Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Khawatir


__ADS_3

Percakapan yang tadi begitu serius terhenti saat kedatangan seseorang memukau penglihatan Elghora Dezira,


"Waow kejutan yang sangat indah Daddy, apa semua ini rencana mu emm? "


mendekati sang Putri ia menatap lekat manik hazel biru itu,dengan membelai lembut pucuk kepala gadis yang nampak tersenyum penuh kebahagiaan,


"Kau sudah banyak berubah, cara mu, semua terlihat jauh dari sebelumnya, Elghora Putri ku, Daddy memang sengaja membuat mu berada di tempat ini, karena aku tidak bisa lagi melihat satu-satunya Putri ku terjebak dengan pria buruk lagi, "


sahut Elghora Dezira,


"Sebab karena itulah kini aku bahkan diakui sebagai istri dari Putra Mahkota, Daddy jangan bermain gila, aku tau semua keluarga ini saling mendukung demi niat mu, tapi aku tidak bisa bersikap seperti ini, tolong mengerti lah! "


Namun semua kesengajaan ini berdampak buruk bagi kehidupan Elghora Dezira,


"Jika kau tidak ingin disini, maka kembalilah ke kediaman Dezir bersama ku, karena aku akan mengambil milikku kembali, dari pria brengsek Lezif Zoead itu, "


Putri nya langsung menimpali setiap pembicaraan nya,


"Asal Daddy tau, sebenarnya aku kembali untuk menempati tempat kediaman Zoead, "


Elzedam Deziren tidak percaya, bahkan semua keluarga kerajaan Berland tau semua yang terjadi dalam kehidupan sang Putri tunggal pemegang kuasa dua kubu itu,


Tanya Oma kepada nya,


"Tapi bagaimana bisa kau melakukan hal itu El, seharusnya kau tak berada disana, "


jawab Elghora Dezira yang secara terbuka mengatakannya, ia berani jujur karena ada Sang Daddy disamping nya,


"Untuk balas dendam Paman Lerif dan demi menyadarkan Lezif, bahwa Keluarga besar Zoead tak akan pernah lengkap tanpa paman disana, dan semua itu karena ulah Limoran gadis gila sekaligus adik angkat Lezif, juga mantan teman kuliah ku, Apa Daddy percaya dengan semua perkataan ku? "


melihat sang Putri menatap penuh harap akhirnya Elzedam menganggukkan perlahan,


"Iya Daddy percaya sepenuhnya tindakan mu yang beralasan baik, tapi kemana kau pergi sejauh ini? "


jelas Elghora Dezira,


"Aku pergi jauh dan hidup bahagia bersama Putra ku Daddy, "


. "APA? "

__ADS_1


semuanya kompak kaget bertanya kepada Elghora Dezira kecuali Berlind Berlinze, sebab dirinya orang yang paling tau segalanya mengenai wanita dalam pengintaian nya tersebut,


Tanya Daddy kepada Elghora,


"Kalau begitu kau berpisah dengan nya dan mengandung_"


kalimat menggantung itu sontak membikin Elghora Dezira membenarkan semuanya,


"Daddy tidak perlu khawatir, dia Putra dari keturunan keluarga tertua Zeidan,"


"Stive El Zeidan, ku pikir kau sudah tak lagi berhubungan dengan nya El? "


"Tidak Dad, hubungan kami selalu terjalin sampai sekarang, "


"Benarkah, lalu dimana cucu ku saat ini?jangan bilang kau menyuruhnya untuk ke_"


"Yapz,menemui Stive El Zeidan, beberapa hari lalu dia mengatakan akan tinggal dikediaman Zoead, dan mereka semua menyambut dengan hangat keberadaan Zeman Zeridhan, dia Putra yang paling aku sayangi, dan ku harap Daddy tidak akan termakan setiap perkataannya jika bertemu dengan nya, "


"Astaga ada apa dengan perkataan mu itu, seolah aku akan bertengkar saja dengan cucu ku itu, jika dia keturunan Zeidan maka_"


sahut Oma,


Tanya Elghora yang sangat penasaran,


"Sebenarnya kenapa kalian sampai menjebak ku seperti ini? memang adakah yang salah dengan wanita itu? "


Akhirnya cerita yang sangat panjang mengikuti pembahasan pernikahan keduanya, Elghora Dezira mendengarkan dengan penuh keseriusan, lalu,


