Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab.34


__ADS_3

" Tuan memanggil saya?" ucap Farel saat sudah berada dalam ruangan presdir. Ia yang tadi dihubungi segera meluncur saat Bos nya ingin mengatakan suatu hal.


" kau cari tau dimana Istriku sekarang dan bagaimana kabarnya." perintah Harvey pada asistennya.


" Tuan, masa kau tidak pernah bertemu dengan istrimu? Dia kan ada di apartemen." jawab Farel


Brakk.


Bunyi meja yang digebrak begitu menggelegar. Harvey menatap tajam pada asistennya dengan tatapan mematikan.


" dodol, jika aku bertemu dengannya, tidak mungkin aku menyuruhmu mencari tau dia." sentak Harvey menahan kesal dihatinya.


Farel yang mendapat tatapan tajam menelan salivanya dan segera berlalu meninggalkan ruangan Bos nya.


Sepeninggalan Farel, kepalanya kembali berdenyut hebat hingga memutuskan untuk pulang.


Ia sungguh tak sanggup lagi melanjutkan pekerjaan ditengah penatnya isi otak. Berjalan gontai meninggalkan ruangannya, Ia mencari Farel.


" Rel." teriaknya saat melihat sang asisten hendak masuk kedalam lift.


Farel pun segera berbalik saat mendengar namanya dipanggil.


" ada apa Tuan?"


" kau tidak perlu kemana-mana dulu, aku sedang tidak enak badan jadi kau handel semuanya karena aku akan pulang istirahat."


Harvey berbicara dengan datar dan langsung masuk kedalam lift yang akan mengantarnya ke lantai satu.

__ADS_1


Ting.


Berjalan gontai keluar dari lift, Harvey menuju basement mencari mobilnya.


Drt.. Drt.. Drt.


Bunyi ponsel tak menghentikan langkahnya yang sedang menuju mobilnya. Sembari melangkah, Ia menjawab panggilan itu tanpa melihat nama sipemanggil.


" hallo." sapanya saat panggilan terhubung.


" nak, bagaimana kabarmu? Mommy rindu padamu dan menantu kecil Mommy juga, apakah kau sudah bertemu dengannya?" tanya Mom Ayu diseberang sana.


Menghela nafas sembari melajukan mobilnya, Harvey terdiam beberapa saat untuk memikirkan jawaban tepat untuk Mommy nya.


" aku sudah bertemu kemarin Mom, tapi hanya bertegur sapa saja karena dia buru-buru sekali. Sepertinya dia sibuk Mom." dusta Harvey agar Mommy nya sedikit tenang.


" baiklah Mom." jawab Harvey dan segera mematikan ponselnya.


****


Dua puluh menit mengemudikan mobilnya, Harvey sudah tiba di apartemen elitnya. Setelah memarkirkan mobil di basement, Ia berjalan dengan lesu.


kapan kita bertemu? aku hanya ingin bertanya kabar dan melihat wajahmu yang selalu terlihat imut sepanjang waktu. Jika kau masih marah, tolong maafkan aku. Tapi jika punya waktu, tolong bertemulah denganku walau itu hanya bertegur sapa saja.


Bermonolog dalam hati sembari berjalan, Harvey merasa sangat rindu pada istri kecilnya karena bagaimanapun juga, hanya Allen wanita pertama kali yang Ia sentuh.


Tiba didepan lift, Ia menunggu karena liftnya kian tertutup yang itu tandanya seseorang sedang berada didalam sana.

__ADS_1


Melihat jam dipergelangan tangan, Ia merasa waktu berputar sangat lambat.


Ting.


Berdiri dengan kedua tangan diselipkan dalam saku celana, Harvey menunggu liftnya terbuka. Menatap nanar pada pintu lift yang perlahan terbuka hingga samar-samar dirinya melihat sosok tak asing.


Gadis muda yang cantik, dengan kacamata hitam yang menutupi separuh wajah terlihat nyata didepan Harvey.


Deg.


▪︎


▪︎


Bersambung....


Jangan lupa dukung dan suport serta like and vote🥰😘😘😘


*****


Pengumuman:


Suport dan dukungan dari kalian para pembaca setianya Harvey dan Allen adalah semangat buat Mommy juga untuk berkarya selalu.


Jadi terus semangatin Mommy ya semua supaya Up setiap hari.🥰


❤SAYANG SEMUA❤

__ADS_1


__ADS_2