INIKAH TAKDIRKU...

INIKAH TAKDIRKU...
35 I Love You karin


__ADS_3

" Aku akan mengantarmu pulang"


" Nggak usah Lex,Aku bisa sendiri" Tubuh Karin terhuyung hampir jatuh. Namun Alex dengan singap segera menangkap tubuh itu.


" Aku akan mengantarmu pulang,jangan menolak!" Alex memapah tubuh Karin ke mobilnya.


Dalam perjalanan Alex merasa iba melihat kondisi Karin yang sedih. Sejak kepergian nya dari rumah Antony,Karin diam seribu bahasa. Matanya menatap keluar jendela.


" Rin..., seminggu lagi aku akan pulang ke Bandung. Mungkin aku akan menetap disana. Aku sudah ijin pada bos Antony. Apa kau mau ikut dengan ku?"


Karin menatap Alex begitu dalam dan menusuk. Entah apa yang ia fikirkan saat ini.


" Aku akan menikahimu Rin. Aku akan memperlakukan mu dengan baik. Ya,walau aku mungkin tak se kaya mantan suamimu dan bos Antony. Tapi aku akan bertanggung jawab padamu" Kata-kata Alex begitu menyentuh perasaan Karin. Mata Karin mulai berkaca-kaca.


" Tapi Lex,benar kata Antony... Aku hanya wanita murahan...!" Karin mulai terisak.


" Itu menurut orang-orang yang tak pernah bisa menghargai perempuan. Walaupun aku sering bergonta-ganti wanita,tapi aku ingin hidup bahagia dengan 1 wanita. Itu kau..." Alex menghentikan mobilnya dipinggir jalan. Alex menarik lengan Karin hingga tubuhnya menatap dada bidang Alex dan memeluknya. " Aku mulai menyukaimu sejak kita pertama bertemu Karin"


Karin semakin terisak. Hatinya semakin hancur ketika mengetahui ada seorang pria yang tulus mencintai nya. Dalam fikiran Karin selama ini hanya lah materi dan kepuasan nafsu seksual semata. Ia tak pernah melihat ketulusan seorang pria. Dulu Hermawan begitu mencintai nya dengan tulus,hingga ia telah menghianati Hermawan hanya karena iming-iming harta semata.


" Lex,apa kau juga mau merawat anak ku Fanesa?" Karin mendongakkan kepalanya menatap Alex.


" Tentu,aku sangat menyukai anak-anak" Alex berkata dengan riangnya.


" Tapi anak ku sangat cerewet dan menyusahkan"


" Tak masalah,asal selalu bersama mu..." Alex mengecup kening Karin dengan begitu mesra. " I love you Karin..." Alex berkata-kata dengan penuh cinta.


Karin mengangguk sambil tersenyum." Aku akan mencoba membuka hati untuk mu Alex"


" Persiapkan dirimu,aku akan memperkenalkan mu dengan kedua orang tua ku" Alex melepas pelukan karin dan mencium punggung tangan Karin.


" Beri aku sedikit waktu..."

__ADS_1


" Oke sayang..." Alex mengelus pipi Karin dengan punggung jarinya. Alex kembali melajukan mobilnya kerumah besar Hermawan. Karin meminta diantar kesna karena tak ada tempat tinggal lain disurabaya selain rumah Hermawan.


🌹🌹🌹🌹


Dirumah Antony....


" Sayang...apa kau ingin makan sesuatu?" kata Susi sambil bergelayut manja di leher Antony.


" Nggak sayang,aku nggak ingin makan apapun" Jawab Antony tanpa memalingkan wajahnya dari hadapan laptopnya.


" Sayang...apa aku boleh bertanya sesuatu?" kata Susi hati-hati.


" Apa sayang, katakan lah padaku" Antony masih tak bergeming.


" Apa benar kau memiliki anak dengan Karin?" Susi tersentak karena Antony menghentikan pekerjaannya dan menatapnya tajam. " Jangan marah..." Susi memohon sambil memasang wajah memelas nya. Ia tak ingin perbuatan nekatnya berakhir dengan Antony menceraikannya.


" Apa kau mendengar semuanya?" Tatapan Antony masih tajam.


Susi hanya mengangguk ketakutan. Antony langsung menarik tangan Susi hingga tubuhnya terjatuh dipangkuan Antony. Antony mengelus rambut Susi dengan lembut.


Susi masih belum bisa mengontrol dirinya. Bahkan tangannya sekarang sudah mulai dingin.


