Gala Asmara Cinta Segi Enam

Gala Asmara Cinta Segi Enam
52. Ditariknya Tuntutan


__ADS_3

Kedua orang tuanya Natalia merasa terharu melihat kesadaran Armando yang mau menyerahkan dirinya atas pemerkosaan terhadap putrinya.


"Maafkan saya Om, tante! Yang telah membuat Natalia menjadi kehilangan akal dan akhirnya memutuskan untuk bunuh diri. Maafkan saya yang sudah sangat teledor dalam mengambil keputusan saat itu. Saya betul-betul dibutakan oleh rasa cemburu, mengetahui Natalia yang akan menikahi laki-laki lain. Saya sungguh sangat marah sekali saat itu!" ucap Armando dengan berderai air mata.


" Apakah kau begitu mencintai Natalia? Kalau kau memang mencintainya. Kenapa kau tidak datang kepada kami? Dan melamar putri kami ? Kalau seandainya waktu itu kau datang, tentu kami tidak akan pernah berniat menjodohkan Natalia dengan siapapun. Saya pikir di sini adalah kesalahan ada di tangan kamu!" ucap ayahnya Natalia dengan menahan emosi.


"Sudahlah, Pah! Tidak usah diperpanjang lagi! Mama yakin Natalia di alam sana juga tidak menginginkan laki-laki yang dia cintai mendekam di penjara. Sudahlah! Yang penting dia sudah menyadari Apa kesalahannya!" ucap ibunya Natalia.


"Tapi Mah! Tetap saja laki-laki seperti dia itu harus diberi pelajaran. Kalau tidak, besok-besok dia akan mengulangi hal yang sama dan merusak anak orang lain lagi!" ucap ayahnya Natalia dengan emosi.


"Tidak om saya hanya mencintai Natalia. Saat melakukan itu, itu karena saya benar-benar mencintai Natalia. Saya tidak mungkin melakukan hal seperti itu pada orang lain. Percayalah pada saya Om!" ucapan Armando dengan sungguh-sungguh. Sehingga membuat ibunya Natalia merasa bersedih juga dengan kesedihan yang saat ini dirasakan oleh Armando.


"Sungguh om, saya baru mengetahui hari ini tentang kematian Natalia. Begitu saya mengetahuinya, saya betul-betul merasa menyesal dan saya langsung memutuskan untuk datang ke sini. Dan menyerahkan diri saya kepada polisi. Saya ingin mendapatkan hukuman saya Om Saya tidak ingin mengharapkan ampunan apapun dari om dan tante. Saya hanya meminta om dan tante untuk memaafkan saya saja itu sudah lebih dari cukup!" ucap Armando.


"Sudahlah, Pah! nggak usah diperpanjang lagi masalah ini. Yang penting Armando sudah menyesalinya. Sudahlah Mama juga sudah lelah dengan masalah ini. Biarkanlah Natalia beristirahat dengan tenang Jangan sampai permasalahan ini malah merusak nama baiknya!" pinta istrinya.


" Ya sudah mah kalau mama maunya seperti itu. Papa hanya tidak mau kalau nanti akan ada perempuan-perempuan lain yang menjadi korban dia!" ucap ayahnya Natalia.

__ADS_1


"Tidak om saya berjanji bahwa saya tidak akan pernah melakukan hal buruk seperti itu lagi. Saya mencintai Natalia Om dan saya tidak akan melakukan perbuatan terkutuk itu lagi pada siapapun!" janji Armando.


"Kau pegang kata-katamu itu kalau sampai aku mendengarkan tentang kejahatanmu di luar sana. Akan kupastikan kamu akan mendekam di penjara seumur hidup kau!" setelah mengatakan itu Ayahnya Natalia pun segera keluar dari penjara itu dan mencabut tuntutannya terhadap Armando.


Selat tuntutan tersebut dicabut Armando pun kemudian dibebaskan. Siwon yang melihat Armando langsung dibebaskan merasa sangat senang sekali dengan nasib baik sahabatnya itu dia pun langsung mengantarkan Armando ke apartemennya.


