Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab. 80~ SEASON 2


__ADS_3

" Apa sebaiknya aku hubungi Daddy?" ucap Mama Allen— meminta pendapat suaminya.


" Jangan Sayang, aku tidak enak mengganggu Daddy. Kau tau kan, Daddy banyak berubah setelah Mommy pergi. Jika kita menghubunginya, itu akan menambah bebannya lagi." tutur Papa Harvey.


Raut wajah Mama Allen seketika sendu, teringat lagi akan lika-liku hidupnya diawal pertama menginjakkan kaki dimansion Murray. Kehilangan sosok Mom Ayu masih terasa seperti sebuah peristiwa yang baru terjadi kemarin walau kejadiannya sudah dua puluh empat tahun berlalu.


" Sayang, jangan berfikiran lain. Ingat kata dokter, kau harus menjaga pola hidup sehat." seru Papa Harvey lagi saat menyadari wanitanya melamun saja.


Mama Allen menoleh, dan memperlihatkan senyuman manisnya. Dia lalu mendekat dan memeluk lengan suaminya dengan mesra sembari menikmati suasana tenang saat ini.


" Sayang, kalau dipikir-pikir.. kita sudah lama bersama ya. Padahal aku selalu merasa baru kemarin bertemu denganmu dibawah pohon dan nikah dadakan." ujar Mama Allen yang masih merengkuh lengan kekar suaminya. Merasa lucu sendiri saat mengingat momentum kocak itu.


" Humm, kau tau.. saat itu pikiranku sangat kacau jadi aku mengiyakan permintaan warga karena kupikir setelah menikah aku bisa langsung menceraikanmu, tapi ternyata kau malah menolaknya." imbuh Papa Harvey— tersenyum tipis saat mengingat masa muda nya.

__ADS_1


" Tapi kau beruntungkan punya istri sepertiku. Sudah baik, cantik, banyak uang lagi." celetuk Mama Allen yang memuji dirinya sendiri.


" Jauh lebih beruntung, Sayang. Memilikimu, sama seperti memiliki seluruh dunia ini. Kau dan anak-anak adalah sesuatu yang tidak bisa kuberi harga." Papa Harvey memuji istrinya sembari fokus pada kemudi.


" Ah, kau tau.. Ini sudah dua puluh lima tahun dan aku belum pernah bertanya kenapa kau bisa terjebak dibawah pohon saat itu." tanya Papa Harvey yang baru sempat menanyakan setelah sekian lama.


" Saat itu aku melarikan diri dari Valery. Aku kesal padanya dan meninggalkan lokasi syuting." jelas Mama Allen.


" Humm, untung saja kau bertemu aku dan bukan pria lain." celetuk Papa Harvey.


Keduanya pun sama-sama tersenyum, menikmati waktu berdua disepanjang perjalanan pulang kerumah.


Hingga tak lama mereka sudah sampai ditempat tujuan. Papa Harvey dan Mama Allen segera keluar dari mobil dan langsung masuk kedalam rumah, namun betapa terkejutnya kedua pasang suami istri itu saat tiba-tiba mendapat kejutan dari si duo A.

__ADS_1


" Selamat ulang tahun, Mama." pekik Alexa dengan girang sembari memegang cake ulang tahun dengan lilin yang sudah menyala.


" Selamat ulang tahun, Mama." Ainsley menimpali dan untuk pertama kali dia memperlihatkan senyumannya.


Mama Allen sontak tersenyum lebar mendapati kejutan dadakan dari kedua putrinya. Dia terharu karena ternyata kedua putrinya sangat memperhatikan dirinya padahal Ia sendiri sudah lupa ulang tahunnya.


" Apa kalian pulang cepat karena mempersiapkan ini?" dengan mata berkaca-kaca— Mama Allen menatap putri-putrinya secara bergantian.


" Yup, dan Papa yang mendukung kami." seru Alexa.


Mama Allen yang menyadari sesuatu kini beralih menatap suaminya. Dia baru sadar bahwa sejak tadi diperjalanan, suaminya itu sangat lamban melajukan mobil.


" Sayang.." Mama Allen langsung memeluk suaminya dengan erat karena merasa sangat senang.

__ADS_1


" Mama, tiup lilinnya dulu. Nanti ini meleleh." celetuk Alexa— menyadarkan Mamanya.


__ADS_2