Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab.38


__ADS_3

Mendengar jawaban istrinya, Harvey kian merasa bersalah sebab Ia yang mampu mencaritahu kabar istrinya, malah berpura-pura tak sanggup bahkan memilih tidak peduli sama sekali.


" kau tahu, saat aku merindukanmu Valery bilang aku mengidam jadi dia mencetak fotomu dengan ukuran paling besar dan memajangnya di ruang tamu. Dan benar saja, saat aku merindukanmu lalu melihat fotomu sembari mengelus perut aku menjadi lebih baik."


Celoteh Allen panjang lebar. Ia kini mendongakkan wajahnya untuk melihat wajah tampan suaminya.


" kau tau tidak, saat usia kandunganku masuk tiga bulan sampai empat bulan aku ingin sekali melakukan hal lebih seperti tadi dan Valery bilang aku masih dalam masa ngidam." timpal Allen lagi. Ia kini tak malu lagi untuk berbicara vulgar pada suaminya sejak pergulatan panas tadi.


" lalu bagaimana kau mengatasinya sayang?" tanya Harvey penasaran.


" aku hanya melihat fotomu lagi. Terkadang aku melihatnya sampai subuh lalu setelah itu aku merasa baik lagi." jawab Allen dengan jujur tanpa menutupi satu hal pun.


Raut wajah Harvey kini berubah sendu saat mendengar bagaimana istri kecilnya yang saat itu hamil muda malah berjuang sendiri tanpanya.


" Sayang, berapa umurmu sekarang." tanya Harvey setelah terdiam beberapa saat.


" enam belas tahun." jawab Allen sembari memejamkan mata namun tangannya terus mengusap dada bidang Harvey.


" Really? sayang, kau sangat muda untuk menjadi seorang Ibu." celetuk Harvey yang merasa panas ketika jemari Allen terus mengusap dada nya.

__ADS_1


" siapa suruh kau membuatku hamil terlalu cepat" gerutu Allen yang kini membuka kelopak matanya. Ia menatap wajah suaminya dengan intens.


" kapan ulang tahun mu sayang?" tanya Harvey mengelus lembut pipi tembem istrinya sedangkan tangan lainnya mengusap perut buncit yang masih polos.


" tepat saat aku baru mengetahui kehamilanku enam bulan lalu." ucap Allen menyentuh wajah suaminya yang menatapnya penuh cinta.


" bisakah aku meminta satu hal?" timpal Allen lagi yang kini menjadi gugup.


Harvey yang melihat tingkah Allen kini mengernyit bingung lalu mengangguk kecil.


" aku masih ingin."


Sedangkan Harvey yang mendengar keinginan istri kecilnya, seketika senyum merekah diwajah tampannya. Dengan sigap Ia menarik selimut dan melemparnya hingga tergopoh di lantai.


Menindih tubuh istrinya dan memberikan ciuman hangat yang semakin menuntut. Allen yang memang menginginkan hal ini tentu saja membalas tautan bibir suaminya hingga percintaan panas kembali dimulai.


****


Waktu berlalu terasa cepat hingga saat ini malam sudah tiba. Harvey dan Allen yang baru menyelesaikan olahraga panasnya di atas ranjang, kini sedang berada di meja makan, menikmati makanan yang dibeli secara online.

__ADS_1


" sayang, besok aku akan mengambil cuti satu hari. Aku ingin membawa mu ke mansion." ucap Harvey disela-sela makannya. Ia tersenyum melihat Allen yang makan dengan lahap bahkan tak menyahut sama sekali dan hanya memilih mengangguk kecil.


" sayang, bagaimana jika kita menggelar pesta pernikahan lagi. Lagipula kemarin pernikahan kita sangat mendadak." usul Harvey hingga membuat Allen seketika menghentikan kegiatannya dengan mulut yang penuh makanan.


" untuk apa? lagipula kita sudah menikah dan semua orang sudah tau." ucap Allen saat selesai meneguk habis air minumnya.


▪︎


▪︎


Bersambung....


jangan lupa kasih dukungan dan suport untuk Mommy serta like and vote ya🥰😘😘


****


Sekilas info:


Besok Mommy tidak Up cerita Harvey dan Allen ya karena ada kesibukan didunia nyata.😊

__ADS_1


❤SAYANG SEMUA❤


__ADS_2