INIKAH TAKDIRKU...

INIKAH TAKDIRKU...
1 Dirumah...


__ADS_3

Hari ini aku harus bangun pagi membantu ibu memasak di dapur.....Ya, seperti itulah kebiasaan ku,ibuku bekerja disebuah peternakan di kecamatan pesantren kota Kediri.Kota yang terdapat monumen mirip Arc De Triomphe dikota Paris Perancis.Namanya Simpang Lima Gumul.Ayahku hanya seorang buruh pabrik gula di Pesantren.Aku memiliki seorang adik yang masih sekolah kelas 1 SMA.Namanya Wulan Safitri... Ooh ya,namaku Safia Larasati.


"fia... awakmu iku lo nglamun ae,gek ndang direwangi masak ibuk iki... Selak kawanen aku ngko..." * bahasa jawa *(fia... kamu melamun saja,cepat bantu ibu memasak... nanti kesiangan aku nanti) bentak ibu fia.


"nggeh buk..." (iya ibu) jawab fia singkat.


Safia seorang anak penurut,saking menurut nya dia tidak pernah membantah apapun perintah ibunya.Kecuali adiknya Wulan,dia selalu merasa ingin seperti orang kaya.Semua kebutuhannya selalu ingin terpenuhi tanpa terkecuali. Wulan tidak pernah menyadari kedua orangtuanya yang susah payah mencukupi kebutuhannya.


"Nduk,awakmu engko kerjo numpak sepeda wae.Motor e ben digawe adikmu... Ngesakne lak kekeselen engko tipes e kumat"(nak,kamu nanti naik sepeda saja.Motornya biar dibawa adikmu.Kasihan nanti sakit tipes nya kambuh) Pinta ibu.


Ibu seperti pilih kasih padaku,apa ibu lupa kalau baru 2 bulan aku sembuh dari sakit tipes juga.huft.... kenapa sangat sengsara sekali hidupku ini. Ingin bangun siang sekali saja rasanya sulit. Pagi-pagi harus bangun pagi memasak dan menyiapkan bekal untuk bapak. Tak lupa menyiapkan makanan si Wulan bocah manja yang banyak kemauannya. Rasanya badanku remuk... Batin Safia sambil mengayuh sepeda butut nya ketempat kerja.


"Fia.... kamu terlambat lagi? Kalau tahu begini aku bisa menjemput mu..." ucap Burhan menghampiri Safia.


"Makasih mas,mas Burhan sudah banyak membantu ku,aku nggak mau ngrepotin mas lagi" ucap Safia lesu.


"Fia...kamu tau kan hukuman pegawai toko yang datang telat?" sambar Ningsih kepala toko.


"Iya mbak,aku harus bersihin kamar mandi tacik..."ucap Safia berlalu menuju kamar mandi tacik.


*Tacik adalah panggilan bos cina perempuan*.


Seperti itulah kehidupan Safia setiap hari. Berangkat kerja pagi dan pulang larut malam. Safia bekerja di sebuah toko furniture rumah tangga sebagai kasir dikota Kediri.



"Pak lek....? Tumben pak lek kerumah?" kata Safia kaget melihat pamannya tiba-tiba sudah duduk-duduk diruang tamu sambil menyeruput kopinya.



"Duduk Fi..." perintah pak lek sambil menepuk-nepuk kursi usang disebelahnya.



Safia mengikuti perintah pak lek nya itu.\*pak lek adalah sebutan paman dalam bahasa Jawa.


"pak lek tumben kesini"ucap Safia malas.



"pak lek ditelpun ibumu..."



Sudah kuduga....pak lek kesini g mungkin tanpa sebab. Pasti ibuk akan menjodohkan ku lagi dengan pria pilihannya. Sudah berulangkali aku menggagalkan rencana ibuk. Nampaknya ibuk tak putus asa... Batin Safia.



"Wes muleh fi...?" tiba-tiba ibu datang dari dalam rumah disusul bapak dibelakang ibu.


(sudah pulang fi...?) artinya dalam bahasa Indonesia ya gaiissπŸ˜‚



Safia hanya mengangguk dengan malas menjawab pertanyaan ibunya.



" Mbak yu,aku punya dagangan bagus.orangnya punya usaha kelapa sawit di Kalimantan...,orangnya masih muda,ganteng...ibadah e bagus. Rumahnya besar dan mewah mbak yu. Fia nggak akan hidup sengsara kalo nikah sama duda ini mbak yu" ucap pak lek mempromosikan dagangannya.



Pak lek adalah mak comblang buat orang-orang yang susah menemukan jodohnya. Ya... tentu saja tidak gratis bila membutuhkan bantuannya.



"Terus mosok aku yo mbuk kon mbayar larang to? Duit ko ndi aku?" jawab ibu fia.


(Terus masak aku kamu suruh membayar nya mahal? Uang darimana aku?)

__ADS_1



" Tenang mbak yu... ,nanti aku minta di boss Hermawan. Yang penting Fia jangan sampe mengecewakan boss Hermawan". ucap pak lek semangat.



" Buk.... fia capek... Fia nggak mau dijodohkan sama siapapun. Fia pengen kerja keras untuk membahagiakan ibuk sama bapak" ucap Fia berapi-api.



