Gadis Kecil Milik Tuan Harvey

Gadis Kecil Milik Tuan Harvey
Bab.08


__ADS_3

Allen yang sudah berada didalam kamar suaminya kini mengedarkan pandangannya pada seisi kamar yang bergaya klasik itu.


"apa yang kau lakukan dan mau kemana kau" tanya Allen pada Harvey saat melihat suaminya itu mengemas pakaian ke dalam koper besar.


"Kita akan pindah ke apartemen ku karena aku sudah berumah tangga jadi tidak mungkin untuk kita tinggal dimansion ini lagi." terang Harvey sembari memasukkan pakaiannya ke dalam koper. Allen yang mendengarnya hanya menganggukkan kepala.


"Ayo...ikut denganku." seru Harvey saat sudah selesai mengemas pakaiannya. Ia segera keluar dari kamar dengan menyeret kopernya dan mengikut Allen dibelakangnya. Ia menuju kamar Daddy dan Mommy nya.


Tok.Tok.Tok.


Tidak butuh waktu lama sang pemilik kamar membuka pintunya. "sayang kau ingin kemana?" tanya Mom Ayu yang melihat putra pertamanya berdiri didepan pintu kamarnya dengan membawa koper.


"aku akan pindah Mom. lagipula aku sudah menikah jadi akan lebih baik aku menjalani rumah tanggaku." jawab Harvey yang membuat Ayu terbelalak karena putra nya semakin berfikiran dewasa.



__ADS_1


Setelah berpamitan pada Daddy dan juga Mommy nya, Harvey kini sudah berada didalam mobil yang sedang melaju dengan kecepatan sedang.


"dimana apartemen mu?" tanya Harvey sembari fokus pada kemudi nya.


"memangnya ada apa?" bukannya menjawab Allen justru bertanya balik hingga membuat Harvey menghela nafasnya.


"aku harus mengantarmu ke apartemen mu, memangnya kau pikir kita akan tinggal bersama?" jawab Harvey menatap sekilas pada gadis remaja disampingnya.


"kenapa kita harus pisah tempat tinggal kan kita suami istri." celetuk Allen dengan polosnya.


"memangnya kau mau apa tinggal sendiri? lagipula kita kan sudah membuat kesepakatan untuk tidak mencampuri urusan masing-masing." celotehnya lagi dan menatap tidak suka pada Harvey.


Sepanjang perjalanan mereka kembali terdiam saat perdebatan kecil mereka terselesaikan juga. Allen yang sibuk dengan pikirannya sendiri dan Harvey yang fokus pada kemudi nya.


Setelah mengendarai mobilnya selama dua puluh menit akhirnya kedua pasangan suami istri itu sudah sampai di apartement.


"jadi apartemen mu disini?" pekik Allen dengan nada terkejut.

__ADS_1


"humm...memangnya kenapa?" ucap Harvey dengan menyeret kopernya menuju lift dan Allen yang berjalan disisinya.


"di sini juga apartemenku." jawab Allen hingga membuat langkah Harvey seketika berhenti dan beralih menatap pada gadis kecil yang sudah menjadi istrinya beberapa hari ini.


"baguslah,jadi nanti kau bisa tinggal di apartemen mu dan aku pun begitu." jawab Harvey dengan santai sembari melangkah lagi hingga mereka berdua kini sudah didepan lift.


"aku akan tinggal bersama mu,titik." Allen berbicara dengan ketus sembari melipat tangan didepan dadanya, Ia menunggu lift dihadapannya terbuka dan tepat saat liftnya terbuka menampilkan Valery sang manager.


"nona." pekik Valery dengan senyum sumringa.


"nona untung kau sudah datang.aku menelfonmu tapi tidak aktif, aku hanya ingin mengatakan bahwa ada syuting dadakan karena Dawin sudah ada di Indonesia."


Valery yang berbicara panjang lebar, sedangkan Allen kini dengan senyum yang merekah dibibirnya serta mata berbinar. Bagaimana tidak, Dawin adalah pria yang Ia sukai karena pria itu sangat manis di mata Allen.


Tanpa menunggu waktu lama Allen langsung menarik tangan Valery untuk cepat pergi ke lokasi syuting tanpa memperdulikan Harvey yang sudah kesal karena tidak diperdulikan sama sekali.


Bersambung....

__ADS_1


Jangan lupa suport dan dukungannya teteh,mbak,dan adik-adik yang cantik dan manis.😍🙏


Follow me in Instagram @ningsih_official07


__ADS_2