Elghora Hubungan Terdalam

Elghora Hubungan Terdalam
Ditunda


__ADS_3

Setelah semua telah usai kini Elghora Dezira bukannya kembali ke kediaman pribadinya, melainkan ke Keluarga besar Dezir bersama sang kakak,melihat kedatangan mereka akhirnya Daddy Elzedam Deziren dari tetua terbesar dalam tingkatannya itu membuat hari ini menjadi hal terbaik bagi nya,


keberadaan kedua anak nya menjadikan hal terindah bisa berkumpul kembali seperti sedia kala,namun ada beberapa yang nampak berbeda dari biasanya, karena merasakan sesuatu yang berbeda, makanya Elzedam Deziren langsung bertanya,


"Ini ada apa kok pada sesungutan emm? Elghora, Elghone? "


tak ada respon sama sekali dari kedua anaknya itu, sedangkan Stive dan Anggeliya sama-sama hanya diam tanpa membalas, sebab kedua nya nampak ragu akan yang terjadi jika sampai ikut mencampuri urusan dua bersaudara tersebut,


lalu tibalah sang ketua besar di kalangan tertinggi itu menghela nafas panjang, tak ada jawaban, hanya wajah yang penuh masalah terukir di pandangan sang Daddy,


Ujar Elzedam agar suasana nya bisa berubah,


"El, apa kau akan menginap disini sayang? "


jawabnya asal,


"Sepertinya enggak, mau balik aja, lagian disini bikin mood ku makin nambah buruk saja, hahh, "


Elzedam berbicara kepada Sang putra tertua,


"Elghone, apa kau biang masalahnya emm? "


seketika Elghone pun menjawab nya,


"emmm sedikit Dad,gak banyak kok, "


sikat Elghora yang hendak melahap sang kakak,


"Lo tu cari masalah aja ma gue, emangnya apa gue punya salah ma lo, Elghone Dezirev? "

__ADS_1


percakapan keduanya saling berlanjut dihadapan sang Daddy, sehingga tak bisa berpikir lagi ia pun memutuskan untuk memaksa keduanya untuk tinggal di kediaman besar Dezir, melihat sikap dingin Daddy nya sontak keduanya diam dan saling pandang seolah berbicara lewat isyarat mata,


tingkah keduanya kini membuat Stive El Zeidan juga Anggeliya Reslium tersenyum menahan gelagat perubahan pasif mengagetkan itu, Namun disela itu tiba-tiba ada suatu perkara yang membuat keduanya kompak,


"Daddy mau katakan, jika ada rencana untuk menikah lagi, dan kalain akan mendapatkan Mommy baru lagi, "


Tanggapan keduanya sangat mencengangkan untuk disaksikan,


kata Elghone Dezirev,


"Aku gak setuju, Mommy ku hanya Elviren Dezira, tak ada yang lain, tak ada pula pengganti yang bisa menempati nya! "


Ujar Elghora Dezira yang semakin tersulut membara lagi,


"Keluar kan wanita sialan itu dari persembunyian nya, jika aku yang dapati dengan tangan ku sendiri, kupastikan dia akan mati hari ini juga, Daddy! "


Batin Stive,


"Ya ampun Daddy ini kenapa harus memberitahukan disaat yang pas ketika istri ku lagi emosi, seharusnya dia menunggu diwaktu yang tepat bukan, tidak seperti ini, astaga, akan ada perang es pasti nya, "


pikir Anggeliya Reslium,


"Bahkan masalah kali ini tak membuat kehadiran ku dipersalah kan karena sudah ada di sisi Elghone, dan lebih buruk nya keputusan sang Daddy memicu bentrok antar darah keluarga besar ini, "


Berjalan turun menuruni anak tangga dengan lihainya ia menyapa kedua anak dari Elzedam Deziren,