" Sampek kapan Fi.... sampe dadi prawan tuwek? Rasah ngeyel,manut ibuk..." ucap ibu mulai marah. (sampai kapan Fi... sampai jadi perawan tua? jangan membantah,menurutlah sama ibuk...)



"kapan fia iso ktemu karo bos Hermawan?" ucap ibu fia lagi.(kapan fia bisa bertemu bos Hermawan?)



" Besok bisa mbak.... bos Hermawan lusa berangkat ke Surabaya. Boss Hermawan sangat sibuk". jawab pak lek lagi.



" Dek... bos Hermawan pisah sama istrinya gimana ceritanya?" tanya bapak tiba-tiba.



" Biasa mas,orang kaya... kalo suaminya nggak dirumah dia sering kelayapan nggak jelas. Ke-mall,diskotik...kadang nggak pulang. Anaknya aja nggak pernah diurusin. Kabar terbaru istrinya ketahuan selingkuh". jawab pak lek meyakinkan.



"Yo wes aku setuju..." jawab ibu singkat


(ya sudah aku setuju).



" Bapak terserah sama ibuk" tambah bapak.




" Tapi buk...." rengek Safia.



"Nurut....!" jawab ibu sambil melotot.



Ya Allah... rasanya aku ingin nangis guling-guling. Nggak perduli ada siapapun... Rasanya aku ingin pergi saja dari rumah. Tapi kemana..?! Gila aja aku mau tinggal dimana?!.Rasanya kepala Safia bergemuruh. Mukanya mulai memanas...tak terasa air matanya mulai jatuh.



" Tapi buk..." ucap Fia nangis sesenggukan.



"mbuh..." ucap ibu Fia singkat sambil pergi meninggalkan Fia menangis.


\*mbuh? jawaban apa ituπŸ˜ͺ di cari dikamus bahasa Jawa pun tak akan pernah ketemu. Artinya masa bodoh...itu menurut ku yaπŸ˜†πŸ™



"Mbak nangis?" tanya Wulan penasaran.



Safia tak menjawab pertanyaan Wulan. Hatinya sakit,kecewa lebih tepatnya.

__ADS_1



" Mbak jangan lupa ya kalo gajian beliin aku hape merk oppa,itu yg ada di iklan tv..."



"Mbak g punya uang sebanyak itu dek..." jawab Safia masih sesenggukan menahan tangisnya nya.



"Wulan nggak perduli ya....mbak,,entah mbak ngutang atau apa..." balas Wulan.



" Dek,mbak aja pake hp merk siomay nggak papa.... masih bisa internetan,fesbukan..."ucap Safia sambil nangis sesenggukan.



"Dih...pelit amat sih punya mbak satu aja. Hp mbak itu jelek,lemot....tuh liat layarnya aja udah pecah.... aku tuh pengen hp yg bangus...yang tahan banting..." ucap Wulan sambil senyum-senyum membayangkan hp impiannya.



"Atau...." ucapan Wulan terpotong sambil senyum licik.



"Atau apa?" tanya Safia penasaran.



"Atau mbak terima aja menikah sama duren kelapa sawit.... hahahaha" ucap Wulan sambil tertawa-tawa.



" Duren kelapa sawit gundulmu....,kamu aja sana yang nikah sama dia..." balas Safia malas.



" Mbak nolak bos itu bukan karena mas Burhan kan?" tanya Wulan penasaran.



" Mas Burhan baik dek.... Mbak hanya menganggap mas Burhan sebagai mas.Nggak lebih...." kini Safia menunduk sedih. Dia tak tau kenapa perasaan nya berubah menjadi rasa bersalah kepada Burhan. Laki-laki itu sudah 2kali menyatakan perasaannya pada Safia.Tapi Safia selalu menolaknya.Safia nyaman didekat Burhan bukan sebagai kekasih melainkan hanya sebagai seorang kakak. Burhan selalu membantu Safia ditempat kerja. Bahkan selalu membela Safia ketika karyawan lain selalu memojokkannya.Mungkin karena iri tacik tidak pernah menegurnya atas kesalahan Safia.



"Mbak harus beliin hp Wulan ya... kalo nggak Wulan mau minggat dari rumah aja"ancam Wulan sambil bersedekap.



"Terserah...." ucap Safia tak perduli.



"Mbak......" rengek Wulan pada Safia.



Safia seolah tak perduli dengan ocehan adiknya itu.Safia memilih merebahkan tubuhnya di tempat tidurnya dan segera menarik selimut menutupi tubuhnya hingga kepala. Safia memunggungi adiknya yang terus ngoceh ngelantur entah kapan berakhirnya.


Dalam hatinya Safia ingin segera melupakan permasalahan malam itu. Dan semoga besok tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan nya.


Hallo gaeess.... itulah awal dari kisah Safia yaa.... masih banyak persoalan yang dihadapi nya nanti.Kira-kira apakah Safia akan menerima perjodohan ini?! hahaha.... nggak sabar yahπŸ˜†πŸ˜†aku juga....


maafkan bila banyak ada penulisan yang salah ya gaesss.... author nya butuh dukungan dan banyak saran membangun dari kalian semua.....😘😘😘


Happy reading yaa gaesss....πŸ˜πŸ˜†πŸ™


**maaf untuk ketidak nyaman sayang ku semua, cerita ini sedang direvisi per episode, jadi harap bersabar dan terimakasihπŸ™

__ADS_1


i love you all 😘 😍**


__ADS_2