Gala Asmara Cinta Segi Enam

Gala Asmara Cinta Segi Enam
43. Mencari Kebenaran Kematian Natalia


__ADS_3

Reynaldi melihat semua rekaman pada kejadian malam itu. Dari depan jalan, menuju Dermaga sampai ke Dermaga tempat Natalia menceburkan dirinya ke laut. Tetapi Reynaldi tidak menemukan kejanggalan di sana. Reynaldi hanya melihat sekilas, tampak Natalia seperti berbicara dengan seseorang, tetapi wajah orang tersebut tidak tampak di CCTV tersebut. Karena mengingat tempat yang gelap dan juga buram. Apalagi seseorang tersebut menggunakan pakaian hitam-hitam dan sebuah topi. Tapi Reynaldi bisa dipastikan, bahwa orang itu adalah seorang laki-laki.


"Apakah laki-laki yang ada di CCTV itu kekasihnya Natalia? Apakah dia yang menjadi penyebab Natalia nekat untuk bunuh diri dan menceburkan diri ke laut?" banyak pertanyaan yang ada di dalam hati Renaldy, ketika menyaksikan rekaman CCTV tersebut. Banyak kemungkinan yang ada di dalam pikirannya. Segala hal yang menjadi penyebab dan alasan seorang Natalia sampai nekat menceburkan dirinya ke laut, hingga akhirnya meninggal karena tenggelam di laut terlalu lama.


Setelah mengamankan semua CCTV tersebut, Reynaldi pun mendatangi kediaman Natalia. Ikut menghadiri pemakaman wanita yang pernah menjadi calon tunangannya, tetapi gagal karena dirinya yang kabur dari keluarganya. Demi memperjuangkan cintanya kepada Arini.


Aroma kesedihan dan duka begitu kental di kediaman Natalia. Mereka yang seakan tidak percaya mendapatkan kenyataan, bahwa anak tunggal mereka kini telah tiada. Tampak, orang tuanya Natalia yang masih tidak bisa berhenti menangis, meratapi kepergian Putri semata wayangnya. Seketika perasaan bersalah itu hadir kembali.


"Kalau malam itu, aku cepat menemui Natalia. Apa nggak mungkin, saat ini Natalia masih hidup? Dan tidak jadi menceburkan dirinya ke laut? Atau, kalau aku tidak menggagalkan rencana pernikahan itu, apakah Natalia tidak akan mencuburkan dirinya ke laut?" banyak kata kalau dan atau di dalam hati Reynaldi saat ini. Menyesali segala perbuatannya yang sudah bersikap tidak adil terhadap Natalia. Dirinya bahkan telah mencorengkan noda hitam di dalam keluarga Natalia dengan membatalkan rencana pernikahannya begitu saja!


"Rey, udah, jangan terlalu dipikirkan masalah meninggalnya Natalia. Itu bukan kesalahan kamu. Masalah pembatalan pertunangan itu kan, sudah lama sekali hampir 3 bulan yang lalu! Pasti ada masalah yang lain yang menjadi pemicu dari perbuatan Natalia yang berani meloncat ke laut itu!" Farel berusaha membujuk adiknya.


"Bener Rey! Apa yang dikatakan oleh Masmu! Mbak pikir juga, kayaknya memang agak aneh juga sih. Kenapa tiba-tiba Natalia nekat untuk bunuh diri. Padahal selama ini di medsosnya, Natalia selalu membagikan moment bahagia dalam hidupnya! Mba kemarin iseng-iseng lihat berita juga, ga ada masalah apapun! Jadi Mba yakin, pasti ada faktor lain yang menjadi pemicu terjadinya hal itu!" Cansu juga tidak mau ketinggalan memberikan pendapat.

__ADS_1


"Apakah pada hari itu, kamu betul-betul tidak melihat hal-hal yang ganjil gitu, Rey?" tanya Arini, melihat Reynaldi dengan serius.


"Aku hanya melihat tatapan Natalia yang kosong, menatap laut. Seperti, seperti, gimana ya____ pokoknya, seperti itu! Aku menangkap kehampaan di matanya. Awalnya aku ragu, kalau itu adalah Natalia. Tetapi, ketika aku akan mendekatinya, tiba-tiba sudah nggak ada aja disana! Aku kaget kan! Ya udah, aku konfirmasi aja rasa penasaran dihatiku, dengan meminta penjaga Dermaga untuk melihat kejadian di sana. Dan ternyata benar! Natalaia meloncat!" tiba-tiba saja, Reynaldi terdiam, tampak sedang mengingat-ingat sesuatu.


"Ada apa, Reynaldi?" tanya Arini mulai khawatir dengan keadaan Kekasih hatinya.


