ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Apa yang harus di lakukan Abian


__ADS_3

"Huff...," Abian mencoba untuk menenangkan dirinya.


"Apakah ibu sudah tahu mengenai pernikahanku dengan Naura?" tanya Abian kepada sang ibu.


"Tentu Ibu tahu, karena hal itu ibu langsung membakar surat pernikahan itu, dengan begitu Naura akan bebas dari semua belenggu gila yang sudah kau buat. wanita itu tidak akan pernah kau sakiti lagi sekarang." jawab Bu Lena.


"Lalu, apakah Anggun juga tahu kalau aku adalah suaminya?" tanya Abian.


Bu Lena nampak terdiam, wanita itu menatap Abian dengan tatapan mata yang benar-benar akan membuat putranya itu merasakan sakit yang luar biasa. "Tentu saja Naura sudah tahu kalau kau adalah suaminya, bahkan Ibu juga sudah memperlihatkan surat pernikahan yang dia tandatangani tanpa sepengetahuannya." jawab Bu Lena.


BUK...


seketika Abian langsung terduduk, pria itu benar-benar tidak akan pernah memikirkan mengenai hari ini. saat hatinya benar-benar memastikan kalau dia mencintai Naura malah sekarang yang terjadi Wanita itu sudah tahu kalau dirinya adalah istri dari pria yang sudah membohonginya.


Abian benar-benar tidak tahu apa yang harus dia lakukan tatapan, matanya serasa kosong dia tidak akan pernah mengira kalau Naura sudah mengetahui mengenai apa yang sudah dia lakukan.


"Kamu tahu Abian, ibu benar-benar tidak pernah mengira kalau kau akan melakukan hal ini. Ibu sempat mencurigai kalau Naura adalah wanita tidak baik-baik karena dia memilih untuk menjadi istrimu, namun saat ibu tahu kalau kau sudah menikahinya tanpa sepengetahuannya itu, ibu baru sadar kalau kau adalah pria brengsek, kau adalah pria yang tidak pantas dipanggil pria jantan. kau menikahi seorang wanita tanpa memberitahunya, kau membuatnya seperti wanita tidak berdaya, wanita tidak dianggap bahkan seorang wanita yang tidak diinginkan sama sekali." ucap Bu Lena.


Abian terlihat tidak bisa mengatakan apapun, sepertinya hari ini dia akan membuat Naura tidak bisa mengatakan apapun saat Abian Ingin membawa surat itu kepada Azrul.


"Pasti wanita wanita itu membenciku kan, Bu?" tanya Abian secara tiba-tiba.


"Tentu saja Wanita itu sangat membencimu, membenci seorang pria yang sudah membohonginya." jawab bu Lena.


Abian menghelan nafasnya kembali, pria itu tidak tahu kalau kebohongannya akan menghancurkannya sendiri.


"Apakah dia tahu kalau Ibu sudah menghancurkan surat pernikahan kami?" tanya Abian.


"Tentu, aku sudah memberitahunya kalau surat itu sudah aku hancurkan. aku meminta kepada Naura untuk mencari pria yang lebih baik dari seorang pria yang bisa bertanggung jawab, seorang pria yang mau menerimanya bukan seorang pria pembohong yang akan menghancurkan kehidupannya." jawab Bu Lena.


DEG...

__ADS_1


kata-kata yang diucapkan oleh bu Lena benar-benar menghancurkan hati Abian, dia tidak akan pernah mengetahui kalau hari ini semuanya seperti sebuah kehancuran untuknya.


"Lebih baik kau pergilah Abian, berpura-pura lah untuk tidak tahu dengan masalah ini. biarkan Naura bersama pria yang mau menerimanya, jangan kau hancurkan kebahagiaannya, jangan kau buat Dia menderita." ucap Bu Lena yang kemudian pergi meninggalkan Abian.


Abian benar-benar sangat hancur, dia baru menyadari mengenai perasaannya. tidak mungkin Abian mau kehilangan wanita yang dia cintai, tidak mungkin dia mau kehilangan sosok wanita yang benar-benar membuatnya merasakan sesuatu yang berbeda.


"Pergilah, pergilah dari sini." ucap Naura.


