
Setelah kedua orang tua Natalia menemukan sebuah fakta baru tentang seorang pria bernama Armando, yang telah memperkosa putrinya. Akhirnya mereka pun memutuskan untuk menelusuri nama-nama yang ada di dalam buku diary putrinya dan mereka pun berangkat ke Amerika pada hari itu juga.
"Assalamualaikum, Halo Nak Reynaldi. Ini saya ayahnya Natalia. Saya hanya ingin memberitahukan kamu, tentang sebuah fakta baru. Penemuan kami di kamarnya Natalia. Kami menemukan sebuah buku diary yang di situ, telah menceritakan tentang Natalia yang diperkosa oleh seorang laki-laki bernama Armando. Saat ini kami dalam perjalanan ke Amerika untuk menelusuri hal tersebut. Ya sudah seperti itu saja, agar kamu tidak khawatir lagi dengan kematian Natalia. Kami sudah menemukan penyebabnya, ya, Ok. Kami pergi dulu, assalamualaikum!" setelah berpamitan kepada Reynaldi mereka berdua pun langsung terbang ke Amerika.
Sementara itu Reynaldi, di kediaman Bramantyo, kini juga bergegas untuk menemui Farel, Cansu dan Arini. Untuk merundingkan apa yang tadi dikatakan oleh orang tuanya Natalia. Setelah semua berkumpul, Reynaldi menjelaskan.
"Ayahnya Natalia telah menemukan sebuah buku diary di kamarnya Natalia, yang mengatakan bahwa Natalia telah diperkosa oleh seorang pria bernama Armando di Amerika. Sekarang mereka sedang menuju ke sana, untuk menelusuri kejadian tersebut. Ayo! Siapa yang ingin ikut denganku? Untuk menyelidiki hal ini di Amerika, bersiap-siaplah! Karena aku akan segera berangkat, menggunakan kapal pesiar ku.!" ucap Reynaldi bersemangat.
"Kenapa kau bersemangat sekali? Seakan-akan kau telah menemukan harta karun saja! Sebetulnya, apa sih yang kau cari? Ini bukan urusan kita! Natalia bukan urusan kita! Biarkan orang tuanya yang mengurusnya! Aku heran deh, sama kamu! Kenapa sih? Kamu ini kayak nggak ada kerjaan sekali! Aku sudah kesel sekali tahu nggak sama kamu?" sengit Arini, merasa kesal dengan kekasihnya.
"Ada apa sebetulnya denganmu Arini? Kenapa kau sama sekali tidak memiliki empati dengan Natalia yang sudah meninggal sia-sia? Karena perbuatan jahat seorang laki-laki. Apa kau tahu, kenapa Armando sampai memperkosa Natalia? Itu adalah karena aku! Karena kedua orang tuanya ingin menjodohkannya denganku, tetapi aku malah tidak menerima Perjodohan itu! Dia hamil dan akhirnya dia malah meloncat dan bunuh diri, karena putus asa!" ucap Reynaldi tidak kalah sengit.
"Jadi inti di sini, sebenarnya adalah kamu menyesal bahwa kamu tidak menerima pernikahan tersebut? Kamu telah menyesal, karena kamu telah kehilangan wanita secantik Natalia! Ya, benar bukan? Coba sekarang katakan! Kau mengaku! Kau katakan dengan jujur! Jangan kau selalu bersembunyi! Jangan kau munafik!" rasa kesabaran Arini, sudah habis sudah. Sehingga dia akhirnya melepaskan semua amarahnya, yang selama ini dia simpan, terhadap sang kekasih yang dia cintai.
__ADS_1
Farel dan Cansu hanya melihat perdebatan antara Reynaldi dan Arini. Yang menurut mereka, hanya tidak perdebatan kusir, yang tidak berguna. Karena bukan itulah inti dari permasalahan semuanya. Masalah sebenarnya, Arini merasa cemburu dengan Reynaldi yang sibuk mengurus kematian Natalia, sehingga tidak memiliki waktu untuk berdua dengan dirinya.
