
Sesampainya di markas Erghone Dezirev tubuh Elghora langsung ambruk di sofa menghela nafas panjang menanti apakah dia akan berhasil melakukan nya,atau hanya bisa membuat kepercayaan akan cinta nya yang begitu besar berakhir dengan sebuah kekecewaan, Erghone tau saat ini sang adik benar-benar sangat kacau dengan semua keputusan terbesar dalam hidup nya, mungkin ia tau bahwa sehari akan sangat mustahil bagi Stive langsung mendeprat melepaskan status yang begitu diinginkan oleh Biyanka Barnia untuk dirinya tersebut,
Tak disadari sedari tadi seseorang yang tengah memantau dirinya berjalan mendekati ke arah sofa, Erghone Dezirev yang tau siapa dia nyaris menundukkan pandangan tak mampu berkata-kata, dia tidak lain adalah sang Daddy Elzedam Deziren wajahnya yang sangat menahan amarah sudah terlihat, menatap sang putri penuh harap dengan bulir air mata membasahi pipinya nampak jelas bagi Sang Daddy,
Ucapnya,
"Kau tau El, seharusnya sekarang juga aku membawa mu pergi dengan ku, namun melihat harapan yang begitu besar kau tunggu dari pria itu, maka demi kebahagiaan mu Daddy akan menunggu nya selama sehari seperti permintaan mu, jadi tenangkan dirimu, masalah Biyanka Barnia Daddy sudah mengurus nya, "
Elghora langsung berdiri menghadap sang Daddy,
"Maksud Daddy apa bicara seperti itu! "
Menarik pergelangan tangan Elghora dengan lembut serta mendudukan dirinya diatas pangkuan sang Daddy,
"Daddy tak mengizinkan mu untuk mengurus masalah pelik seperti ini, tapi gadis itu perlu mendapatkan pelajaran yang sangat berharga jadi beberapa saat lagi dia akan mendapatkan imbasnya, jadi kau tenang saja, putriku, "
membelai lembut kepala Elghora Dezira,
********
Dikediaman Vila Zeidan ternyata telah kedatangan petugas kepolisian,disana mereka mencoba menangkap pelaku pembunuhan, sedang seluruh keluarga terkejut luar biasa apalagi saat sang petugas memberitahukan kalau pelaku bernama Biyanka Barnia, maka ibu dari Stive El Zeidan terkulai lemas sekarang bahkan dia sudah mencoreng nama keluarga baik Zeidan, dengan begini maka Stizo yang berjalan keatas kini menyeret Biyanka Barnia agar keluar dari kamarnya,
sebelumnya tanpa sepengetahuan keluarga besar Zeidan Biyanka Barnia datang dengan cara mengendap-endap supaya tak ketahuan oleh keluarga, nyatanya siapa yang meminta mereka untuk melakukan penangkapan sudah jelas dalam pikiran gadis itu adalah Elghora Dezira, dia tak tahu kalau dalang dibalik semua ini adalah ketua besar keluarga Dezir,
Namun sangat disayangkan sebelum petugas membawanya Stive mendekati wanita itu untuk membuat dirinya menandatangani surat perjanjian untuk kebebasannya, ternyata itu hanya kedok palsu untuk membuat dirinya menandatangani surat perceraian mereka,alhasil sempurna dia akan terbebas dari wanita gila yang selalu membuat nya kacau setiap saat,
atas kebodohan dari tindakan nya tak ada satupun dari pihak keluarga Barnia mampu membebaskan dirinya, sebab kondisi keuangan mereka sudah tak seperti dulu, semua serba pas-pasan dan hal ini menyebabkan Biyanka Barnia harus merasakan rasanya dalam jeruji penjara yang mengerikan,
Stive yang mendapatkan peluang tersebut maka ia bergegas pergi mengurus segalanya dan akhirnya tepat pembebasan dirinya menyandang seorang identitas baru begitu melegakan,
__ADS_1
Ujarnya,
"Aku menjadi seorang Duda demi mendapatkan Elghora Dezira apapun itu sama sekali tak berpengaruh bagiku, yang menjadi tekanan ku sebelumnya sudah menjauh pergi,sangat sempurna ketika terbebas dari hama gila yang Mengahntui setiap hari,dan sekerang apakah keluarga besar berdarah Dezir akan menerima ku dengan status baru ku ini dan semua pembeda diantara kami? "
Tanpa pikir panjang waktu tepat menunjukkan jam sepuluh malam,
Gumamnya yang sedari tadi mengendarai mobil miliknya,
"Tunggu aku Elghora,aku akan mendatangimu sekarang juga! tak sabar aku bisa kembali lagi bersama dengan mu, "
senyum bahagia terkulai mempesona melihat dirinya dikaca mobil seperti nya apa yang ada pada dirinya pastilah akan diterima oleh sang Daddy Elzedam Dezirev,dia sama sekali tak peduli akan semua konsekuensi yang nanti terjadi kepada dirinya,
Hal aneh terjadi tanpa aba-aba,
"BRUAK, "
mobil Stive El Zeidan ditabrak dari belakang hingga dengan kecepatan tak mampu dicegah nya walaupun rem sudah dipijak dengan kuatnya agar tak terseret dan,
"Aaaaa.... Tolong.. seseorang tolong mereka, mobil hitam itu ditabrak dari belakang da_n keduanya masuk kedalam jurang, bagaimana ini? "