"Salam kenal, aku Batrecia Barmeliya, dan ku harap kalian menerima ku sebagai ibu dari kediaman Dezira, "


ketus namun pedas ucapan Elghora,

__ADS_1


"Oh begitu, yang jadi incaran mu adalah rasa hormat yang dimiliki oleh keluarga besar Dezira bukan, maka menikahlah,aku bersumpah akan menghancurkan semua yang kau genggam Daddy, tak tersisa, bahkan saat itu kau pun akan tau, dimana letak hati wanita sialan ini ditempatkan sebenarnya, lakukan lah, aku tidak main-main dengan perkataan ku barusan, kartu merah untuk mu Daddy, setelah itu jangan berharap bisa menemui ku lagi, sebab keputusan mutlak kau bersama nya akan membuat mu kehilangan putri mu ini, Elzedam Deziren, camkan itu! "


langsung pergi meninggalkan kediaman tersebut, tadi Elzedam berpikir untuk bisa berkumpul bersama lagi, tak tau juga bagaimana firasat anak itu bisa mengetahui persembunyian wanita yang kini diinginkan nya, semua rencana hancur seketika,


kepulangan sang Elghora menyisakan rasa sesak dalam diri Elghone, pertama kali ia mendengar kata sumpah dimulut gadis itu, ia tau dirinya tak mau posisi sang Mommy digantikan, sampai ia bertindak mengancam pria yang kini diam kebingungan akan apa yang akan menjadi keputusan, diantara ia mempertahankan putri nya atau lebih memilih wanita itu,


sekarang semua nampak tak terkendali Elghone Dezirev pun keluar kediaman bersama dengan Anggeliya Reslium, tatapan kebahagiaan sebelumnya sirna juga, dalam hitungan menit pilihan dari keputusan gegabah dirinya menjauhkan nya pada kedua anaknya, sekarang ia pun berseteru dengan pikiran nya, apakah akan melanjutkan atau melepaskan,


Dalam perjalanan pulang wajah Elghora nampak tak biasa, seolah telah terluka cukup dalam, sampai memandang Stive pun enggan, sebab kondisi hati nya memang sangat kacau, semua masalah datang bertubi-tubi, bahkan terbesar pun ia terjang dengan semua uantaian yang sangat pelik terhadap Daddy nya sendiri,


Gumamnya,


"Aku tak akan pernah main-main dengan semua perkataan ku, maka lanjutkan, nanti dengan jemari ini aku akan lengeser kan kediaman resmi bernama Dezir itu, asal dimana keluarga ku utuh, disitu pula aku sendiri yang akan memusnahkan nya, "


kejadian kali ini membikin Stive tak bisa melakukan apapun, sebab ini adalah hal yang menyangkut keluarga besar sang istri,dalam perjalanan panjang suasana mencekam terjadi didalam mobil, tanpa pembicaraan suara bariton pun tak ada yang menggema,


hingga sampai pada kediaman pribadi Elghora Dezira, Stive yang menatap punggung sang istri dari belakang tak mampu membuatnya tersenyum kali ini, karena Daddy yang begitu ia sayangi seolah mengambil keputusan tanpa menyertakan keberadaan putri nya tersebut,


hati resah itu pastilah sakit, hingga tanpa bertanya dan membuka suara, ia langsung membaringkan diri diranjang miliknya, tatapan Stive selalu mengarah kepada nya, ia pun berinisiatif untuk membuatnya meringankan masalah namun sepertinya hal itu sudah terbaca oleh Elghora,


"Tidur lah dan jangan mengganggu ku Stive! "


mendengar perkataannya barusan ia pun berbaring disebelah Elghora Dezira dengan menatap punggung sang istri tanpa bisa melihat wajah yang begitu ia rindukan, walaupun seharian ini bersama nya, namun keadaan selalu membikin hancur dalam sekejap mata,


mungkin inilah ujian dari sebuah permasalahan yang ada, saat ia bisa bersama nya, kadang berpikir, puncak masalah karena dirinya pastilah sudah terhenti, namun ternyata ada masalah lain yang membikin wanita nya termenung diam tanpa mau membuka hati dan bertanya, berpendapat atau apapun itu, ia sengaja ingin melakukannya sendiri tanpa campur tangan orang lain,


Batin Stive,


"Ku harap kau bisa melewati semua ini istriku sayang! "

__ADS_1


__ADS_2