengenai kebodohan yang tengah diperbuatnya demi mencapai suatu tujuan,
itulah alasan dibalik begitu bencinya Ketua Zeidan terhadap semua putri dari keluarga Reslium, tapi memang bisa dikatakan tak pernah sekalipun dari Anggelika dan Anggeliya menyerah,
Sedangkan kepercayaan mereka terhadap Sang Ayah membuat ia terjebak buruk dikalangan semua pemikiran Ketua atau putra dari keturunan keluarga besar, walaupun resiko yang diambil dapat memperburuk harga diri mereka, namun itu sama sekali tak membikin keduanya pantang menyerah,
Bahkan sekarang setiap kabar yang terjadi disana, sejauh apapun itu, sedetail dan sekecil apapun, tak akan bisa disembunyikan dari mata-mata Elghora Dezira, dia juga gadis yang memiliki Class VIP sendiri tanpa sepengetahuan orang luar,
bahkan kendalinya sangat luas, sengaja ia sembunyikan dari sisi orang terdekatnya, beda lagi jika dengan Sang Kakak Elghone, dirinya sangat tau dengan jelas pengikut dari Elghora Dezira memang bisa dikatakan tak bisa ditembus oleh pihak lawan,
Tingkatan yang dimiliki oleh Elghora sejak awal sangatlah tinggi, sejajar dengan Ketua Dezir dan Ketua dari pihak Sang ibu Elviren Dezira, semuanya dalam genggaman nya, bahkan Sang putra tidak tau menau tentang siapa sebenarnya jati diri nya,
Banyak hal yang tidak pernah dibayangkan, sosok dengan banyaknya masalah namun ia hadapi sendiri tanpa bantuan mereka, karena memang sejak awal ia tak ingin di ganggu oleh semua orang yang selama ini berada dalam Kuasa nya,
kehebatan Elghora Dezira memang patut diakui sebagai pemegang dua kubu spesial, sudah sejak lama ia berperan namun secara sembunyi-sembunyi, dan sampai sekarang kekuasaannya semakin berkembang pesat, walaupun dirinya harus mengimbangi kehidupan dua privasi yang jauh berbeda,
Didalam mobil sejenak mereka mengobrol mengenai tentang apa yang sebelumnya ia lihat,
Ucap Biyanka Barnia,
"Apa kau tau Blezen mengenai identitas asli Elghora Dezira? "
wajah Blezen menatap heran serta penasaran akan perkataan mengenai Elghora Dezira,
"Maksud mu apa Biyanka? tentu saja sama seperti halnya kau mengetahui segalanya tentang Elghora, "
desahnya yang tidak percaya,
"Kau itu selalu mencari informasi dari semua hal mengenai Elghora bukan, namun kenapa aku merasa kau belum cukup tau dengan semua yang kau tahu? padahal apa yang terlihat tidak lah sama dengan kenyataannya, "
__ADS_1
Masih membuat Blezen memutar otak akan sesuatu yang diketahui olehnya,
"Sebenarnya kau itu membuat ku sangat rumit, walaupun sejauh apapun aku mengetahui tentang Elghora, namun hanya sebatas itu aku bisa mengorek segalanya mengenai identitasnya, kalau kau sendiri gimana Biyanka ? "
menoleh menatap lekat wajah berseri Biyanka Barnia,
Ungkap nya,
"Kalau aku bisa memberikan saran, sebaiknya, Menjauhlah dari keluarga Elzedan Deziren Ayah Elghora, juga Elviren Dezira, kau harus tau dibalik dua kubu besar tersebut, tersimpan kubu baru yang paling menakutkan, kupikir kau tau mengenai hal itu, Blezen, "
tersenyum sambil memicingkan sebelah alis nya,
Menepikan mobilnya,
"Kau bilang apa barusan? benarkah, yah jangan mencoba mengerjai ku Biyanka! "
emosinya meluap,
"Kau pikir aku akan mendapatkan hadiah dengan membohongi mu, yah walaupun mengerjai mu adalah hal yang paling menurut ku memang menarik, dari segi selama ini kau begitu menjengkelkan kepada ku, namun nyatanya, sekali kau berurusan dengan Kubu baru, maka tamatlah riwayat mu, cara mereka bersembunyi sampai sekarang tak mampu ada satu pun yang mengetahui nya, "
batin yang berperan dengan memandangi nya,
"Apa dia menyembunyikan sesuatu dari ku? pasalnya selama ini ia tak pernah bisa lepas dari pantauan ku, bagaimana bisa ia mengetahui apa yang tidak aku ketahui? "
