Gala Asmara Cinta Segi Enam

Gala Asmara Cinta Segi Enam
86. usaha penolakan perjodohan


__ADS_3

"Sudahlah Amanda! Itu tidak mempan. Papa sudah final memutuskan untuk pernikahanmu bersama Suganda yaitu satu minggu dari sekarang. Kau sebaiknya bersiap-siap dan tidak usah bersikap manja seperti ini. Karena tidak akan mempan sama sekali!" ucap ayahnya Amanda kemudian dia duduk kembali di kursi yang tadi dia tempati.


"Kalian memang egois kalian tidak pernah peduli dengan perasaan kami!" ucap Amanda yang kini mulai berlinang air mata karena merasa sedih usahanya membujuk ayahnya gagal total.


Suganda meremas lengan Amanda yang saat ini ada dalam genggamannya kemudian dia mengangguk sekilas kepada Amanda memberikan kode kepada Amanda untuk segera berlari dari ruangan itu.


Akan tetapi belum satu langkah mereka bergerak. Empat orang Bodyguard milik keluarga mereka sudah menghadang di depan mata mereka.


Sontak mereka berdua lemas seketika ketika melihat badan 4 Bodyguard itu yang luar biasa menakutkan. Suganda merasa bahwa masa depannya sudah final ada di ruangan itu. Sehingga akhirnya dia memutuskan untuk menyerah dengan perjuangannya untuk melawan keinginan kedua orang tuanya.


"Tapi saya sudah memiliki seorang kekasih yang saya cintai. Nahkan sekarang kekasih saya sedang hamil anak saya. Apakah kalian tega anak saya tidak memiliki seorang ayah?" akhirnya Suganda dengan segala kekuatan dan keberaniannya mengungkapkan kebenaran yang ada di antara dirinya saat ini.


"Tidak apa-apa! Saya sudah tahu tentang hal itu. Dan saya tidak keberatan sama sekali. Kalau kau misalkan ingin berpoligami. Asalkan putri saya menjadi istri pertamamu!" ucap ayahnya Amanda seakan tidak memperdulikan hal semacam itu.


"Papa gila ya huh? Yang akan menghadapi pernikahan ini tuh aku Pah, bukan papa!Emangnya Papa yang akan merasakan hidup dimadu? Kenapa bukan papa saja yang sekarang menikah huh? Kenapa Papa harus memaksakan pernikahan gila ini kepada saya?" ucap Amanda meradang merasa marah dengan apa yang dikatakan oleh ayahnya bahwa suaminya kelak boleh berpoligami dengan kekasihnya yang saat ini sedang hamil.


"Justru karena Papa memikirkan masa depanmu. Makanya Papa memilihkan suami yang terbaik untuk kamu dari keluarga terhormat dan juga sepadan dengan keluarga kita. Bukan seperti kekasihmu yang sama sekali tidak ada harapan itu!" ucap ayahnya Amanda dengan menatap tajam kepada putrinya yang saat ini sedang menatapnya dengan penuh kebencian.


"Jadi Papa atau kekasihnya Amanda?" tanya Amanda dengan gugup sambil menatap tajam kepada ayahnya yang saat ini sedang melotot kepadanya.

__ADS_1


"Tentu saja Papa tahu! Kau kira untuk apa Papa mengirimkan sopir pribadi untukmu? Apa dia hanya sekedar pajangan?" ucap ayahnya Amanda dengan tersenyum sinis kepada putrinya yang saat ini seperti hilang akal dan linglung.


" Jadi selama ini papa menanamkan mata-mata di sekitarku dengan mengirimkan sopir sialan itu?" tanya Amanda merasa seperti dikhianati.


"Sopirmu itu bukan hanya sebagai seorang supir, dia juga bekerja sebagai mata-mata papa. Selain itu, dia juga sebagai Bodyguard yang akan selalu melindungimu dalam keadaan terdesak. Papa melakukan itu karena Papa menyayangimu. Bukan karena papa membencimu!" ucap ayahnya Amanda.


"Tapi Papa jahat! Papa tidak peduli dengan perasaan Amanda saat ini dengan memaksakan kehendak Papa sesuka hati papa!" ucap Amanda sambil menatap kepada ayahnya dengan kesal.


" Papa melakukan ini demi kebaikanmu Amanda. Percayalah sayang! Kelak kau akan berterima kasih kepada papamu!" ucap ayahnya Amanda kemudian dia melemparkan setumpuk foto-foto di hadapan Amanda.