"Rey! Sudah! Jangan bertengkar lagi! Aku ngerti kok, perasaannya Arini bagaimana. Dia hanya cemburu sama kamu Rey! Kalau kamu memang mencintai Arini, hentikan semua ini. Ini memang bukan tugas kita, biarkan para penyelidik yang menyelidikinya. Dan kedua orang tuanya Natalia juga sudah bergerak. Biar mereka! Mereka pasti sudah mengerahkan pihak kepolisian untuk menelusuri buku diary yang ditinggalkan oleh Natalia. Sebaiknya, kamu di sini, tinggal membantu dengan doa saja. Jangan kau hancurkan hubunganmu bersama wanita yang sudah kau perjuangkan selama bertahun-tahun!" bujuk Cansu.
Seketika Reynaldi bengong, mendengarkan ucapan Cansu. Seakan menampar dirinya, dan mengingatkan dia. Kepada sebuah fakta tentang hubungannya bersama Arini.
"Maafkan aku, sayang! Kalau selama ini, kamu merasa,bahwa aku tidak peduli kepadamu. Kalau kamu merasa, bahwa aku lebih memperdulikan Natalia. Bukan itu, yang sedang ada dalam pikiranku. Aku hanya merasa bersalah. Kenapa pada malam itu, Aku tidak dengan cepat menolong dia. Kalau malam itu, aku menolong dia, mungkin hari ini, Natalia pasti masih ada di sini. Masih bersama kedua orang tuanya. Hanya itu perasaanku saat ini! Tidak kurang dan tidak lebih!" Reynaldi berusaha menjelaskan kepada Arini.
Reynaldi seketika diam, seakan ditampar kembali. Ya, itu benar! Maut dan kematian adalah memang rahasia Tuhan dan manusia tidak bisa mencegah maupun menghalangi hal tersebut. Jika memang sudah ditakdirkan, akhirnya Reynaldi bisa menerima argumen tersebut dan dia pun memutuskan akan menyerahkan hal itu kepada Kepolisian yang ditunjuk oleh kedua orang tua Natalia.
"Apakah selama ini, kamu merasa bahwa aku telah menganiayamu? Dengan terlalu fokus memikirkan tentang kematian Natalia?" tanya Reynaldi kepada Arini.
"Aku hanya merindukan saat-saat kita berdua yang selalu membicarakan tentang hubungan kita. Kamu terlalu fokus dan kamu selalu melupakan aku. Itulah yang membuat hatiku merasa sakit dan merasa kau mengabaikan aku!" ucap Arini dengan suara parau.
__ADS_1
"Rey dalam sebuah hubungan harus dibangun oleh dua orang bukan hanya satu orang!" ucap Cansu.
"Kalau hubungan hanya dibangun oleh satu orang, itu akan menemui ketimpangan. Kalian harus berusaha untuk membangun komunikasi yang baik. Agar kalian bisa membangun hubungan kalian menjadi lebih harmonis lagi!" ucap Farel berusaha menasehati mereka berdua.
"Aku hanya merasa bersalah saja, dengan meninggalnya Natalia hanya itu! Selebihnya tidak ada hal yang lain!" ucap Reynaldi sambil menatap laut yang tenang.
"Natalia sudah tenang di alam sana. Jangan lagi kau bebani pikiranmu dengan hal yang tidak berguna. Saat ini kedua orang tua Natalia sedang berjuang untuk menemukan laki-laki yang menjadi penyebab Natalia begitu nekat membunuh dirinya sendiri!" ucap Farel.
"Terima kasih karena kalian berdua sudah mengingatkan aku. Aku berjanji akan berusaha untuk mulai fokus dengan hubunganku bersama Arini." ucap Reynaldi.
Mereka berempat kemudian memutuskan untuk menghentikan penyelidikan mereka mengenai kematian Natalia. Reynaldi sudah berjanji akan mulai fokus terhadap Arini dan akan mulai menyiapkan rencana pernikahan mereka berdua yang tertunda gara-gara kasus kematian Natalia beberapa waktu lalu.
"Kami senang, akhirnya kamu bisa juga sadar dan bisa berpikir jernih. Dalan menyikapi semua kejadian yang terjadi akhir-akhir ini!" ucap Farel.
__ADS_1