Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Bebas


__ADS_3

Beberapa saat kemudian Elghora Zoead, Biyanka Barnia kembali ke meja makan, melihat wajah sebal sang istri Lezif langsung mengusap lembut pucuk kepala wanita yang dicintainya itu,


"Habis kenapa El? kok sembab gitu, "


sahut Biyanka Barnia,


"Liat orang nyungsep ditoilet, maka nya tadi sempat telat datang nya, ya kan El?"


"Begitu lah, "


melakukan pembelaan dari pengakuan Biyanka, lagi pula Elghora sendiri capek berdebat setelah bisa ngusir nyamok lewat yang ber umur lanjut itu, kini dia bisa terbebas dari wajah keriput nya yang bikin jengkel dalam beberapa kurun waktu lalu,


membelai pipi merona kemerahan diraut wajah cantik istrinya,


"El, beneran gak papa kan? aku sangat khawatir sama kamu sekarang, kenapa diam saja sayang? kan bisa katakan sesuatu! "


meminta penjelasan agar Lezif bisa paham betul mengenai kondisi sang istri,


sambil memainkan jemari yang memegangi sendok menyentuh beberapa makanan itu dengan gerutu bibir mayun ke depan,


"Habis interview barusan, "


Blezen pun langsung mencolek bahu Biyanka Barnia sebab selalu menjawab pertanyaan yang dilontarkan Lezif untuk Elghora,


"Biyanka kau itu kenapa juga jadi ikutan sewot seperti itu? "


Blezen menimpali gadis yang selalu membingungkan dirinya, bahkan kali ini sikap jengkel nya lebih membuat nya menatap lekat kearahnya,


"Liatin apa? baru liat yah kalau ada orang cantik sedang kesal, malah nambah manis kan jadinya, "


mengambil sebuah garpu dan menancapkan tepat di makanan yang berada tepat dihadapan nya, bahkan hentakan jemari itu terdengar begitu nyaring oleh Lezif Zoead,


"Ada apa Biyanka? kau juga ikutan gak jelas begitu, "


melihat keadaan Biyanka yang emosi menegang saat berbicara dengan Blezen,


"Hah . yang ada kalian berdua yang sama-sama bikin mood kita memburuk, benar kan El! "


meminta bantuan agar bisa lepas dari lontaran tanya kedua pria yang tidak memiliki rasa peka pada pasangan nya,


"Sangat setuju, pria hanya bisa bikin ulah dan memusingkan saja,kapan mereka akan paham situasi? "


bergumam sendiri dengan melipat ke-dua tangan Elghora kedepan,

__ADS_1


mendengar keluh resah sang istri tatapan Lezif tertuju pada Blezen, sebenarnya disini ia meminta bantuan agar bisa membuat percakapan kali ini memiliki hal yang bagus untuk dibahas, namun pada akhirnya semua rumit tanpa diduga,


lalu Elghora yang merasa lelah seketika beranjak dari sana, begitu pun dengan Biyanka,


"Mau kemana? "


jawab kompak kedua pria tersebut,


menoleh kebelakang sambil bergerutu,


"Pulang lah ngapain juga masih ditempat yang buat jengkel hati orang saja! "


Biyanka langsung pergi meninggalkan pria dengan terpaku akan para wanita yang semakin jauh kedepan,


"Seperti nya dibalik lamanya mereka ditoilet tersimpan sesuatu yang tersembunyi! "


membuat Lezif Zoead tersenyum miring karena perkataan Blezen barusan membikin dirinya tak kuasa menahan tawa,


"Memang kalau kau pergi ke toilet apa yang kau sembunyikan hah? "


desah Lezif Zoead yang tak paham arah pembicaraan Blezen untuk wanita nya,


"Tidak ada, cuma ahli buang pada tempat nya lah Lezif, kau ini,kan kau pun tau hal itu, "


mendecal kesal karena memperjelas ucapan dari temannya barusan,


bertanya kepada Blezen sehingga ia bisa bebas tau mengenaiakan jalan pemikiran temannya,


"Entahlah, kau tanya aku, gimana pula aku menjawab? kan yang tau hanya pasangan kita, Lezif jangan bikin greget, kali ini kek bikin aku jadi orang terselubung saja! "


sampai memikirkan hal yang tidak seharusnya terpikirkan,


mereka berdua yang sudah siap sedari tadi menunggu sang pria yang sedang asyik ngobrol gak jelas dari kejauhan,


