ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Wilona mencoba menganggu


__ADS_3

Di sebuah kamar lain seorang wanita nampak berdiri dan melihat tubuhnya di cermin, dia terus memutar tubuhnya sembari meraba tubuhnya sedikit demi sedikit. "Aku adalah wanita yang sangat cantik, tidak akan ada satu pria pun yang akan menolak ku." ucap Wilona yang terlihat begitu bangga akan tubuh yang dia miliki.


Wanita itu tidak mengenal kata cinta ataupun menghargai, Wilona hanya menyukai kesenangan, menyukai kebebasan juga menyukai pria yang akan memberikan dia kepuasan senyum. Wilona begitu bahagia, dia benar-benar terpesona dengan sosok Abian yang sekarang ini.


"Kamu benar-benar sangat berbeda dengan pria yang dulu aku kenal, kalau dulu kamu adalah pria angkuh dan tidak pernah menunjukkan senyummu sama sekali. namun Lihatlah sekarang kau bahkan bisa tersenyum begitu lebar ketika kau bersama wanita itu, tapi apakah kau akan bahagia dengan wanita itu? karena sebentar lagi aku akan berusaha untuk mengganggu kebahagiaanmu, Abian." ucap Wilona yang berbicara di depan cermin. Wanita itu masih tetap saja tidak mempunyai hati dan perasaan. wanita itu tetap saja masih wanita yang tidak mempunyai moral sama sekali.


Abian yang dulu dan sekarang masih tetap saja, Abian yang dulu keras bersikap angkuh dan sangat tegas. namun sikap itu masih tetap sampai sekarang ini, tidak akan ada wanita yang mampu mendekatinya apalagi seorang wanita yang hanya mempunyai predikat mantan istri beberapa hari saja.


Di sebuah ruangan tempat meeting pertemuan tersebut, Naura dan Abian sudah melangkahkan kakinya, wanita itu akan pergi ke sebuah ruangan yang ada dimension itu. sekitar 30 pengusaha sudah datang untuk saling berebut agar bisa mendapatkan kontrak kerjasama dari tuan Teguh. Entah berapa pengusaha yang akan mendapatkan kontrak tersebut, Namun bisa dipastikan Abian adalah salah satu orang yang pasti akan mendapatkan kontrak tersebut.


"Kita harus berdoa Mas, semoga Tuhan yang maha esa selalu bersama kita." ucap Naura.


"Amin." jawab Abian.


Terlihat Naura menggandeng tangan sang suami, sekarang Naura berdiri di samping Abian sebagai seorang istri sekaligus sekretaris pribadinya.


Senyum yang begitu mengembang tiba-tiba saja langsung hilang saat pria itu ada di tempat keramaian, para pengusaha sudah duduk di tempat mereka masing-masing menunggu kedatangan seorang pengusaha yang mempunyai predikat pengusaha paling tingkat Sultan.


"Apakah kita akan mendapatkan kontrak kerjasama dengan Tuan Teguh?" tanya salah satu pengusaha kepada pengusaha yang lainnya.


"Entahlah, tapi kita harus berusaha untuk mendapatkannya. jika kita bisa mendapatkan kepercayaan tuan Teguh maka kita akan menjadi orang yang benar-benar berdiri dengan tegak." ucap pengusaha yang lain.


Abian dan Naura bersikap begitu santai, mereka menunggu kedatangan Tuan Teguh yang akan menjadi tuan dari pertemuan tersebut. sekitar 5 menit kemudian Tuan Teguh sudah datang, pria itu memakai pakaian yang sangat rapi dengan memakai kemeja berwarna biru. dia tidak memakai jas hitam, namun Tuan Teguh bersikap seperti mereka sedang ada di rumah pribadi tempatnya.


"Selamat malam, Tuan." sapa para pengusaha.


"Selamat malam." jawab Tuan Teguh.

__ADS_1


Malam ini Bu Rasti sengaja tidak datang ke tempat pertemuan, karena dia masih belum siap untuk bertemu dengan Naura. seorang anak yang dulu terpaksa dia tinggalkan, seorang anak yang berusia hanya beberapa tahun saja. Bu Rasti menunggu suaminya di kamar, wanita itu terus berdoa agar putrinya baik-baik saja, satu persatu para pengusaha


menunjukkan semua proposal bisnisnya.