"Benarkan apa yang kukatakan kalau kau menyerahkan diri ke kantor polisi, kedua orang tuanya Natalia pasti merasa senang dengan itikad baikmu tersebut. Dia juga pasti tidak akan mau merusak nama baik Natalia dengan cara memenjarakanmu!" ucap Siwon dengan bahagia.


" Bagaimana mungkin kau bisa bahagia di atas penderitaan orang lain? Siwon, aku saat ini sedang menangis. Dengan meninggalnya Natalia dan juga calon Bayiku. Apa kau tahu perasaanku saat ini sangat sakit sekali!" ucapan Armando dengan berderai air mata sehingga membuat Siwon pun merasa bersalah.


Armando meraup wajahnya dengan kedua tangannya tampak bulir-bulir Air mata tidak juga berhenti mengalir di kelopak matanya. Tampaknya Armando Memang benar-benar mencintai Natalia dan merasa menyesali perbuatannya.


" Cepatlah aku betul-betul ingin istirahat Aku sangat lelah sekali!" pinta Armando.


Akhirnya Siwon pun melajukan kendaraannya dengan cepat agar segera sampai ke apartemen milik Armando. Karena melihat sahabatnya begitu frustasi saat ini. Dia pun tidak tega untuk menggoda sahabatnya itu.


Begitu sampai Di apartemen Armando langsung masuk begitu saja ke kamarnya dan Siwon pun meninggalkan sahabatnya itu agar bisa beristirahat dengan tenang.

__ADS_1


" Oke gue pulang dulu ya semoga kamu bisa istirahat baik-baik. Besok gue datang lagi ke sini bawain sarapan buat lu!" setelah berpamitan dengan Armando Siwon pun langsung pergi ke apartemennya sendiri.


Sementara itu Armando di dalam kamarnya tampak menangis menatap foto Natalia yang saat ini berada di tangannya.


"Kenapa kau tidak mengatakan kepadaku kalau kau sedang hamil anakku? Kalau kau mengatakannya padaku. Aku pasti akan langsung menikahimu Natalia. Kenapa kau bodoh sekali dengan cara bunuh diri?" tanya Armando.


"Apa kau tahu aku saat ini sangat sedih sekali. Merasa bersalah dengan apa yang sudah kulakukan terhadapmu. Sementara kau di sana entah apa yang sedang kau pikirkan tentang aku. Kenapa kau membawa pergi bayi kita Natalia? Apa kau tahu betapa aku menginginkan anak di antara kita untuk menguatkan Cinta Kita!" Armando terus bermonolog dengan foto yang ada di tangannya.


Sementara itu kedua orang tua Natalia sudah kembali ke apartemen Natalia. Mereka sudah bersiap untuk kembali ke Indonesia karena semua urusan di Amerika sudah selesai. Mereka tidak mau menghabiskan waktu berlama-lama di Amerika karena pekerjaan mereka di Indonesia sudah sangat menumpuk.


"Mama yakin tidak akan menyesal dengan mencabut laporan laki-laki itu?" tanya ayahnya Natalia tampak masih sanksi dengan keputusan istrinya untuk menarik laporan terhadap Armando.


"Mama yakin Pah! Mama bisa melihat ketulusan cinta di matanya dia memang benar-benar mencintai Natalia. Mama juga tahu kalau Natalia juga mencintainya. Sudahlah Pah lupakan saja masalah ini jangan sampai malam rusak nama baik Natalia dengan mengangkat tentang kasus pemerkosaan itu!" pinta istrinya dengan sangat sehingga sang suami akhirnya tidak bisa berkutik lagi.


" Ya sudah kalau itu yang Mama inginkan Papanya bisa menurut saja yang jelas kalau sampai suatu saat papa mendengar Mama menyesali keputusan ini mama tidak papa tidak akan ikut campur lagi!" ancam suaminya.


" Iya Pah Papa Tenang saja Mama tidak akan menyesali keputusan ini Mama yakin sekali kalau Armando Memang betul-betul mencintai Natalia dan mama yakin dia pasti akan berubah demi cintanya terhadap Natalia itu!" ucap istrinya dengan yakin.

__ADS_1


__ADS_2