Amanda terkesiap dia bingung kenapa ayahnya memberikan foto-foto kepadanya.


"Apa ini?" tanyanya gak paham.


Amanda kemudian mengambil foto-foto yang tadi dilemparkan oleh ayahnya ke atas meja makan ruangan pertemuan mereka.


Mata Amanda nyalang ketika dia melihat apa yang ada di atas foto-foto tersebut. Ternyata itu adalah foto kekasihnya dengan seorang wanita yang tidak asing bagi dirinya.


"Herman dan Ayu?" ucap Amanda terkejut melihat kenyataan yang ada di depan matanya. Tubuh Amanda luruh ketika. Lemas bagai tak bertenaga.

__ADS_1


"Sekarang kau mengerti bukan? Apa yang Papa lakukan ini adalah demi kebaikanmu!" ucap ayahnya Amanda sambil tersenyum kepada putrinya.


Amanda menatap tajam kepada ayahnya dia seperti Sedang berpikir sesuatu.


"Itu bukan rencana papa kan? Untuk membuat saya berpisah dengan Herman? Papa sengaja mengatur Ayu untuk menggoda dia. Apakah itu benar?" tanya Amanda dengan mata nyalang kepada ayahnya.


"Bangunlah Nak! Dari dunia Korea dramamu. Hidup tak seindah itu sayang! Untuk apa Papa membuang-buang sumber daya demi laki-laki sampah seperti dia?" ucap ayahnya Amanda sambil tersenyum kepada putrinya.


Tidak lama kemudian, ayahnya Amanda menghidupkan layar besar yang ada di dalam ruangan itu. Yang kemudian menampakan video antara Herman dan Ayu yang sedang bercakap-cakap di sebuah restoran, di ruangan private VVIP.


Mereka sedang melakukan hubungan yang tidak senonoh di sela-sela aktifitas makan mereka. Tampak orang-orang yang hadir di ruangan itu sampai memerah wajah mereka. Karena malu melihat apa saja yang dilakukan oleh dua orang tersebut di dalam ruangan itu. Setelah aktivitas vulgar sekitar 15 menit itu, kemudian terjadi perbincangan antara mereka berdua yang membuat syok Amanda.


Entah apa yang ada dalam pikiran ayahnya Amanda saat ini. Bagaimana mungkin acara pertemuan dua keluarga, tiba-tiba brrubah menjadi melihat live show hubungan tidak senono antara Herman dan Ayu di sebuah restoran. Tampak Suganda dan keluarga besarnta yang kesulitan menelan salivanya sendiri melihat adegan demi adegan yang terjadi di dalam layar besar itu.


"Kapan kau akan memutuskan Amanda? Aku tidak mau terus-terusan menjadi selingkuhanmu! Aku ingin menjadi istrimu sayang!" ucap Ayu bergelayut manja di lengan Herman yang tadi telah menjelajahi seluruh tubuhnya dengan penuh kenikmatan.


"Sabarlah Sayang! Kalau saya sudah pasti menjadi calon suaminya dan menikah dengan dia. Setelah saya berhasil mendapatkan harta keluarganya. Maka aku akan menceraikan dia dan menjadikanmu sebagai istriku!" ucap Herman sambil mengecup bibir selingkuhannya yang saat ini ada di dalam pelukannya yang bidang.


"Tapi itu sangat lama sayang! Aku tidak tahan kalau aku harus melihat kamu selalu bermesraan dengan Amanda!" ucap Ayu sambil menyentuh tongkat Sakti milik Herman yang tampak sudah mencuat kembali gara-gara sejak tadi selalu dia rangsang dengan sentuhan tubuhnya yang erotis dan menggoda iman.

__ADS_1


"Ayolah sayang! Aku tidak memintamu untuk menunggu lama-lama. Bukankah aku masih bisa bermesraan denganmu seperti ini? Walaupun aku berhubungan dengan Amanda? Amanda itu gadis yang bodoh yang gampang aku kibulin. Tenanglah sayang! Aku janji bahwa kita tetap bisa berhubungan semacam ini dan bisa menikmati indahnya dunia tanpa harus lelah bekerja! Hahaha!" ucap Herman sambil mengecup bibir Ayu yang selalu menggodanya.


Kemudian terjadi lagi pergumulan panas di antara mereka berdua di ruangan VVIP restoran. Dan Ayahnya Amanda mematikan video itu.


__ADS_2