"El, sepertinya suami lo jadi ikutan nimbrun tu, lo gak apa kan? "


tanya Elghora Zoead yang masih kesal sejak tadi,


"Serah, ngapain juga kau tanya? urusan apapun mereka berdua yang jelas mereka gak seperti akik tua itu, jadi lebih mending, paling juga tanya kenapa kita jadi berubah sejak kembali dari toilet?sudah bisa ditebak kan! "


memandangi kearah kedua pria yang tak sadar jadi bahan perbincangan para wanita dari pasangan nya itu,


"Iya juga sih, tapi tak apa sampai begitu penasarannya ya El? sampai mereka memasang wajah heran begitu an lihatlah!"

__ADS_1


menatap pasangan mereka,berjalan menuju ketempat parkir menyusul sang wanita pujaan hati, namun disamping pintu tatapan kedua mata mereka penuh arti yang tersirat begitu dalam,


Batin Blezen,


"Apa wanita kalau sudah berubah menjadi seperti ini?bak aura hantu menyelimuti, hihihi, ngeri tubuhku tiba-tiba merinding, "


kegusaran terlihat dari wajah Blezen di pandangan Biyanka Barnia,


sedangkan tatapan Elghora Zoead nyaris membikin Lezif salah tingkah, hingga akhirnya istrinya berujar,


"Kalau mau mati sekarang biar aku yang nyetir, bukannya kau pun tau aku tidak bisa menyetir, lalu kenapa kau malah membuka pintu ini dan mencoba memasukinya, Lezif Zoead? "


karena kebingungan jadi Lezif pun menjadi salah tingkah dan tak terkendali,


mendengar penjelasan yang terdengar cukup keras Biyanka Barnia pun ikutan terkekeh kecil,


"Pria kalau sudah punya salah lihatlah, bahkan tindakan nya pun nyaris tak bisa terkontrol dengan benar, dan kau Blezen, apa yang sejak dari tadi begitu lama untuk berjalan sampai kemari? "


sambil menunjuk dirinya tepat ketika ia menyetir mobil melaju kearah jalan keluar dari Cafe,


"Hanya asal berpikir tentang begitu lama kalian kaluar dari toilet, cuma itu, "


memberikan penjelasan yang sederhana namun memang benar hal itu yang diperbincangkan oleh keduanya,dan persis seperti dugaan Elghora,


sedangkan disisi lain Limoran kini pergi keluar dari Cafe menatap kepergian mereka yang masih bermasalah akibat gempar nya datang dari seorang akik tua duda beranak satu yang tak tau kemana pergi nya sekarang,


"Kenapa selalu nongol ditempat yang pas? dan hampir ketahuan kalau aku masih berhubungan dengan Stive gara-gara duda tua beranak satu itu, "


masih dengan mayun kedepan,Lezif Zoead yang menyadari Elghora Zoead masih kesal dirinya pun mencoba untuk menghibur nya dengan memberikan usul sesuatu,


"Bagaimana kalau kita mampir untuk membeli sesuatu yang kau sukai El? "


berharap penuh kepastian untuk melihat senyum Elghora,


"Pulang capek mau tidur, selesai itu baru nonton film, lagian kalau kau ingin keluar, lakukan saja setelah aku sampai dirumah, "


memperjelas segala kemauannya, merasa ditolak Lezif Zoead hanya terdiam sendu sebab tawaran nya tak mampu membuat hati Elghora goyah bahkan tersenyum pun tidak,


"Kenapa begitu sulit untuk mendapatkan hati wanita? cara membujuknya pun rumit, sampai disini aku paham, kalau wanita memang membuat orang harus berpikir keras dengan cara pengertian serta pemahaman tepat, "


batin Lezif Zoead yang gundah karena rayuan ajakan nya gagal total ditolak mentah oleh Elghora,


**********

__ADS_1


Sedangkan Stive El Zeidan yang kini kelelahan hingga tertidur membuat kebahagiaan tersendiri bagi Liven,


"Dengan kau terlelap maka kedua mata ku akan aman mulai saat ini, dan ku harap kau sudah tidak bingung ketika terbangun dari alam mimpi, Teman terbaik ku, semoga kau mimpi indah dengan wanita mu saat ini, "


__ADS_2