melihat Blezen yang melamun Biyanka Barnia langsung mencolek sembari berkata,
"Apapun yang ku tau? dan dari mana aku mendapatkan sebuah informasi? semua itu karena penyelidikan ku kepada nya, tanpa sepengetahuan mu, Blezen, "
lalu Blezen pun semakin serius bicara,
"Tapi aku sama sekali tidak memberikan orang ku agar menjadi tangan kanan mu, Biyanka, lalu bagaimana bisa kau mendapatkan Semua identitas baru itu? "
candanya yang bosan akan keseriusan Blezen,
"Nyewa angkot untuk pergi berkeliling, "
__ADS_1
jawaban yang nyaris membikin Biyanka Barnia harus menerima hukuman,tepat setelah ucapan itu terlontar,tengkuk leher Biyanka ditarik sehingga kini kedua wajah tanpa jarak yang menghalangi nyaris membuat Biyanka tahan nafas,
didorong lah tubuh Blezen namun bukan mundur malahan kini semakin membuat pusing kepala Biyanka, bibir itu saling bersentuhan membungkam suara Biyanka hingga deru nafasnya semakin sesak akibat pasokan oksigen terkuras hebat,
"Buk,Buk, Buk, "
mengetahui dari sikap pemberontakan Biyanka maka sejenak ia memberikan cela untuk bernafas, melihat wajah yang nampak memerah itu sontak Blezen semakin gencar menggodanya,
"Kau semakin manis Biyanka, bahkan seperti nya kali ini akan kita lanjutkan menghabiskan oksigen bersama dengan sangat lihai, sebagai tahap kedua sebaiknya aku harus memulainya dengan sapuan lembut disela kau membuka bibir menggoda namun memikat mu itu, Biyanka, "
sekejap Blezen melanjutkan aksinya memakan bibir ceri merah mekar yang sangat menggoda tersebut, bagai mawar yang harum menjalar disetiap ruangan, bahkan keduanya melupakan dimana mobil sedang terparkir bebas di jalan tol terbuka,
tepat seseorang yang melihat adegan mesra itu langsung saja tanpa sepengetahuan keduanya membunyikan bunyi klakson nya dengan sangat keras,
"Tiiitttttttttttttttttt, "
sontak Blezen terkejut dan melepaskan Biyanka, sedangkan dalam benak Wanita yang masih tidak percaya dengan barusan menimpanya secara bertahap, membuat nya tak bisa berpikir jernih lagi,
"Ku kasih jempol besar karena sudah menyalahkan Klakson penghenti buaya rakus dipinggir jalan, untung terselamatkan, jika dilanjutkan, maka brended gue akan jadi mangsa berikutnya, Oh astaga, tadi beneran membuatku gila, dasar Blezen sialan! "
Masih tak percaya jika Blezen tengah mendapatkan kekacauan disaat ia sangat menikmati sensasi mint luar biasa bagai permen berjuta rasa,
"Dasar motor Brengsek, sialan, Klakson tidak tau diri, bisanya menjadi pengganggu saja, seandainya aku tau siapa orang yang menyalakan nya? maka bisa ku habisi sampai babak belur orang yang lewat gak ada akhlak barusan, "
batin mengebu menahan emosi dan cercaan karena gangguan sesaat.
sedangkan Biyanka malah terkulai senyum sembari berceloteh ringan,
"Eeh yang ada akhlak siapa? yang gak adaa juga siapa? jelas yang salah orang ngedumel dari tadi, malah nyalahin, klakson, tau gak, sebenarnya dari pada kau Blezen, Klakson tadi memiliki akhlak, beda sama lo, akhlak lo ngilang sampai ke pinggir jalan, buktinya sampai lupa tempat, lagian pembawa motor tadi cukup keren saat bunyikan Klakson nya, Ttittttttttttt, itu sangat menyenangkan, heheh, "
ancam Blezen seketika,
"Awas saja kalau sudah sampai rumah, aku akan buat dirimu, memohon kepada ku nanti, lihat saja Biyanka Barnia! "
sambil senyum terkekeh yang mengakibatkan Biyanka Barnia merasakan hal buruk dalam sekejap,
__ADS_1
"Kenapa jantung gue cenat-cenut yah? ini pasti akan ada ronde sambung nya nanti dirumah, lihat saja bahkan ekspresi nya bisa ditebak seperti ikan lohan, iih dasar laki sialan, otak mesum cap kaki badak,awas kau nanti! emang hanya lo aja kali yang bisa, malah tidak kalah seru jika wanita juga bermain,bersiaplah dalam hitungan beberapa jam lagi! "