ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Bersama


__ADS_3

"Selamat datang, Naura. Selamat datang putriku." ucap Bu Rasti.


Anak dan ibu itu saling memeluk satu sama lain, beberapa saat kemudian mereka berbincang-bincang mengenai masa lalu. berbincang-bincang mengenai apa sebenarnya yang terjadi dan cerita kehidupan Bu Rasti. akhirnya malam itu Abian dan Naura meminta izin untuk pulang karena mereka harus mengurus baby Ilyas.


Beberapa hari kemudian di penjara wanita ternyata Wilona sekarang tinggal di penjara wanita, satu sel dengan Bu Warni.


"Kamu bisa diam, tidak!!" teriak Bu Warni kepada Wilona.


"Dasar wanita tua bangka, ini semua gara-gara suamimu. Lihatlah kita semua masuk penjara!!" seru Wilona.


"Enak banget kamu bicara begitu, seharusnya kami yang mengatakan hal itu. kalau tidak gara-gara dirimu pasti Kami tidak akan masuk penjara, kami tidak akan mengalami hal seperti ini!!" seru Bu warni.


"Dasar kalian tuh orang-orang bodoh!!" teriak Wilona yang tidak terima.


Seorang wanita yang ada di sel penjara terus memperhatikan apa yang dilakukan Bu warni dan Wilona, sesaat kemudian...,


PLAKK...


PLAKK...


Dua tamparan sudah tergambar di pipi Bu Warni dan Wilona, kedua wanita itu ditampar oleh salah satu penghuni lama penjara.


"Kalian bisa diam tidak?! Kalau kalian tidak bisa diam maka kalian akan aku hajar, lihat saja jika kalian berani melawanku maka kalian akan merasakan apa yang namanya babak belur!!" seru tahanan B.


Setelah mendapatkan 2 tamparan itu seketika Bu warni dan Winona langsung terdiam, mereka tidak akan berani melakukan apapun. karena ternyata di dalam penjara ada pemimpin wanita ya bisa di sebut penjahat wanita yang paling ditakuti di sel tersebut.


"Ini semua gara-gara kamu." cibir Wilona kepada bu Rasti.


"Kalau kamu tidak bisa diam, maka aku akan berteriak. lihat aja kita pasti akan dipukul oleh wanita menakutkan itu." ancam bu Warni.


Seketika Wilona langsung terdiam, dia tidak mungkin melakukan sesuatu yang salah. jika tidak wanita menakutkan itu akan menampar mereka berdua kembali.


"Dasar wanita tidak tahu diri!!" bentak Wilona.


"Kamulah yang tidak tahu diri, Dasar wanita kurang ajar." jawab Bu Warni.


Karena mereka berdua sering sekali membuat keonaran Hal itu membuat pemimpin wanita yang ada di sel itu langsung memberikan mereka hadiah, yaitu mereka dijambak dan dipukuli habis-habisan oleh pemimpin wanita yang ada di dalam sel.

__ADS_1


"Aku sudah bilang Kan kalian jangan membuat masalah kalian ini benar-benar tidak bisa diajak bicara!!" teriak si wanita yang membuat Bu warni dan Wilona wajahnya benar-benar babak belur


Salah mereka sendiri karena sudah diberitahu malah mereka seolah ingin melawan wanita menakutkan itu. kehidupan memang harus berjalan, memang ada kalanya manis dan pahit, Pak Farhan yang ada di penjara itu pun juga mendapatkan perlakuan yang sangat menakutkan dari tahanan yang lain. kabar mengenai perselingkuhan itu dijadikan alat untuk membuat Pak Farhan menjadi bulan-bulanan para tahanan.


Di tempat lain Naura sedang bersama dengan baby Ilyas dan sang suami, hari ini sepasang suami istri itu tidak akan kemana-mana, mereka akan libur untuk dua hari agar mereka bisa menenangkan diri karena beberapa minggu yang lalu mereka mendapatkan cobaan yang sangat luar biasa.


"Kamu mau makan, sayang?" tanya Abian kepada sang Isteri.


"Iya Mas, Apa kamu mau masak sesuatu?" tanya Naura.


"Mas mau membuatkan telur dadar sama telur mata sapi, apa kamu suka?" tanya Abian yang membuat Naura hanya tersenyum.


Kebahagiaan itu benar-benar begitu indah, sekarang Naura dan Abian sudah menjalani kehidupan yang normal.


