ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Franda yang sakit hati


__ADS_3

Di tempat yang berbeda terlihat seorang wanita menatap foto Abian yang ada di ponselnya. Wanita itu sangat marah, dia benar-benar tidak menerima semua perlakuan Abian. mereka sudah bertunangan namun tiba-tiba saja Abian memutuskan pertunangan itu dan menikahi wanita lain. seorang wanita yang tidak begitu dikenal oleh Franda.


"Tenanglah Franda." pinta orang tua Franda.


"Bagaimana aku bisa tenang, Aku tidak akan membiarkan mereka bahagia di atas penderitaanku!!" teriak Franda.


"Tapi, kalau kau marah seperti ini Apakah semuanya bisa kembali?" tanya ayah Franda.


"Seharusnya aku yang menjadi nyonya besar di rumah itu bukan wanita itu!!" seru Franda.


"Kamu jangan seperti ini, Tenanglah jika semuanya sudah kembali normal Kita bisa mulai mendekati Abian kembali." ucap Ayah Franda.


"Aku tidak mau, Ayah. aku tidak mau, aku tidak mau menerima semua ini!!" seru Franda kembali.


Sedikit demi sedikit Franda seperti seorang wanita gila yang benar-benar begitu merindukan Abian. bahkan wanita itu sering sekali meneror Abian dan melakukan sesuatu hentikan semua kebodohanmu ini, Franda. jika Tuan Anggoro Sebastian dan Abian mengetahui semua kelakuanmu bisa-bisa semua yang kita lakukan itu hancur. kau akan menyeret Ayah aku akan membuat Ayah hancur juga!!" bentak Ayah Franda.


"Aku tidak mau tahu Ayah, aku tidak mau tahu aku tidak bisa menerima semua kekalahan ku ini. Seharusnya pria itu menikahiku bukan menikahi wanita itu!!" teriak Franda.


Berulang kali air matanya terus mengalir, salah satu tangannya terus membanting barang-barang yang ada di kamarnya. Franda sudah membanting barang-barang yang ada di kamarnya, wanita itu benar-benar seperti seorang wanita gila, dia berteriak dia terus memaki tanpa di.


Ibu Franda benar-benar begitu terpukul, Memang dari awal Ibu Franda tidak pernah mengizinkan putrinya untuk menjadi istri dari Abian Maulana. tapi karena Franda adalah wanita yang gila harta wanita itu menginginkan status tinggi dan kekayaan yang melimpah dari keluarga Sebastian.


"Tinggalkan saja putrimu itu, dari hari ke hari dia seperti wanita gila." ucap Ayah Franda.


"Aku tidak peduli, biarkan saja aku gila. tapi aku pasti akan membalas dendam kepada orang-orang itu!!" teriak Franda.


"Jika sampai kau membuatku menerima sesuatu yang tidak aku inginkan maka kamu harus merasakan hukuman dari ayah. jika kau ingin melakukan sesuatu kau harus menanggung akibatnya sendiri, jangan pernah menyeret diriku ataupun seluruh perusahaan yang aku miliki!!" seru Ayah Franda yang kemudian menutup pintu kamar anda dengan begitu keras.


BRAKKK...


"Pergi dari sini!!" seru Franda.


"Aku benar-benar muak denganmu!" seru ayah Franda.


Akhirnya kedua orang tua Franda meninggalkan wanita itu, mereka sudah tidak mampu membuat putrinya menjadi wanita waras. sekitar 4 bulan sudah berlalu setelah pernikahan yang diumumkan oleh Abian kepada orang-orang yang ada di sekitar mereka, Franda masih saja terus mengharapkan Abian kembali padanya. namun dari hari ke hari wanita itu tidak pernah mengerti Kalau dia sudah tidak mungkin bersama dengan Abian.

__ADS_1


Tak berselang lama ponsel Franda mulai berdering, wanita itu menatap ponselnya dan melihat ada beberapa panggilan dari orang yang tidak dia kenal. Franda mengangkat ponselnya, menjawab panggilan masuk dari seseorang.


"Ada apa?" tanya Franda kepada dua orang yang dia tugaskan untuk mengikuti Naura.


