Ikrar Yang Ingkar

Ikrar Yang Ingkar
IYI 19


__ADS_3

Zoya teringat jelas akan kejadian belasan tahun yang lalu. Tidak ada satu orang pun yang menolong ia dan kedua orang tuanya saat mengalami kecelakaan, semua orang hanya menjadikam mereka sebagai tontonan hingga pada akhirnya sepasang suami istri datang membantu Zoya. Meski tak dapat menyelamatkan kedua orang tua Zoya, tetapi keduanya sudah sangat berjasa karena tergerak hati membantu Zoya dan kedua orang tuanya.


Hari pemakaman pun tak ada yang dapat Zoya lakukan di usianya yang bahkan belum genap delapan tahun. Semua hal yang diperlukan disiapkan oleh Wulan dan Ryan penyelamat hidup Zoya. Tak ada sanak famili yang bisa Zoya datangi atau harapkan karena memang Zoya tidak pernah mengenal mereka.


Hidup tanpa orang tua membuat Zoya kecil tak henti-hentinya menangis, tetapi lagi-lagi padangan Sandjaja mengklaim dan mengatakan pada semua orang jika mereka yang akan bertanggung jawab pada Zoya. Menjadi orang tua sambung untuk Zoya.

__ADS_1


Keduanya meminta Zoya untuk tinggal bersama mereka, tapo Zoya menolak karena Zoya tidak ingin meninggalkan kediaman orang tuanya. Zoya tetap tinggal di sana, pasangan Sandjaja yang tidak tahu harus bagaimana akhirnya mencari seseorang yang dapat menemani Zoya di sana sebab mereka tidak bisa tinggal di rumah Zoya. Mesku hidup terpisah, tetapi pasangan Sandjaja itu benar-benar peduli pada Zoya dalam semua hal. Hanya tinggal bersama yang tidak bisa mereka lakukan, selebihnya mereka akan memberikan yang terbaik untuk Zoya terutama dalam hal pendidikan.


Zoya yang suka akan fashion mencoba memulai usahanya sejak SMA dan itu juga atas dukungan pasangan Sandjaja hingga Zoya dapat memiliki galeri Zoya yang cukup diminati di kotanya.


Zoya menarik nafas dalam, saat mengingat apa yang telah Wulan dan suaminya lakukan untuk dirinya. Walaupun saat ini suaminya tidak berada di sisi Wulan, mengingat keluarga Sandjaja yang memiliki perusahaan yang cukup besar, sehingga tidak memungkinkan bagi tuan Ryan ntuk menemani sang istri bertemu dengan Zoya. Setelah berusaha mengenyahkan kenangan masa lalunya. Barulah Zoya mulai bicara kepada Wulan.

__ADS_1


“Aku mengerti kegelisahan Tante, tetapi aku juga mohon pengertian, Tante. Aku bukanlah perempuan sebaik itu yang bisa menerima keadaan Liam sekarang, aku takut Tante kecewa kepadaku nanti. Karena aku tidak bisa melakukan semuanya sesuai dengan apa yang, Tante inginkan. Aku tidak mau merusak jalinan hubungan baik ini, hanya karena kekecewaan yang besar dari, Tante terhadap diriku. Sebab aku sendiri tidak yakin jika aku akan mampu untuk melakukan semua itu, Tante.” Zoya kembali mencoba untuk memberikan pengertian kepada Wulan, bahwa hatinya tidak selapang itu, untuk menerima kepercayaan sebesar ini. William juga memiliki hati, bagaimana perasaannya jika dipaksa menikah ketika lukanya bahkan belum kering. Dia masih begitu berduka. Bukankah itu sangat egois?


“Kamu bahkan belum mencobanya, bagaimana kamu bisa mengetahui hasilnya? Tante percaya kamu bukan orang yang seperti itu, Zoya. Hanya kamu satu-satunya wanita yang berhati lembut, yang pasti tidak akan tega untuk menyakiti Liam. Itu sebabnya Tante memilihmu, karena Tante sudah mengenal karaktermu sejak kecil. Jadi jangan berpikir kalau Tante melakukan ini karena terpaksa dan memintamu untuk membalas kebaikan Tante. Sebab jauh sebelum peristiwa ini terjadi, Tante sudah menginginkanmu untuk mendampingi Liam.” Wulan masih tidak mau menyerah dengan segala usahanya. Bagaimanapun caranya, dia harus bisa meyakinkan Zoya agar mau menikah dengan Liam. Setidaknya dia harus menarik simpati Zoya terlebih dahulu.


“Aku rasa, Tante menaruh harapan yang terlalu berlebihan kepadaku. Bagaimana bisa Tante meminta semua itu dariku, sedangkan peristiwa itu belum lama berlalu. Apakah, Tante tidak memikirkan perasaan Liam? Karena semua ini baru saja terjadi. Bagaimana bisa dia menerimaku masuk dalam kehidupan begitu saja? Bukankah seharusnya, Tante berusaha untuk menyembuhkan dirinya terlebih dahulu, daripada menyuruhnya untuk menikah? Aku takut mengecewakan, Tante.” Zoya juga masih bersikeras membuat Wulan memikirkan segala rencana yang dia buat saat ini. Karena bagi Zoya, akan lebih memungkinkan untuk memulihkan kondisi Liam daripada memaksanya menikah sekarang.

__ADS_1


Wulan tampak diam untuk sejenak, sembari berpikir cara apa lagi yang harus dia lakukan untuk membujuk Zoya. Karena ini harus membawa hasil yang baik sebelum dia kembali menemui sang putra.


__ADS_2