lalu ada dari mereka yang memanggil polisi sekaligus mobil ambulans beserta petugas dan dokter dikerahkan,untuk mengetahui apa yang terjadi dengan mobil tersebut,
Namun dari hasil olah TKP ternyata mobil yang ditabrak adalah milik keluarga Zeidan, hal itu langsung menjadi penghubung dengan anggota keluarga nya, mudah bagi mereka langsung melakukan panggilan sebab seluruh anggota keluarga besar Zeidan memiliki hubungan erat dengan para pihak kepolisian setempat,
Zherico orang pertama yang mendapatkan kabar atas kecelakaan putra nya yang mengakibatkan hilangnya keberadaan sang putra nyaris tak bisa diterima,dikabar kan mobil sang putra masuk kedalam jurang membikin syok berat dihati Zherico,namun waktu tepat menunjukkan jam dua belas malam, tiga jam lebih akhirnya mereka mendapatkan informasi dari pihak yang sedang melakukan pencarian ternyata Tuan Stive El Zeidan masih hidup,
sedangkan seseorang yang mengendarai mobil yang tengah menabrak mobil putra tertua keluarga Zeidan dinyatakan meninggal dunia, hal ini menjadi sangat menyulitkan untuk penyelidikan lebih lanjut, sebab yang menjadi tersangka ditemukan tewas ditempat, Zherico yang sedari tadi di lokasi kejadian sangat menyayangkan karena kematian si pelaku, kini putra nya menjadi korban dari kebodohan seseorang dengan sangat mengenaskan,
**********
__ADS_1
Dipenjara,
Gumamnya dalam pikiran Biyanka Barnia,
"Kau bodoh Stive, kau pikir aku orang yang semudah itu dikelabui, yah, sekarang kau sudah bebas dari jerat pernikahan dengan ku, namun apa kau tau bukan hanya kau, aku juga memberikan kejutan diluar nalar mu, sayang, ahahahah, jika aku tak bisa memiliki mu, maka tak ada yang bisa mendapatkan dirimu kecuali aku, dan jika aku disini, maka gadis itu akan disana, dan kau akan ditengah dengan semua rasa sakit yang sudah ku rencanakan sejak awal, jadi kita semua bisa menjalani hidup menarik tanpa dapat memiliki dari salah satu kita bertiga,ini sangat menarik,dan jika aku bebas maka orang yang ingin aku lihat adalah penderitaan mu Stive El Zeidan, mampukah kau bertahan tanpa Elghora Dezira, begitulah keinginan ku agar kau bisa merasakan apa yang ku rasakan saat ini, "
**********
Di markas
Elghora Dezira kini dibawah sang Daddy Elzedam Deziren dikediaman besar Dezir,tempat dimana gadis itu sejak awal berada, semua angan memandang semu bulan yang kini menerangi malam,
Ucap lirih Elghora,
"Aku akan selalu merindukan mu, Stive El Zeidan, ku harap aku mampu melupakan semua kasih sayang mu padaku, dan semoga kau bahagia bersama dengan Biyanka Stive, Maaf aku harus meninggalkan semua kenangan kebersamaan kita, makasih untuk semua perhatian khusus mu hanya untuk diriku, Stive El Zeidan, "
Mendengar perkataan lirih sang putri Elzedam seolah tersayat, karena gadis yang paling berharga dihidupnya dilukai dengan harapan palsu orang lain, seandainya dirinya menyelidiki tentang Stive yang tak kunjung datang maka ia akan mengetahui segalanya yang terjadi tentang kekasih hati putri tercintanya itu,
Kini semua seperti kemauan si benalu wanita gila yang saat ini mendekap dijeruji besi tersebut, ketiga dari kehidupan berbeda sudah mulai berjalan sesuai keinginan nya, sehingga dirinya kini semakin tersenyum lepas dibalik penjara itu,bagaimana tidak,ada seseorang kaki tangannya yang dibayar besar untuk melakukan semua aksi bermain heroik dengan Stive El Zeidan untuk nya, sebuah kecelakaan sengaja dibuat seolah si pengendali mobil lainnya mengalami masalah dengan rem blong dari pihak mobil yang menabrak Stive El Zeidan, bisa dibilang sejak awal itu adalah niatnya agar para polisi tidak curiga sebab sang pengemudi mobil pun ikut masuk kedalam kecelakaan dan tewas seketika,
Dan dari kaki tangan tersebut ia bisa mengetahui keadaan semuanya tentang Stive El Zeidan yang masih terbaring Koma dirumah sakit, Biyanka Barnia yang mendengar hal itu terkekeh kecil tidak menyangka kedua pemain dalam kehidupan nya bisa dipisahkan dengan sangat menyenangkan,
Ucap Biyanka Barnia yang mendapatkan kunjungan dari Kaki tangannya,
"Baiklah, tetap awasi Stive? lalu bagaimana dengan Elghora Dezira? "
jawab tegas sang kaki tangan,
"Maaf Nona, wanita itu menghilang bagai ditelan bumi, tak dapat satu pun akses yang bisa mengetahui segalanya tentang gadis bernama Elghora Dezira itu, "
__ADS_1
sebenarnya ini mengejutkan Biyanka sebab kenapa selalu sulit jika berurusan dengan wanita yang salah untuk dijadikan intaian tersebut.