Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab. 61~ SEASON 2


__ADS_3

Mall Pusat.


Berada dilokasi syuting, kini Mama Allen tengah dibantu merias diri untuk melakukan beberapa adegan syuting yang menjadi bagiannya dalam naskah.


Ia terlihat sangat fokus membaca isi naskah yang dipegangnya.


" Wah, Kak.. wajahmu awet muda sekali." puji sang perias yang tengah memoles perona pipi diwajah Mama Allen.


Allen hanya membalas dengan senyuman manis.


" Tentu saja, Kak Allen kan belum punya anak. Kata orang, kalau belum punya anak maka kulit kita akan kencang. Pasti suaminya Kak Allen sangat bangga punya istri seperti ini, sudah cantik, terkenal lagi." sahut salah satu kru lainnya.


Sontak semua para kru tergelak, namun bukan berarti menertawakan Mama Allen. Mereka semua menyetujui ucapan kru tersebut.


" Cih, yang benar saja."


Mendadak muncul sesosok wanita sebaya Mama Allen. Menyahut tanpa permisi, membuat suasana seketika hening mencekam.


Para kru yang menyadari wanita itu adalah si aktris cantik— Fresya, istri dari aktor legendaris yakni Dawin , pun menghentikan tawanya. Mereka lalu kembali melakukan aktivitas masing - masing.

__ADS_1


" Mama Allen." Fresya menekankan panggilan itu, membuat Mama Allen menoleh.


" Benarkan? Tentu saja benar. Lihatlah, aku hanya memancingmu dan kau langsung bereaksi." Fresya tersenyum licik.


" Semua sedang sibuk, mereka tidak akan menyadari apa yang kita katakan. Kau bisa mengangguk jika memang kau itu adalah seorang Ibu dengan beberapa anak mungkin." ucap Fresya yang kemudian duduk disamping Mama Allen.


" Apa yang kau bicarakan. Aku tidak mengerti." Mama Allen tak bergeming dan tetap fokus pada naskahnya.


" Kau pikir bisa selama bersembunyi dari media sebagai wanita tanpa anak?" Fresya langsung to the point.


Ya, seperti biasa, Fresya dan Mama Allen memang terkenal sebagai musuh bebuyutan. Ketidaksukaan Fresya berawal saat dirinya mengetahui bahwa sang suami pernah mencintai sosok Allen dan bahkan sampai sekarang masih menaruh rasa.


***


" Kau boleh mencari masalah denganku, tapi jangan pada keluargaku." Mama Allen menegaskan ucapannya dan segera beranjak.


" Aku melihat anak gadis keluar dari gerbang rumahmu tadi."


Deg.

__ADS_1


Mama Allen menghentikan langkah kakinya dan menoleh menatap nanar pada sosok Fresya yang masih duduk santai dikursi tunggu.


Tak lama Fresya berdiri dari duduknya dan mendekati Mama Allen.


" Aku penasaran, apakah dia putrimu atau bukan." bisiknya tepat didepan wajah cantik Mama Allen dan segera berlalu.


" Kak Allen, syutingnya akan dimulai."


Suara pria muda menyadarkan Mama Allen. Ia menoleh dan mengangguk saat beradu pandang dengan orang itu yang notabene adalah manager yang merangkap sebagai asistennya juga.


Gery, pria muda yang kini selalu mendampingi Mama Allen. Gery adalah anak semata wayang dari Vallery dan sang suami yang kini sudah menetap di Singapura. Gery sendiri sering memanggil Mama Allen dengan sebutan Kakak karena Ia mengikuti perintah Ibunya untuk selalu menjaga privasi Mama Allen.


***


" Kak, apa ada masalah? Fresya mengganggu kakak lagi?" tanya Gery saat melihat raut wajah gelisah yang ditampilkan Mama Allen.


Mama Allen menggeleng dengan cepat.


" Tidak ada apa - apa. Ayo, aku harus syuting cepat biar pulang cepat juga." seru Mama Allen yang kemudian menampilkan senyum tipisnya.

__ADS_1


__ADS_2