" Aku tak akan menyakiti mu sayang,aku kan sudah berjanji padamu. Kau adalah wanitaku yang paling penurut" Antony mengecupi pipi susi.


Flashback On


Susi mulai menangis karena memergoki pria yang ia cintai sedang bercumbu dengan seorang wanita di sebuah restoran. Tanpa pikir panjang Susi langsung menghampiri meja Antony dan menggebraknya begitu keras. Antony tersentak dan menghentikan kegiatan bercumbu nya.


" Apa yang kau lakukan disini hah?" Bentak Antony.


" Aku butuh penjelasan mas,siapa wanita ini?" Teriak Susi tak kalah kencang.


" Dasar wanita tak tau diri...! Pulang kau!" Hermawan kembali membentak. Seluruh pengunjung restoran memperhatikan keduanya sedang beradu mulut. Beberapa pegawai restoran berkumpul disudut restoran. Seorang Manager restoran begitu gugup tak berani menegur Antony. Mereka semua tau Antony adalah pengusaha kaya raya di kotanya. Ia sangat disegani dan ditakuti. Tak seorang pun yang mau berurusan dengan nya.

__ADS_1


" Aku nggak mau! siapa wanita ini mas!" Susi tambah ngotot.


" Brengs*k, Alex.....seret wanita ini pergi...!" Teriak Antony.


Alex datang dan menarik lengan Susi agar pergi menjauh dari meja Antony. Namun entah memiliki kekuatan apa tiba-tiba Susi melepaskan tangan Alex dan mendorong tubuh Alex hingga tersungkur dilantai.


Melihat Alex tersungkur, Antony semakin murka. Antoni mendorong meja dengan kasar hingga meja itu terbalik dan makanan nya tercecer dilantai. Antony mencengkeram kedua pundak Susi dengan kasar dan menampar pipi susi sekuat tenaganya.


Tubuh Susi tersungkur, sudut bibirnya berdarah. Susi menangis semakin menjadi-jadi. Antony mencengkeram pergelangan tangan Susi dan menariknya paksa.


Alex membereskan dan mengganti rugi kerusakan yang diakibatkan bos-nya.


Antony menyeret Susi dan mendorong nya masuk kedalam mobil Antony dengan kasar. Antony menutup pintu mobilnya dengan kasar. Susi terus menangis didalam mobil. Bahkan ia begitu ketakutan karena Antony mengemudikan mobilnya dengan ugal-ugalan.


Setelah sampai dihalaman rumah,Antony memarkirkan mobilnya disembarang tempat. Ia kembali menarik tangan Susi dengan kasar. Setelah masuk kedalam rumahnya, Antony melepaskan cengkeraman tangannya dan menjambak rambut Susi dengan kasar.


" Aauuuww.....mmaass...saakittt" Susi merintih kesakitan.


" Kenapa sayang...? Apa ini kurang sakit hah?" Antony semakin menarik rambut Susi hingga ada yang rontok. Antony melepaskan tangannya dari rambut Susi. Tangan Antony terdapat rambut Susi yang rontok karena dijambak Antony.


Susi mulai sempoyongan kehilangan keseimbangan karena kepala nya sangat pusing.


" Kau belum tau ya, bagaimana murkanya aku jika kau ikut campur semua urusanku!" Tangan Antony mulai mengepal." Aku mendekati wanita itu karena aku ingin menjatuhkan usaha orang tuanya"


" Itu nggak baik mas,jangan lakukan itu....!" kata Susi dengan sedikit bergetar.


" Kau bilang nggak baik hah?" Antony menarik pergelangan tangan Susi kembali dan mendudukkan tubuh Susi diatas sofa. Antony mendekatkan wajahnya ke wajah Susi. " Dia sudah menghina suamimu ini sayang,apa kau tau bagaimana sakitnya dihina ketika kita tidak memiliki apapun hah?" Antony berkata sambil mengeratkan gigi-gigi putihnya." Aku akan membuat putrinya hamil dan aku tinggalkan begitu saja. Biar dia tau rasa..., hahaha"


Susi mendorong tubuh Antony hingga ia jatuh dilantai dengan posisi duduk." Aku akan mengatakan semua ini pada pria itu,supaya tidak terjadi hal yang merugikan orang lain". Susi melangkah pergi menjauhi Antony,namun tangan Antony berhasil mencengkeram pergelangan kaki Susi. Dengan sekali sentakan tubuh Susi jatuh dengan posisi tengkurap. Dan terdengar sebuah suara nyaring...


***pyaaarrr....


🌹🌹🌹🌹

__ADS_1


To be continued***....


__ADS_2