"Wah pantes saja, dia haus banget dengan_"


Timpal Berzand,


"Memakan wanita,Sebaiknya kau kembali bersama Daddy mu sebelum Putra Mahkota gila itu ngelunjak lebih dari orang yang tengah tak sadar di sembarang tempat, lalu sekarang apa yang akan kau lakukan, Elghora? "


sahut Elghora,


"Pergi sama Daddy, ogah gue jika lama-lama dikandang harimau kek model beginian,tu liat langsung muram liat betinanya akan kabur kali ini, hahahah, Berzand, sikat aja tu kakak mu, nyebelin banget bukan! "


"Gak perlu kau katakan,aku lebih paham tentang nya dibandingkan dengan mu, dia itu gila jika ada kau, jadi lebih baik kau pergi setidaknya ia tidak akan kambuh lagi, Elghora Dezira! "

__ADS_1


sontak Berlind langsung mengatakan sesuatu,


"Kalian berdua sengaja ingin memakan ku habis-habisan didepan keluarga, kau pikir aku takut, satu banding dua, aku tidak takut sama sekali, mengerti! "


seluruh keluarga tertawa merespon ucapan ketiga orang yang masih bergelut saling tatap diantara ke-tiga nya, lalu Elghora Dezira pun kembali ikut bersama Elzedam ke kediamannya,


Batin Elghora yang bersorak akan kemenangan nya,


"Iyezzz, berhasil lolos juga, kini aku bisa melanjutkan rencana kedepannya lagi, tunggu aku, Stive, kenapa jadi kepikiran yah? "


setelah perjalanan yang cukup panjang akhirnya tubuh letih itu terbaring diranjang berukuran size tersebut, dengan mata yang mengawasi atap ruangan, bayangan wajah Stive selalu menghantui dirinya,


"Kenapa dia selalu muncul dihadapan ku sih? oh mungkin aku yang merindukan nya, astaga, dia itu selalu berputar dikepala ku, dan ketika aku berada didalam kediaman Dezir, kehangatannya selalu ada menghantui ku, memang hidup ku sudah begitu erat bahkan Elghora Dezira kau berada dalam hubungan terdalam yang sangat sulit untuk bersatu dalam sebuah keluarga, memang patut aku akui, itu benar nyatanya, sulit, tapi sampai kapan pun aku akan terus maju tanpa mundur, sebab Stive El Zeidan adalah milikku, "


menarik nafas dalam-dalam,


"lalu siapa pun penghalang bagiku, maka akan lenyap ditangan ku, akan ku pastikan hal itu, termasuk kau Anggelika Reslium, "


Tepat kedatangannya disambut hangat oleh Zeman Zeridhan, Stive tersenyum melihat Sang Putra berdiri dihadapan nya, Menyambut kepulangannya,


"Sudah pulang, wajah yang penuh khawatir itu, sebentar lagi juga akan berubah cerah, jadi_"


sambil menepuk bahu Sang Ayah,


"Dia akan segera menghubungi mu, yang dinanti tak jua dimiliki, namun yang diraih selalu pada kehidupan akhir yang asli, ku harap kalian berdua bisa melanjutkan ke jenjang yang pasti, Ayah! "


senyum binar Stive El Zeidan kepada Zeman,


"Tentu saja Zeman, itulah yang selalu ku nanti bersama Mommy mu, "


sebuah panggilan dering membuat kedua mata Stive El Zeidan melotot,


"Kau dimana? kedaiaman? apa Zeman baik-baik saja? "


"Kenapa kau tidak menanyakan ku? melainkan jawaban pastinya kau pun tahu El! "


"Ya, karena aku tau kau tidak akan baik-baik saja tanpa ku, benar kan! dan semoga kedepannya bisa berakhir bahagia Stive, itu yang sangat ku harap kan! "


"Begitu pula dengan ku,Elghora Dezira,aku sangat merindukan mu,"

__ADS_1


melihat ekspresi senyum dan gelagat pria dihadapan nya sejak melihat layar ponsel, sudah dipastikan jika yang menghubungi itu adalah Sang Mommy Elghora Dezira, cintanya sangat terlihat jelas, namun nyata dirasakan walaupun itu untuk orang disekitar.


__ADS_2