Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Gusar


__ADS_3

Seiring berjalannya waktu, disetiap tempat pikiran Elghora Dezira penuh dengan semua anggota keluarga nya, tak mampu terlewatkan adalah sosok yang sejak lama membuat ia harus menjalani hubungan terdalam kini terlepas dengan mudah nya,


padahal butuh waktu serta usaha maksimal hingga dirinya bisa menggapai sejauh ini, tapi tatapan itu selalu memandang langit bahkan awan yang terlihat cerah oleh manik hazel biru tersebut,walau memandang begitu lama hati Vizhen Devizher amatlah gusar dengan sikapnya,


pasalnya baru kali ini dia begitu over protective kepada seseorang, dan itu malah terjadi saat sang adik benar-benar mengubah jalan pemikiran nya, sehingga secara jauh bisa membayangkan delusi akan kehidupan yang akan datang dengan kebahagiaan tersendiri bisa bersama dengan Elghora Dezira,


beda dengan kegusaran Elghora Dezira penuh dengan kekhawatiran akan kedepannya, jika awalnya saja selalu sembrono sedemikian rupa, ia bahkan tak bisa menjamin apa pria itu masih mampu memegang janjinya terhadap sang Mommy tercinta,


sudut pandang Elghora terkait Vizhen merupakan definisi sempurna akan semua yang tengah menimpanya, sosok orang nampak dingin, lambat namun harus dituruti semua keinginannya adalah hal tersulit bagi hati juga jalan logis Elghora Dezira,


satu bulan sudah berlalu, semakin hari Vizhen Devizher sama sekali tak menampakkan wajah nya,disetiap sudut ruangan dimana pun itu, nihil percuma lelah agar bisa mengetahui keberadaan nya, tapi ia kini sedang melakukan perjalanan bisnis dan beberapa rekannya dalam perusahaan ternama,


merasakan ketenangan selama sebulan penuh dirinya mampu bernafas lega, pada saat tertentu Elghora Dezira dikagetkan oleh sebuah mata yang begitu merindukan kehadiran nya,


"Oii penampakan real yang menjengkelkan,"


Hal itu justru menjadi gelak senyum bagi Mozhe dan Sinhe,


Ujar Mozhe,


"Hiaaa, apa kau merindukan kami cantik? "


jawab enteng Elghora,


"Setan kali yang rindu ama lo, "


tanya nya balik,


"Kalau begitu siapa yang paling kau rindukan emmm? "


tidak sengaja bibir Elghora Dezira membicarakan seseorang yang begitu memuakkan bagi Vizhen Devizher,


"Tentu saja stive El Zeidan lah, "


dengan sekejap saja ia langsung menangkup kan kedua bibir dengan kedua telapak tangannya agar tak memancing emosi seseorang yang sedari tadi sudah hampir meledak,


Batin Elghora,


"Dia kenapa sih mudah banget berubah-ubah? tadi senyum seolah merindukan, sekarang seolah ingin memakan orang hidup-hidup, ini semua rumit adanya, hahhh, "


ketika keempatnya berjalan menyusuri setiap lorong tiba-tiba langkah Vizhen terhenti saat salah satu anak buahnya mengatakan,


"Tuan akan ada pertemuan secara rahasia dimeja perkumpulan Mayuran, Tuan sedang ditunggu untuk saat ini! "

__ADS_1


barulah pria menjengkelkan itu pergi dan enyah dihadapkan Elghora namun,


"Perkumpulan Mayuran itu apa? kok baru mendengar nya, "


Sahut Sinhe,


"Tentu, karena itu kelompok yang didirikan oleh kepemimpinan kakak mu sendiri, dan dia orang paling dihormati disana, "


masih berada dalam kejauhan Elghora Dezira dan Mozhe semakin mendekat alhasil, ia tercekat diam saat melihat seseorang yang nampak dikenal olehnya, selama dalam pengupayahan diri membangun kekuatan besar serta gencar nya kekuatan tersebut, tak luput dari pantauan seseorang yang teramat membuat Elghora Dezira tersungut emosi,


Dan kini orang itu ada disamping sang kakak, Ucap nya yang didengar oleh Mozhe,


"Apa yang dilakukan Morvez Morvize disini? "


tapi suara nyaring pelan Mozhe membikin sesaat tubuh Elghora Dezira mematung ditempat,


"Kau kenal dengan nya, dia adalah kakak kandung Vizhen Devizher, pantas sih kalau kau sudah tau, kan kau adik angkat nya, tunggu dulu, dari mana kau tau coba Elghora? "


sontak dengan cepat ia pergi berlari menjauh dari sana, namun melihat pergerakan itu Morvez menyusul sehingga menimbulkan sebuah tanda tanya pada Vizhen Devizher,


