Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab. 43


__ADS_3

Lima belas menit perjalanan, Allen sudah tiba di kediaman orang tua suaminya. Memakai kacamata hitamnya, Ia keluar dari taksi dan berjalan masuk ke mansion.


Langkahnya yang belum sampai di pintu utama mansion, Allen sudah kesulitan bernafas karena perutnya yang besar.


" Nyonya, biar saya bantu." ucap salah satu bodyguard yang berjaga didepan pintu masuk mansion Murray. Ia kasihan pada Nyonya muda-nya yang tampak kesulitan berjalan karena perut yang buncit.


" Terima kasih, tidak perlu." tolak Allen dengan senyum manis di bibir mungilnya.


Tuan Harvey beruntung sekali punya istri masih muda, udah cantik, kaya pula.


" biar Daddy membantumu." ucap Daddy Ben yang tiba-tiba datang.


Allen yang mendapati Ayah mertuanya menawarkan bantuan, kini tersenyum kikuk karena Ia sungguh malu, sebab selama ini Ia tidak pernah terlalu akrab dengan mertuanya.


" baiklah Daddy." jawab Allen tersenyum manis, Ia tak tega jika menolak Ayah mertuanya.


Seperti melayang, Allen tiba-tiba saja digendong Daddy Ben hingga membuatnya malu seketika.


" ke...kenapa Daddy."


" diamlah, setelah Harvey datang Daddy akan memberinya pelajaran karena sudah membuatmu datang sendiri." ucap Ben dengan lantang, memotong perkataan menantunya.

__ADS_1


Menelan salivanya, Allen menciut saat melihat wajah mertuanya yang datar nan dingin. Sejujurnya Ia tidak tega jika nanti suaminya diamuk oleh Ayah mertua, namun disisi lain dirinya juga kesal pada sang suami.


****


Setelah mendudukkan sang menantu dikursi sofa ruang keluarga, Ben segera keluar dari mansion meninggalkan menantu dan istrinya yang kebingungan.


" ada apa dengan Daddy sayang?" tanya Mom Ayu pada menantunya.


" entahlah Mom." jawab Allen yang kini sudah khawatir dengan keadaan sang suami.


" Oh iya, menantu Mommy ternyata sudah mengandung cucu kedua keluarga Murray. Terima kasih ya sayang karena sudah memberikan hadiah terindah untuk kami." ucap Mom Ayu antusias. Ia sangat senang dengan kehamilan menantunya.


" memangnya Mommy sudah punya cucu pertama?" tanya Allen.


" tentu saja nak. Kau tidak tau, adik bungsu suami mu itu sudah hampir melahirkan." terang Mom Ayu dengan wajah bahagia, menanti kedua cucu nya.


" tapi, sepertinya perutmu sudah besar sekali, kapan kau melahirkan sayang?" tanya Mom Ayu lagi.


" tiga bulan lagi Mom." jawab Allen dengan senyum yang terus menghiasi wajah tembemnya.


" oh, kau belum mengenal baik keluarga kami kan? Jadi Mommy akan memperkenalkan anggota keluarga Murray." ucap Mom Ayu dan segera menyuruh salah satu pelayannya untuk mengambilkan album foto keluarga Murray.

__ADS_1


Tak membutuhkan waktu lama, pelayan wanita sudah datang membawa album foto keluarga Murray dan menyerahkan pada nyonya besar mansion.


Sembari membuka lembaran album foto, Mom Ayu memperkenalkan semua anggota keluarga.


" ini aunty Jeny, dia satu-satunya saudara Daddy. Dia tinggal di Belgia dan punya tujuh putri. Aunty Jeny tidak punya anak lelaki padahal dia sangat menginginkannya."


" oh kalau ini suamimu dan saudari kembarnya Harley dan Krystal." ucap Mom Ayu panjang lebar.


" Mom, Krystal mirip barbie, ya." sahut Allen setelah lama memperhatikan wajah saudari kembar suaminya.


" Iya, dia cantik sekali dan kecantikannya diluar lingkaran keluarga Murray. Kau tau, dia terlahir dengan beberapa kelainan, tapi Tuhan memberinya takdir baik dengan membuatnya menikah bersama pria yang sangat baik dan mau menerima kekurangan putri bungsu kami." celoteh Mom Ayu panjang lebar hingga tak terasa air mata mengalir dikedua pipinya.


▪︎


▪︎


Bersambung....


Jangan lupa dukung dan suport serta kasih like and vote, ya. Biar Mommy semangat UP setiap hari.🥰😍😘😘😘


❤SAYANG SEMUA❤

__ADS_1


__ADS_2