
"Apa!" seru tuan Joni.
"Kelihatannya kita mengalami masalah yang sedikit gawat, Tuan. jika perusahaan kita mendapatkan sidak dari pemerintah kemungkinan besar kita tidak akan bisa mengirim barang-barang ke pelanggan kita yang ada di luar negeri." ucap kepala gudang Perusahaan Tuan Joni.
"Bagaimana mungkin itu bisa terjadi, Kalian cari cara untuk membuat semua ini tidak terjadi. Aku tidak ingin perusahaanku hancur, kalian harus mencari cara agar barang-barangku bisa keluar dari sana. Jika sampai barang itu tidak sampai di tempatnya pada waktu yang sudah ditentukan maka aku bisa menjamin kalau kalian semua akan aku pecat!!" seru Tuan Joni.
Pria tua itu memijit keningnya, dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan. barusan dia bahagia dengan kenaikan saham perusahaannya, malah sekarang dia harus memijat kepalanya karena sebuah informasi yang benar-benar sangat mengejutkan.
"Bagaimana mungkin pengiriman kali ini tidak berjalan, Apakah ada sesuatu yang membuat pengiriman kali ini gagal?" tanya Tuan Joni.
"Tidak ada kata yang keluar dari mulut anak buah Tuan Joni, pria itu berdiri dengan menatap beberapa anak buahnya. hanya satu kata yang bisa dikatakan sekarang waktunya Tuan Joni merasakan pembalasan atas semua yang telah dia lakukan.
Sekitar 4 atau 5 jam kemudian para pekerja pajak sudah berada di perusahaan Tuan Joni bersama beberapa polisi.
"Selamat siang!!" seru pak polisi.
"Siang." jawab Tuan Joni yang benar-benar sangat terkejut saat melihat kedatangan beberapa polisi di tempatnya.
"Ada apa anda kemari, tuan?" tanya Tuan Joni.
"Kami kemari karena kami harus menanyakan beberapa pertanyaan kepada anda." jawab para petugas kepolisian.
"Memangnya ada apa? apa yang membuat Anda kemari?" tanya tuan Joni.
"Menurut petugas perpajakan yang ada di pelabuhan kami menyita beberapa barang yang ternyata dari perusahaan anda." ucap pak polisi.
DEG..
Tuan Joni langsung tersentak saat mendengar kata-kata yang diucapkan oleh salah satu polisi. Bagaimana mungkin barang-barang yang biasa dia kirim ke luar negeri dengan sangat lancar itu sekarang malah ditangkap oleh pihak-pihak cukai dan para polisi.
"Tidak mungkin, anda salah paham pak polisi." ucap tuan Joni.
Para petugas bea cukai mengeluarkan surat pengiriman yang tertera, Tuan Joni tidak bisa mengeluarkan sepatah kata pun. dia benar-benar sangat terkejut luar biasa.
__ADS_1
"Saya harap anda bekerja sama, Tuan Joni. jika anda tidak mau melakukannya maka kami harus melakukan tugas kami." jawab Salah satu petugas kepolisian.
Mau tidak mau Akhirnya Tuhan Joni harus terdiam dan melanjutkan apa yang dikatakan oleh para polisi, para petugas bea cukai tentu saja tidak akan membebaskan apa yang akan dilakukan oleh pria tua itu. beberapa hari setelah kejadian itu akhirnya berita sudah menyebar. saham yang ada di perusahaan Tuan Joni benar-benar hancur total, tidak ada orang yang mau menanam saham di perusahaan Tuan Joni. Abian yang mendengar informasi dari orang-orang kepercayaannya Tentu saja dia sangat senang.
"Baguslah kalau begitu, dengan begini pria itu akan merasakan bagaimana rasanya hidup di penjara dalam waktu yang lama." jawab Abian yang kemudian mematikan ponselnya. pria itu berjalan keluar dari kantornya, tentu saja Abian akan kembali ke rumah, Kembali ke tempat yang begitu membuatnya bahagia bersama istri dan putranya.
** Rumah Abian **
"Abian belum pulang Naura?" tanya Pak Anggoro yang sudah berada di tempat Naura.
"Belum, Ayah. mungkin sebentar lagi suamiku akan pulang." jawab Naura.