Gumam nya yang terdengar oleh Sinhe,


"Jadi kakak sudah mengenal Elghora? benarkah, ataukah ada sesuatu yang selama ini terlewatkan oleh ku, hemmm, "


Tanya Morvez Morvize,


"Apa yang kau lakukan disini, Elghora Dezira? "


balik dirinya bertanya,


"Seharusnya itu menjadi pertanyaan bagiku buatmu juga, Morvez? "


keheningan terjadi namun selang beberapa saat Morvez kembali bersuara,


"Jangan bilang kau kemari karena Vizhen Devizher, lalu bagaimana dengan keluarga mu? "


heran dengan semua perkataan barusan,


"Jadi kau cukup jauh melenceng dari nya yah, kau mengkhawatirkan mereka, bahkan seharusnya kau tau semua ini terjadi juga karena ulah adik mu itu, dan sialnya semua terikat juga karena mendiang Mommy, kau pikir aku disini bisa berkutik, bahkan segalanya diambil alih oleh adik gila mu itu, "


mendengar semua penjelasan itu kedua mata Morvez melotot tidak percaya, sebab adik yang dikenal nya dingin tak akan sampai berbuat sejauh itu, pasti kini dirinya berpikir sesuatu terhadap apa yang dirasakan oleh sang adik kandung nya tersebut,


tanya nya yang membikin Elghora geram,

__ADS_1


"Apa kau menyukai nya Elghora? "


jawabnya kesal,


"Gue masih suka sama Stive, lagian kau juga tau jika kegilaan ku hanya pada pria itu, sekarang dari mana kau bisa menyimpulkan dengan garis besar lidah mu itu, menanyakan apa aku menyukainya? kau sadar kan Morvez! "


helaan nafas panjang terjadi antara keduanya,


"Aku juga tau itu, hati mu hanya berpaut pada Stive, tapi aku bisa melihat dengan sangat jelas dari semua penjelasan mu itu, Vizhen bukan tipikal orang yang akan berbuat seperti itu kepada seseorang yang sama sekali tak dikenalnya, kau pasti berpikir begitu kan, dengan semua reaksi nya, kau lah yang akan paham tentang maksud ucapan yang ingin aku sampaikan ini, "


"Bahwa seperti nya adik mu lah yang terobsesi oleh kehadiran ku, lebih dari itu mala, perasaan ku saja seolah aku adalah Santapan nya setiap saat, aku bisa tau hal itu tapi, kau pikir aku bisa bebas dan keluar dari sangkar yang ia berikan disekitar ku, oh astaga aku jadi naik darah karena ulah Vizhen Devizher, "


wajah kebingungan keduanya membikin senyum seseorang dari kejauhan merasakan kepausan dalam dirinya, kemenangan selalu ada dalam genggaman nya, tak akan ada yang bisa terlepas jika sudah berurusan dengan seorang Vizhen Devizher,


Morvez Morvize pun berpikir,


"Kau yakin tak ada jalan, "


rutuk nya,


"Ni hari pengen gue bogem seseorang biar puas emosi yang liar ingin pukul orang sejak dari tadi, "


namun saat Mozhe lewat menyindir,


"Wihhh ada nenek lagi uring-uringan ni, siapa tuh? "


seketika Elghora Dezira menghampiri memberikan beberapa bogeman kepada nya, tak lupa Mozhe menghindari nya secara berkala, tapi beberapa bogeman justru terlepas dengan mudahnya, sejauh apapun dirinya berusaha, Elghora Dezira tak akan melepaskan seseorang yang menghina nya sebagai seorang nenek,


Ucap Morvez,


"Kenapa mala cari masalah dengan orang yang salah astaga? kau itu sama gila nya dengan Cara pikir Vizhen, hahhhh, lalu sekarang aku harus apa? dilerai aku juga akan kena bogem, diliatin mulu juga kasian, hahhhh pura-pura gak liat kali yah, hemm, jadi penonton aja, "


Ungkap seseorang yang meminta bantuan kepada Morvez,


"Kak bantuin kenapa mala bengong? kak Morvez ni nenek pisahin apa? dari tadi naik darah gak jelas banget, "


"**BUK, "


"BUK, "


"BUK**, "


ujar Morvez Morvize,

__ADS_1


"Udah salah gak minta maaf malah mancing kedua kalinya, jika gak dibuat pingsan, bukan Elghora Dezira namanya, dia anak dari kubu yang mengherankan namun membuat jerah lawan jika melawan, "


__ADS_2