"Kami sudah mengikuti wanita itu, Nona Franda." jawab 2 orang suruhan Franda.


"Lalu?" tanya Franda kembali.


"Kami ingin melakukan semua yang anda perintahkan, tapi dia terus dilindungi oleh seorang pria." jawab orang suruhan Franda.


"Kalian ini bodoh sekali sih, Masa kalian tidak mempunyai waktu yang tepat untuk menyingkirkan wanita itu. Segera lakukan apa yang sudah Aku perintahkan, jika kalian tidak bisa melakukannya maka kalian tidak akan mendapatkan sepeser uang pun!!" seru Franda yang kemudian mematikan ponselnya. Ibu Franda yang ada di luar pintu nampak Wanita itu benar-benar sangat takut, entah apa yang akan dilakukan oleh putrinya itu. Jika sesuatu yang benar-benar serius dilakukan oleh putrinya maka akibatnya akan sangat berbahaya, seluruh keluarganya bisa-bisa masuk ke dalam kegelapan yang dibuat oleh putrinya itu.


"Apa yang harus aku lakukan untukmu, putriku. apa yang membuatmu seperti ini, dari awal aku sudah bilang Kan kalau kamu tidak boleh menikahi pria itu." guman Ibu Franda di luar pintu.


Setelah mendengar percakapan putrinya bersama seseorang, akhirnya Ibu Franda pergi meninggalkan kamar putrinya. wanita itu harus segera memberitahukan kepada suaminya jika tidak dia dan seluruh keluarganya akan terseret pada arus yang tidak akan mungkin mereka tinggalkan.


Kembali ke tempat Naura, dua orang suruhan Franda terus mengikuti Naura. sedangkan Sandi yang bersembunyi di suatu tempat tentu saja pria itu tahu kalau ada orang yang mengikuti Naura.


"Siapa kalian?" tanya Sandi kepada dua orang yang dari tadi menguntit Naura.


"Siapa kalian, apa yang kalian lakukan di sini?" tanya Sandi tanpa menjawab.


Dua pria itu bergegas pergi meninggalkan tempat itu, namun Sandi langsung berlari mengejar dua orang yang dari tadi terus memantau apa yang dilakukan oleh Naura. Dengan segera Sandi langsung menarik salah satu pria itu, menghajarnya dan memberikan pukulan pukulan yang kasar kepada dua pria itu.


"Katakan Siapa kalian, apa yang kalian inginkan!!" teriak Sandi.


Tak Ada jawaban, namun Sandi yang bisa melihat tatapan mata dua orang itu seketika dia langsung memberikan bogem mentah ke arah dua pria itu.


BRAKKK...


BUKK...


BUKK...


BUKK..

__ADS_1


beberapa pukulan terus dilayangkan oleh Sandi ke arah dua penguntit tersebut, pria itu tidak akan membiarkan siapapun berusaha untuk mendekati Naura.


"Jika kalian berusaha untuk melakukan sesuatu kepada wanita itu maka kalian harus menghilangkan pikiran kalian. Aku tidak akan membiarkan kalian berusaha melukai wanita itu." ucap Sandi yang kemudian menangkap dua orang itu.


"Ada apa mas?" tanya Naura yang melihat Sandi sudah membawa dua orang ke depannya.


"Kelihatannya dua orang ini sedang menguntitmu." jawab Abian.


Tatapan mata Naura dan Azrul menatap dua orang yang sudah ditangkap oleh Sandi, sesaat kemudian Naura mendekati pria itu dan menanyakan sesuatu kepada dua pria yang sudah ditangkap oleh Sandi.


"Siapa Kalian?" tanya Naura kepada dua penguntit tersebut.


"Tidak ada jawaban yang keluar dari mulut dua pria itu, sesaat kemudian Naura yang sudah lama tidak pernah menunjukkan bakatnya akhirnya pria itu sedikit wanita itu sedikit tersenyum.


BUKK...


BUKK...


ZDAKK...


"Dasar kalian brengsek!!" seru Naura.


Azrul dan Sandi benar-benar sangat terkejut dengan semua yang dilakukan oleh Naura hari ini.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu

__ADS_1


__ADS_2