ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Meeting di puncak


__ADS_3

** Keesokan hari **


"Mas, kenapa mas memakai pakaian itu?" tanya Naura.


"Tidak cocok ya?" tanya Abian.


"Warnanya terlalu mencolok Mas." jawab Naura.


"Ya sudah kalau begitu, Mas mau ganti baju dulu Setelah itu kita langsung berangkat. nanti kita telat sampai di tempat itu." ucap Abian yang kemudian mengganti pakaiannya.


Sekitar 10 menit kemudian Abian yang sudah selesai dan langsung pergi meninggalkan rumah mereka, Mbok Asih berada di rumah itu bersama dengan beberapa pembantu. wanita itu ditugaskan untuk memberitahu Naura ataupun Abian jika ada sesuatu terjadi di rumah mereka, apalagi ada sebuah ancaman yang baru di tempat itu. yaitu Akbar.


"Nanti kalau ada apa-apa Mbok bakal berkasih tahu kalian, kalian bersenang-senang di sana Jangan pikirkan yang ada di sini, oke." ucap Mbok Asih yang membuat Naura tersenyum dan berpamitan kepada wanita tua itu.


Akhirnya Naura dan Abian pergi ke sebuah tempat untuk melakukan meeting dadakan, sebuah senyum mungkin terukir di bibir Naura dan Abian. namun ternyata Wilona juga ada salah satu bagian dari kerja sama Abian dan salah satu perusahaan real estate.


**Tiga jam kemudian **


"Mas, Bukankah ini jalan menuju villa tempatmu?" tanya Naura kepada sang suami.


"Iya, katanya kita akan meeting di salah satu tempat ini sekitar tempat ini. kemungkinan besar mereka akan membicarakan mengenai kontrak kerjasama yang ada di beberapa negara." jawab Abian.


"Lalu, katanya kamu juga mau kerjasama dengan seorang pengusaha pertambangan yang ada di Kalimantan?" tanya Naura kembali.


"Entahlah Sayang, kalau itu Mas belum memikirkannya. tapi kamu sendiri kan Mas juga ingin berinvestasi di bidang batu mulia, kelihatannya di sana sih hasilnya lumayan menggiurkan." ucap Abian.


"Jangan terlalu serakah Mas, Mas kan punya dua perusahaan. kalau terlalu banyak perusahaannya apa nanti mas tidak akan bingung?" tanya Naura.


"Kenapa harus bingung, kan ada Sandi. kalau nanti aku pusing Sandi tinggal aku suruh ke salah satu perusahaan." jawab Abian.


"Huff.., kok gitu mas." ucap Naura.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian akhirnya Naura dan Abian sudah sampai di tempat yang sudah menjadi tempat tujuan Mereka. terlihat di sana Naura menatap sebuah mension yang lumayan besar, bahkan mension itu benar-benar sangat luas dengan begitu banyak tanaman juga perabotan yang ada di luar tempat itu.


Langkah kaki Naura keluar dari mobil, begitu pula dengan Abian. pria itu menenteng tas yang lumayan besar dengan beberapa pakaian yang sudah dia bawa.


"Kita segera masuk." pinta Abian yang menggandeng tangan sang isteri.


"Selamat datang, tuan Abian." Panggil salah satu pengusaha yang sudah berada di tempat itu.


"Tuan." jawab Abian.


Tatapan mata seorang wanita nampak menatap Abian yang baru masuk bersama dengan istrinya, sebuah senyum benar-benar mengembang di bibir Wilona ketika Wanita itu sudah mendapat informasi kalau ada yang benar-benar sudah berubah.


"Ternyata pria itu benar-benar sudah berubah, Aku tidak akan pernah mengira kalau wanita itu bisa membuat Abian sehebat itu. jika memang seperti itu aku pasti akan mendapatkan sebuah kehangatan dari Abian." ucap Wilona yang masuk ke dalam mension.