"Aku tidak akan mungkin melepaskan wanita itu, aku sudah bertekad untuk mendapatkannya, dia adalah istriku Dia adalah wanita yang membuatku merasakan sesuatu yang berbeda. aku akan memperjuangkannya, aku akan menebus kesalahan yang sudah aku buat." jawab Abian.


"Terserah padamu, jika kau ingin melakukan hal itu namun aku yakin Naura tidak akan pernah mau memaafkanmu." ucap Bu Lena yang kemudian pergi meninggalkan rumah putranya itu.


Tatapan kosong ditunjukkan oleh Abian, pria itu tidak akan pernah mengira kalau ibunya telah mengetahui semua. bahkan Naura juga sudah mengetahui semua rahasianya itu, berarti Naura tidak bisa melakukan apapun untuk saat ini karena surat pernikahan itu sudah tidak ada salah satu tangan Abian.


Nampak Abian menatap ponselnya, pria itu menelpon Sandi dan meminta Sandi untuk mengurus kembali surat pernikahannya dengan Naura.


BRETT...


BRETT..


"Aku harus mendapatkanmu kembali, aku akan meminta maaf padamu, apapun akan kulakukan agar kau memberi aku maaf." ucap Abian.


Mulai dari hari ini Abian akan merasakan pembalasan dari Naura, Wanita itu sudah tahu kalau Abian sudah mengetahui kalau dirinya tahu mengenai pernikahan mereka. Naura selalu pergi dari Abian ketika pria itu mencoba mendekatinya, Naura menghindar agar Abian merasakan apa yang sudah pria itu lakukan. Beberapa hari-hari lamanya Abian terus mendekati Naura, namun wanita itu selalu saja menolaknya.


** Beberapa hari kemudian **


Hari ini Naura ditugaskan oleh Azrul untuk pergi ke salah satu tempat pembangunan perusahaan, dia tidak bisa hadir ke tempat itu karena Azrul harus mendatangi rapat dengan kliennya. Abian yang mengetahui hal itu tentu saja pria itu sangat bersemangat, dia membatalkan semua janji dengan para pengusaha.


"Sandi kau harus melakukan semua yang aku pinta." pinta Abian.


"Tenang saja bos, aku harap Bos bisa mendapatkan istri bos kembali." ucap Sandi.

__ADS_1


"Aku akan menebus semua kesalahanku, sandi." jawab Abian yang kemudian pergi ke tempat pembangunan.


Sekitar satu jam kemudian Abian sudah sampai di tempat pembangunan, pria itu menatap Naura yang dengan begitu telaten terus memperhatikan para pekerja yang ada di tempat itu.


"Apa yang kau lihat?" tanya Abian.


Naura sedikit terkejut karena Abian tiba-tiba saja berada di tempat proyek. "Tidak ada." jawab Naura. seketika Naura ingin pergi namun tiba-tiba saja Abian menghentikannya.


"Aku tidak akan pernah menyerah, aku pasti akan merebutmu kembali." ucap Abian.


"Aku tidak akan pernah memaafkanmu." jawab Naura.


"Akan kulakukan apapun agar kamu memaafkan ku." ucap Abian.


"Percuma." jawab Naura yang kemudian pergi.


Seketika Abian mencekal tangan Aura, pria itu membawa Naura pergi dari tempat proyek sedangkan di sebuah perusahaan Azrul tidak tahu kalau sekarang Abian bersama dengan Naura.


"Kenapa kau datang ke sini, Sandi? dimana bosmu?" tanya Abian.


"Tuan besar tidak bisa hadir hari ini, Tuan. karena dia harus pergi ke sebuah tempat." jawab Sandi.


Saat mendengar jawaban dari Sandi tentu saja hati Azrul mulai galau, dia yakin kalau Abian pergi ke tempat Naura. dia yakin kalau pria itu berusaha untuk mendekati sekretarisnya itu. dengan sabar Azrul menunggu rapat dewan direksi yang sudah diselenggarakan, walaupun seperti itu hati Azrul benar-benar sangat kebingungan, dia takut kalau Abian akan melakukan sesuatu kepada Naura.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan

__ADS_1


- Isteri kesayangan tuan besar


__ADS_2