Gala Asmara Cinta Segi Enam

Gala Asmara Cinta Segi Enam
99. Pahami saja


__ADS_3

Bejo yang melihat Prawira kini telah menikah dengan Siska, mantan sekretarisnya yang dipecat karena telah berkhianat terhadap perusahaan.


"Aku tidak tahu apa yang membuat Siska mau menikahi laki-laki Barbar itu Bahkan dia tidak tahu kapan harus marah dan kapan harus diam!" ucap Bejo sambil menggelengkan kepalanya kemudian dia pun kembali lagi ke ruangan kerjanya.


"Dengar ya! Kalau satu kali lagi aku melihatmu beramah tamah dengan Bejo. Percayalah aku pasti akan memberikan hukuman yang berat untukmu!" ucap Prawira sambil menatap tajam kepada Siska.


"Kau benar-benar sudah kehilangan akal sehat!" ucap Siska akhirnya dia mengalah dan meninggalkan Prawira di dalam ruangannya.


"Menyesal aku datang kemari lagi! Ya Tuhan!Aku kira dia akan senang dengan kedatanganku dan merasa bahagia. Tetapi ternyata dia tidak bahagia sama sekali. percuma semua usahaku ini?" ucap Siska kemudian dia pun membubarkan semua penonton yang sudah dia kumpulkan dengan susah payah.

__ADS_1


"Tidak apa-apa kau bisa menyanyi untukku aku pasti akan sangat senang mendengar suaramu!" Prawira hanya menatap sekilas kepada Siska kemudian dia langsung pergi ke ruangannya.


"Ada apa kau menatapku seperti itu?" tanya Prawira seakan tidak nyaman dengan Tatapan yang diberikan oleh Siska yang seakan nusuk langsung jantungnya.


"Sebenarnya Apa yang sedang kau lakukan Kenapa kau begitu Waspada? Bahkan aku melihat begitu banyak Bodyguard di sekitar perusahaan ini!" tanya Siska merasa bingung dengan kondisi yang saat ini sedang terjadi terhadap suaminya.


"Bukan masalah besar kok. Aku bisa menghadapinya. Kau bisa baik-baik di dalam rumah dan menjaga kandunganmu!" ucap Prawira kemudian dia langsung pergi ke ruangan meeting untuk menghadiri acara rapat bertemu dengan Para investor dan juga para pemegang saham di perusahaan itu.


Walaupun amarah yang ada di dadanya begitu besar tetapi Prawira berusaha untuk tetap berpikir sehat agar tidak mempermalukan dirinya sendiri dengan mengamuk di hadapan Suganda dan Amanda yang telah menorehkan banyak luka dalam kehidupan ibunya setelah ditinggalkan dalam keadaan hamil dirinya.

__ADS_1


"Sungguh dunia tidak adil! Bagaimana mungkin seorang penjahat seperti dia bisa hidup bahagia. Sementara ibuku yang baik hati harus hidup menderita dan kesepian bahkan mati dalam keadaan mengenaskan!" ucap Prawira dengan geram kedua Tangannya sudah mengepal Tetapi dia terus berusaha sekolah tenaga agar tidak melepaskan amarah yang ada di hatinya saat ini. karnaval investor dan para pemegang saham sudah hadir semua di dalam ruangan tersebut.


'Sabarlah Prawira selama ini kau sudah bersabar untuk bisa menghancurkan seorang Suganda maka kau bisa bersabar untuk beberapa hari lagi sebelum laki-laki b****** itu benar-benar hancur lebur tanpa sisa!" ucap Prawira dengan penuh amarah.


" Prawira! Ayo cepat sini Duduk di sampingku karena ada sesuatu yang ikut kubicarakan denganmu!" Panggil Bejo sambil Melambaikan tangannya ke arah Prawira yang masih Bengong di tempatnya saat ini.


Akan tetapi Prawira tidak mengindahkan panggilan dari pemilik perusahaan itu.


Sebenarnya kalau dilihat dari saham yang dimiliki oleh keduanya yang harus menjadi CEO di perusahaan itu adalah Prawira karena dia memiliki 60% total saham di perusahaan milik Bejo. Sementara Bejo sekarang hanya memiliki sekitar 20% saja dari saham yang beredar di perusahaannya.

__ADS_1


Prawira berusaha untuk mencari Siska. Tetapi dia tidak mendapatkan keberadaan istrinya di manapun." Ya ampun di mana perempuan itu? Kenapa dia tidak ada habisnya membuat diriku khawatir seperti!" setelah berkeliling di sekitar ruangannya Prawira tidak juga menemukan keberadaan Siska.


" Aku harap dia tidak berbuat aneh-aneh maupun berbuat yang membuatku harus menyelesaikannya. Ya Tuhan urusanku sudah banyak sekali!" Monolog Prawira sambil matanya terus melihat satu persatu manusia-manusia yang hadir dalam ruang rapat tersebut


__ADS_2