** Satu tahun kemudian **


"Selamat pagi sayang." Panggil Abian kepada baby Ilyas yang sedang bermain sepeda roda tiga.


"Papa, Papa.":Panggil baby Ilyas.


"Aduh anak Papa. panggil Papa terus, sini sayang!" Abian yang kemudian mendekati baby Ilyas dan menggendongnya.


"Iya Sayang, hari ini ada begitu banyak permasalahan di perusahaan." jawab Abian.


"Memangnya ada apa?" tanya Naura.


"Para pekerja yang ada di pembangunan banyak yang melakukan demo." ucap Abian.


"Kok melakukan demo, Memangnya ada apa?" tanya Naura yang kembali menanyakan hal itu.


"Katanya Mereka tidak digaji oleh mandor mereka selama beberapa bulan." jawab Abian.


"Kok bisa Mas, Mas kan selalu memberikan anggaran untuk pembayaran para pekerja?" tanya Naura.


"Karena itulah sayang, mas harus mencari bukti-bukti itu. kamu tahu sendiri kan sekarang ini pria itu bersama sandi harus mencari beberapa bukti mengenai penggelapan dana yang ada di perusahaan." jawab Abian.


"Kasihan banget ya, apalagi bentar lagi kan Mas Azrul sama Mas Sandi itu mau menikah, masa mereka harus disibukin hal seperti ini sih Mas." ucap Naura.

__ADS_1


"Bagaimana lagi Sayang, dana yang digelapkan itu tidak sedikit sayang." jawab Abian yang kemudian meminta Naura untuk membuatkan kopi atau teh.


Terlihat Abian sedang bercanda gurau dengan baby Ilyas, sekitar beberapa menit kemudian Tuan Teguh sudah datang ke rumah Abian dengan membawa begitu banyak hadiah untuk baby Ilyas.


"Tumben sudah pulang, Abian?" tanya Tuan Teguh kepada Abian.


"Iya Ayah, di perusahaan banyak banget permasalahan. Aku ingin istirahat sebentar setelah itu aku Azrul dan Sandi harus pergi ke suatu tempat." jawab Abian.


"Oh ya, Katanya kamu ada permasalahan dengan para pekerja bangunan. Apa benar mereka itu tidak dibayar selama beberapa bulan?" tanya Tuan Teguh kepada Abian.


"Itulah ayah, Kami semua sangat percaya dengan orang itu, Namun ternyata dia menggelapkan dana hampir 50 miliar." jawab Abian.


"Apa kamu yakin cuma 50 miliar? tapi Seharusnya kan dana itu melebihi beberapa triliun?" tanya Pak Teguh kepada Abian.


"Itu yang menggelapkan dana adalah mandor bangunan, Ayah. sebenarnya gaji itu sudah dibayar tapi gaji selama beberapa bulan itu dibawa kabur ya sekitar 50 miliar." jawab Abian.


"Apa kamu begitu bingung dengan uang 50 miliar?" tanya Tuan Teguh.


"Bukan masalah 50 miliarnya, ayah. tapi dana yang hampir hilang itu sekitar 50 triliun, dana itu adalah dana pembangunan rumah sakit, sekolah hotel dan rumah mewah yang akan kita bangun." jawab Abian.


Seketika Tuan Teguh yang mendengar jawaban dari Abian pria itu langsung terdiam. "Lalu, Siapa nama orang yang membawa uang itu?" tanya Tuan Teguh.


"Ayah aku mau sholat dulu ya, aku mau menenangkan pikiranku dulu. nanti setelah salat aku akan bicara sama ayah." ucap Abian yang kemudian berpamitan untuk sholat terlebih dahulu.


Tuan Teguh yang melihat Abian tentu saja pria itu menggelengkan kepalanya. "Abian Abian, Kenapa cobaan selalu menghampirimu. Apakah kamu dan putriku itu harus seperti ini terus, aku kasihan banget sama kalian." ucap Tuan Teguh.


"Kakek, kakek." Panggil baby Ilyas yang sudah berada di ruang tamu sembari mendorong sepeda roda tiga miliknya.


"Sini, sayang. kakek-kakek bawain kamu hadiah banyak banget loh!!" seru Tuan Teguh yang kemudian meminta beberapa pembantu Naura untuk mengambil hadiah yang ada di luar untuk baby Ilyas.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan

__ADS_1


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu


__ADS_2