Sekitar 10 menit kemudian Tuan Teguh dan Bu Rasti juga sudah berada di sana.
"Assalamualaikum!;" seru Tuan Bu Rasti yang sudah masuk ke dalam rumah Naura.
"Waalaikumsalam." jawab Naura yang kemudian mendekati Ayah dan ibunya.
"Di mana bocah kecil kesayangan kami?" tanya Bu Rasti kepada Naura.
"Ya sudah kalau begitu kalian bicaralah Ibu mau masuk ke dalam dulu, Ibu mau melihat baby Ilyas main air." jawab Bu Rasti.
"Oh ya Naura, Apakah kabar mengenai penangkapan tuan Joni itu benar?" tanya Tuan Teguh.
"Benar ayah, pria itu ternyata menyelundupkan barang-barang ilegal bersama barang-barang dari perusahaannya." jawab Naura.
"Dia pantas mendapatkannya, kalau kita terus bekerja sama dengannya mungkin kita tidak akan tahu apa yang akan dia lakukan kepada kita." ucap Pak Anggoro.
"Kamu benar Anggoro, Aku benar-benar tidak menyangka kalau di balik kata-katanya yang bijaksana itu ternyata dia adalah pria brengsek. dia berusaha untuk mencelakai putriku, Namun nyatanya Tuhan berkehendak lain karena putriku selalu berada di bawah perlindungannya." jawab Tuan Teguh.
"Duduklah dulu, ayah. aku buatkan teh sama kue, Sebentar lagi Mas Abian akan datang." ucap Naura.
"Ya sudah, kamu masuk dulu sana Ayah sama ayahmu mau berbicara sebentar." ucap pak Anggoro yang kemudian meminta Naura untuk pergi perbincangan dua pria itu berlangsung sedikit sengit.
__ADS_1
Sekitar 30 menit kemudian Abian sudah kembali. "Assalamualaikum!!" seru Abian yang memasuki rumah. "Waalaikumsalam." jawab Pak Anggoro dan Tuan Teguh.
"Ayah berdua ada di sini?" tanya Abian kepada ayah dan mertuanya.
"Tentu saja kami di sini, Memangnya kami mau ke mana." canda Tuan Teguh yang membuat Abian tertawa.
"Abian mau mandi sebentar ya Ayah, nanti Abian kembali." ucap Abian yang kemudian pergi ke kamarnya untuk membersihkan diri.
Sekitar 15 atau 20 menit kemudian Abian sudah turun, pria itu meminta sang istri untuk membuatkan teh hangat untuknya.
"Oh ya Abian, Apa benar apa yang dikatakan oleh beberapa pekerja mengenai Tuan Joni yang ditangkap polisi?" tanya Pak Anggoro kepada putranya.
"Ya Ayah." jawab Abian.
"Lalu, Apakah semuanya baik-baik saja?" tanya Pak Anggoro kepada putranya.
"Tentu saja semuanya baik-baik saja, Ayah. ini adalah permasalahan dari tuan Joni jadi biar dia menyelesaikan masalah ini sendiri. aku tidak ingin membantu pria itu karena dia adalah otak di balik hilangnya uang sebanyak itu." jawab Abian.
"Apakah seluruh uang itu sudah kembali, Abian?" tanya Tuan Teguh.
"Sudah Ayah, aku sudah berhasil mengambil seluruh uang itu tanpa sepengetahuan Tuan Joni, beberapa aset juga sudah aku ambil alih." jawab Abian.
"Kamu tidak boleh terlalu lengah, aku yakin sekarang tuan Joni sudah berada di penjara. Mungkin saja dia akan keluar dengan bantuan dari orang-orang itu, sekarang kamu harus mencari beberapa bukti agar pria itu tidak bisa kabur lagi. dengan begitu mereka akan tahu bagaimana sifat asli dari pria itu, hukuman yang berat akan menantinya bahkan bisa dibilang dia adalah penjahat yang sudah menyelundupkan begitu banyak barang terlarang ke luar negeri." ucap tuan teguh.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Janji di bawah rembulan
- Isteri kesayangan tuan besar
__ADS_1
- ku balas pengkhianatanmu