ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Naura hamil


__ADS_3

"Maaf dokter, saya tidak dengar. maksud Dokter tadi Istri saya sakit apa Ya?" tanya Abian sembari menatap sang dokter.


Tentu saja Dokter wanita itu tersenyum sembari meminta Naura untuk duduk di samping suaminya.


"Bagaimana sih Tuan Abian ini, saya akan tadi sudah bilang kalau Nyonya Naura ini sudah mengandung. mungkin kalau saya prediksi usia kandungannya sudah 2 bulan lebih." jawab Dokter wanita yang membuat Abian dan Naura saling menetap satu sama lain.


"Bisa diulangi lagi perkataannya, dokter?" pinta Abian yang membuat Dokter wanita itu tersenyum.


"Nyonya Naura sudah mengandung dengan usia kandungan 2 bulan lebih, Tuan Abian." jawab dokter yang mengatakan hal itu secara perlahan-lahan.


Setelah mendengar jawaban dari dokter wanita itu seketika Naura langsung tersenyum, sedangkan Abian dia langsung berdiri kemudian melompat bahagia seperti seorang bocah kecil yang mendapatkan hadiah luar biasa.


"Ya Allah.., terima kasih ya Allah, terima kasih!!" teriak Abian dengan begitu bahagia.


Air mata Naura mengalir, ternyata kesabarannya selama ini menghasilkan hasil yang sangat luar biasa. prediksi dokter Abian tidak akan memiliki keturunan Namun nyatanya Tuhan berkehendak lain, mukjizat yang luar biasa hari ini, kebesaran Allah ditunjukkan dengan cara Naura mengandung benih Abian. tanpa berpikir lama Abian langsung mengambil ponselnya, dia mengabari orang tuanya kalau dia akan mempunyai anak lagi.


Bu Lena yang mendengar ucapan putranya dari rumahnya dia nampak kebingungan. "Kamu ini kenapa sih, Abian?" tanya Bu Lena dari seberang tempat.


"Isteriku mengandung Ibu, isteriku mengandung!!" teriak Abian yang kemudian mematikan ponselnya.


Setelah mendengar kabar dari putranya entah benar atau tidak Bu Lena langsung menelpon Bu Rasti untuk memberikan kabar tersebut. Bu Rasti memang berada di rumah Naura, karena setelah Naura pergi ke rumah sakit nampak Bu Rasti datang untuk melihat cucu kesayangannya yaitu Ilyas.


Setelah dari rumah sakit akhirnya Abian mengajak sang istri pulang, pria itu terlihat tersenyum begitu bahagia, Abian terus menggenggam tangan sang istri wajahnya menunjukkan kebahagiaan yang sangat luar biasa. orang-orang yang ada di rumah Abian belum mengetahui kabar bahagia itu, 4 tahun pernikahannya sebuah Anugerah diberikan oleh Allah kepadanya.


"Bagaimana Sayang?" tanya Bu Lena dan Bu Rasti yang sudah berada di luar pintu rumah mereka. Naura dan Abian belum masuk Namun dua wanita tua itu langsung menyambut kedatangan Abian dan Naura.


"Bagaimana Sayang, apakah kamu benar-benar hamil?" tanya Bu Rasti.


Naura tersenyum, wanita itu menunjukkan jawaban yang begitu membahagiakan bagi Bu Rasti.


"Beneran? kamu yakin, kamu tidak sedang membohongi kami?" tanya Bu Rasti.


"Tentu saja Bu, Kami tidak akan membohongi kalian." jawab Abian.


Dua wanita tua itu langsung berteriak histeris setelah mendengar jawaban dari anak dan menantu mereka.


"Kita benar-benar menjadi nenek!!" teriak Bu Rasti dan Bu Lena.


Mbok Asih yang baru keluar nampak wanita tua itu kebingungan. "Ada apa Nyonya?" tanya Mbok Asih kepada bu Rasti.


"Kamu tahu Mbok, sekarang akan ada kebahagiaan lagi di rumah ini." jawab Bu Rasti .

__ADS_1


"Memangnya ada apa?" tanya Mbok asih.


"Abian akan punya anak Mbok, Naura mengandung." jawab Bu Lena dengan suara yang begitu keras.


Mbok Asih benar-benar begitu bahagia mendengar jawaban yang dikatakan oleh Bu Rasti dan Bu Lena, kedua wanita itu tersenyum begitu bahagia dengan perasaan yang benar-benar luar biasa. seluruh orang yang bekerja di rumah Abian tentunya mereka juga bahagia, Pak Anggoro dan Pak Teguh juga mendapat kabar itu mereka langsung datang ke rumah Abian.