"Tunggu dulu! Sepertinya, sebelum aku masuk ke dalam kapalku, aku melihat ada sebuah mobil yang parkir di dekat dermaga. Dan, aku lihat ada dua orang yang sedang bertengkar di sana.(Reynaldi tampak berpikir keras) Itu kejadiannya sekitar 2 jam sebelum aku masuk ke dermaga. Ayo, Kak! Kita harus segera ke pelabuhan! Kita harus melihat CCTV di tempat itu! Siapa tahu kita bisa mendapatkan petunjuk!" Reynaldi yang merasa mendapatkan sebuah petunjuk dari misteri Kematian Natalia, sangat bahagia sekali. Seakan menemukan harta karun. Reynaldi langsung berlari ke arah mobilnya yang kemudian diikuti oleh Ketiga orang tersebut. Ya, saat ini Putra Farel sedang bermain dengan Kakek dan Neneknya. Oleh karena itu cansu dan Farel bisa berada di tempat ini.


Niatnya Farel dan cansu, adalah ingin menghibur Reynaldi, yang tampaknya tertekan dengan kematian Natalia. Tampaknya Reynaldi memang benar-benar merasa bersalah, karena telah membatalkan pernikahannya bersama Natalia.


"Yaelah! Aku rasanya seperti terlibat dalam sebuah film detektif saja ini! Sudah menyelidiki kasus pembunuhan! Ayo lah, Rey! Kau jangan bersikap seperti itu! Natalia itu bunuh diri! Bukan dibunuh! Nggak ada indikasi ke sana! Polisi juga sudah menyimpulkan kasus ini adalah kasus bunuh diri bukan pembunuhan!" ucap Arini mulai kesal dengan kelakuan Reynaldi.


"Aku tidak mengatakan, bahwa ini adalah kasus pembunuhan! Yang sedang aku selidiki adalah, apa yang menjadi alasan dari Natalia! Kenapa dia sampai nekat bunuh diri? Itu yang sedang aku selidiki! Kenapa sih? Kok kamu tiba-tiba jadi kayak gini, nggak peduli banget dengan Nasib orang lain! Kamu tahu nggak? Itu orang tuanya Natalia, mereka tuh sedih banget atas kematiannya Natalia!" ucap Reynaldi berapi-api!

__ADS_1


"Aku bukannya nggak mau berempati! Aku cuman khawatir sama kamu! Bagaimana nanti kalau kamu, terlibat masalah ini? Ini bukan masalah kecil loh! Kalau bener memang ada indikasi ke pembunuhan ataupun semacamnya, nyawa kita dalam bahaya, loh! Pasti orang tersebut tidak akan membiarkan kita menemukan bukti-bukti bahwa dia terlibat. Aku hanya sedang memikirkan keselamatanmu, Rey! Karena aku mencintaimu!" ucap Arini panik, seketika Reynaldi diam, merenungkan apa yang dikatakan oleh Arini, sang kekasih.


"Apa yang dikatakan oleh Arini ada benarnya juga, Rey! Kita harus memperhitungkan juga, pasti ada orang jahat di belakang kematian Natalia ini! Yang menjadi pemicu dari niat bunuh diri, Natalia!" ucap Farel.


"Apakah tim forensik melakukan otopsi terhadap jenazah Natalia?" tanya Cansu mulai serius.


"Team porensik menyatakan, bahwa, bahwa Natalia dalam keadaan hamil!" ucap Arini tampak lesu.


"Hamil?" mereka bertiga tampak terkejut menerima kenyataan itu. Sekarang mereka bisa berpikir bahwa kemungkinan Natalia bunuh diri adalah karena kehamilan tersebut. Mungkin kekasihnya itu tidak mau bertanggung jawab atas kehamilannya.


"Mungkin, pada hari itu, waktu kamu melihat seseorang berantem di pintu Dermaga! Itu pasti adalah Natalia dan pacarnya. Mungkin sedang membicarakan masalah kehamilannya. Sekarang, aku bisa memastikan, bahwa Natalia bunuh diri adalah karena kehamilan tersebut!" ucap Farel yakin 100%.


"Sekarang! Yang menjadi permasalahan di sini adalah, siapa yang menjadi kekasihnya Natalia? Itu yang sekarang harus kita selidiki dengan teliti. Kemungkinan dia ada hubungannya dengan kematian Natalia!" ucap Reynaldi berbinar-binar.

__ADS_1


"Ah Rey! Kau tampaknya semangat sekali menyelidiki kasus ini! Atau jangan-jangan kau punya jiwa detektif ya?" ledek Farel sambil memukul lengan adiknya yang sedang fokus menyetir


__ADS_2