"Tuan, saya membawa beberapa proposal pembangunan mega proyek yang ada di sekitar pemukiman yang harus kita gusur." ucap Wilona.


Wilona dan sang kekasih nampak memberikan proposal pembangunan yang ada di sekitar tempat pemukiman penduduk.


"Lalu, apa yang ingin kau lakukan?" tanya Tuan Teguh.


"Saya akan membuat pusat perbelanjaan di tempat itu, keuntungan kita bisa mencapai 60%, Tuan. hal itu akan membuat kita semakin jaya di pemasaran beberapa barang." jawab Wilona.


"Apakah kau yakin?" tanya Tuan Teguh.


"Tentu saja Tuan, Saya sudah mensurvei tempat itu bahkan tempat itu adalah tempat yang lumayan menghasilkan." jawab Wilona tidak menjawab. pria itu hanya menatap beberapa proposal yang sudah dibawa oleh Tuan Teguh dari Wilona.


"Batu mulia? Jadi anda sangat tertarik dengan perusahaan Itu, Tuan Abian?" tanya Tuan Teguh.


"Benar sekali Tuan, batu mulia adalah barang yang sangat berharga. jika kita bisa menembus pasaran internasional dan beberapa negara kemungkinan besar kita akan mendapatkan keuntungan yang sangat besar." ucap Tuan Teguh.


Nampak tuan Teguh menganggukan kepalanya, dua proposal yang diajukan oleh Abian nampak disetujui oleh tuan teguh.


"Baiklah kalau begitu, Apakah ada yang lain?" tanya Tuan.


Tanpa ragu-ragu Naura memberikan proposal kepada Tuan teguh.


"Apa ini, nyonya?" tanya tuan Teguh.

__ADS_1


"Maafkan saya atas kelancangan saya, tuan. saya ingin meminta bantuan kepada tuan Teguh untuk melihat proposal proyek ini." ucap Naura dengan begitu sopan.


Tuan teguh melihat sebuah proyek yang menjadi cita-cita isterinya dahulu, yaitu Bu Rasti. tatapan mata Tuan Teguh menatap proposal yang diberikan oleh Bu Rasti, sebuah proposal yang membuat Tuan Teguh sangat tersentak, beberapa kali istrinya menginginkan pembangunan sekolah untuk orang-orang tidak mampu dan fasilitas penunjang bagi beberapa masyarakat.


"Apa ini maksudnya, Nyonya?" tanya Tuan Teguh.


Naura mulai menceritakan maksud dari permintaannya tersebut dengan begitu sopan, Naura menginformasikan satu persatu.


DEG...


Tuan Teguh benar-benar sangat terkejut dengan kata-kata yang diucapkan oleh Naura, pria itu tidak akan pernah berpikir kalau wanita muda yang ada di depannya itu benar-benar sangat mirip dengan istrinya.


"Begitu bodohnya pria itu telah menyia-nyiakan dua wanita yang sangat luar biasa, pria itu benar-benar adalah pria bodoh karena melepaskan wanita seperti dia." ucap Pak Teguh dalam hati.


Sekitar 10 menit kemudian Tuan Teguh menatap proposal yang diberikan oleh Naura, 2 proposal itu adalah rumah sakit dan sekolah untuk orang-orang tidak mampu dan sebagainya.


"Baiklah Nyonya Naura, berkasmu ini sangat luar biasa. memang sudah lama istriku menginginkan tempat seperti yang kau rencanakan itu, karena hal itu proposal milikmu ini akan menjadi proposal satu-satunya yang akan langsung aku bangun dalam bulan ini." jawab Tuan Teguh yang membuat Naura dan Abian saling menatap satu sama lain.


Naura langsung menutup mulutnya, wanita itu benar-benar tidak percaya karena pria tua kaya itu menerima permintaannya. lahan yang begitu besar itu akan dijadikan rumah sakit yang bisa melayani orang-orang miskin dan sekolah yang menerima murid dari golongan tidak mampu tanpa membedakannya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan

__ADS_1


- Isteri kesayangan tuan besar


__ADS_2