"Ada apa ma, kenapa mama berteriak seperti itu?" tanya Ilyas kecil kepada Naura.


"Kamu tahu Sayang, sebentar lagi kamu bakal mempunyai adik, kamu akan mempunyai teman kecil di rumah ini." ucap Abian.


"Adik, Benarkah? aku akan mempunyai adik, Papa?" tanya Ilyas kecil.


"Tentu saja sayang, mama sebentar lagi akan memberikan kamu seorang adik yang sangat lucu." jawab Abian dengan begitu bahagia.


Terlihat pria itu menggendong Ilyas kecil yang begitu bahagia, kebahagiaan benar-benar menjadi kebahagiaan yang sangat luar biasa.


Ilyas kecil sekarang berusia 3 tahun Naura dan Abyan tidak akan pernah membedakan kasih sayang antara Ilyas kecil dan anaknya nanti. dari hari ke hari perjalanan kehidupan Abian dan Naura menunjukkan sebuah cerita yang akan berjalan.


Beberapa bulan kemudian seorang bayi kecil berjenis kelamin laki-laki lahir, 5 tahun kemudian seorang bayi mungil berjenis kelamin perempuan kembali lahir.


* Anak Abian dan Naura *



Bastian Maulana


Jelita Rahmi



** Lima tahun kemudian **


Sekarang usia Ilyas sudah 13 tahun, Bastian berusia 9 tahun dan Jelita berusia 6 tahun.


PRANGG...


suara barang pecah belah terjatuh dari suatu tempat yang ada di rumah Abian.


"Tian!!" seru Naura.


"Bukan aku Mama, bukan aku yang memecahkan vas bunga milik Mama." jawab Bastian.

__ADS_1


"Kalau kamu bukan yang memecahkan vas bunga, Mama. lalu Siapa?" tanya Naura kepada putranya.


"Jelita, Mama. yang memecahkannya Jelita." jawab Bastian sambil menunjuk adiknya.


Tatapan mata Naura nampak menatap bocah kecil kesayangannya tersebut. "Jelita sayang, kamu ini sedang apa sih kok main pecahin vas bunga, nanti kalau kena kaki kamu gimana." ucap Naura dengan suara yang sangat lembut.


"Bukan aku Mama yang memecahkannya, tapi tadi Jelita mengejar kucing dan kucingnya loncat ke vas bunga Mama." jawab Jelita sambil menundukkan kepalanya.


Apa yang bisa dikatakan oleh Naura, jelita yang bertubuh gendut dan lucu itu membuat Naura tidak bisa mengatakan apapun.


"Tadi ada kucing yang dikejar sama Jelita, Mama. jadi jangan salahin Jelita." ucap Ilyas yang sudah berjalan kemudian menggendong Jelita keluar.


"Abang Ilyas keren banget!!" seru Jelita.


"Kalau kamu main kejar-kejar kucing jangan di dalam rumah nanti kalau pecahan kacanya kena kaki kamu gimana?" tanya Ilyas yang membuat Jelita menganggukkan kepalanya. memang bocah kecil itu sangat menurut dengan Ilyas.


Suara kegaduhan selalu saja terdengar di rumah Abian, karena kejahilan jelita yang selalu membiarkan kucing-kucing lepas dengan bebas di rumahnya.


"Jelita, jangan main kucing nanti kamu dicakar kucing!" seru Abian yang baru pulang dari perusahaan.


"Pa, nanti Ilyas mau ke rumah kakek ya." ucap Ilyas.


"Apa kamu sudah bilang sama kakek?" tanya Abian kepada Ilyas.


"Sudah Pa, nanti kakek akan menjemput Ilyas." jawab Ilyas yang kemudian duduk di samping Abian.


Sebuah kehidupan mungkin akan berjalan dengan begitu indah, tapi kebahagiaan yang dijalani Naura mungkin saja tidak akan berhenti di sana. seorang pria berdiri dengan keangkuhan yang sangat luar biasa, selama hampir 10 tahun lamanya Akbar tidak pernah menunjukkan dirinya di depan keluarganya. Akbar meninggalkan Indonesia dia pergi ke luar negeri untuk mencari jalannya sendiri, dia harus menjadi kaya agar dia bisa menyaingi adiknya.


Wakaupun Pak Anggoro tahu di mana keberadaan putranya namun dia tidak ingin menemuinya, karena Pak Anggoro tahu bagaimana sikap dari putranya tersebut.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu

__ADS_1


__ADS_2