"Tuan-tuan, silakan Anda beristirahat di tempat anda sekalian. para pembantu akan mengantar Anda ke kamar anda masing-masing!" seru seorang pengusaha yang menjadi pemilik mention tersebut sekaligus seorang pengusaha yang akan menjadi pemilik dari sebuah perusahaan. setelah mendapatkan perintah seperti itu para pengusaha yang lain langsung masuk ke dalam kamar mereka masing-masing, sebuah perintah yang sudah diberikan oleh seorang pengusaha yang bernama Teguh Sanjaya.


Langkah kaki Naura berjalan mengiringi sang suami, sedangkan di tempat yang tidak tahu tatapan mata seorang wanita yang berusia sekitar 50 tahun itu.


Hari ini Abian akan menganggap perjalanan mereka menjadi perjalanan bulan madu untuk mereka berdua, sesaat kemudian Abian menghentikan langkah kakinya. pria itu menatap sebuah kamar yang ada di depannya.


"Ada apa Mas?" tanya Naura kepada sang suami.


"Apa kita tidak salah kamar ya?" tanya Abian.


"Memangnya ada apa?" tanya Naura kembali.


"Kamarnya mewah banget ya, Kok kayak kamar pemilik rumah sih?" tanya Abian.


"Ya nggak tahu Mas, lebih baik kita masuk aja soalnya kamarnya kan sudah dikasih sesuai dengan nama yang ada di kunci tersebut." jawab Naura.


Tanpa berpikir lagi akhirnya Naura masuk ke dalam kamar tersebut, Abian dan Naura menatap kamar yang benar-benar sangat mewah itu. di tempat lain terlihat seorang pria menatap istrinya.

__ADS_1


"Ada apa Sayang?" tanya tuan Teguh kepada sang istri.


"Kamu tidak marah kan, karena aku meminta putriku ke kamar itu?" tanya bu Rasti kepada suaminya.


"Untuk apa aku harus marah, Tentu saja aku tidak marah. lagi pula dia adalah putrimu berarti dia juga adalah putriku, bukan?" tanya Tuan Teguh kepada bu Rasti


"Terima kasih ya Mas, karena kamu sudah mau merawatku selama ini. Terima kasih juga karena kamu mau menganggap putriku sebagai putrimu." ucap Bu Rasti yang terus berterima kasih kepada sang suami.


Ternyata seorang wanita yang menjadi istri pengusaha kaya raya adalah ibu kandung dari Naura, entah apa yang terjadi dan apa yang membuat wanita itu ternyata masih hidup. padahal pak Farhan sudah membuat sebuah makam untuk istrinya tersebut.


"Sudah cukup kamu menderita saat kamu sudah menjadi istri pria itu, Aku tidak akan membiarkan putrimu juga menderita karena terus-menerus disiksa oleh ayah tidak bertanggung jawab seperti dia." ucap Tuan Teguh yang kemudian memeluk sang istri.


100 di antara satu wanita pasti akan memiliki sebuah keberuntungan yang sangat luar biasa, Seperti itulah yang terjadi pada Bu Rasti. setelah mendapatkan seorang pria yang sudah berusaha untuk mencelakainya sekarang wanita itu mendapatkan seorang suami yang benar-benar begitu mencintainya.


Sudah lebih dari 10 tahun Bu Rasti menikah dengan Pak Teguh, pernikahan yang tidak akan mungkin dikaruniai seorang anak karena Pak Teguh adalah pria yang tidak bisa memiliki keturunan. cinta yang diberikan oleh Bu Rasti bisa membuat Pak Teguh melakukan segalanya, pengusaha kaya raya itu akan memberikan apapun untuk Bu Rasti Bahkan dia rela memberikan segalanya untuk putri satu-satunya dari Bu Rasti.


Beberapa jam kemudian malam sudah datang, terlihat Naura dan Abian sudah bersiap-siap dengan semua pakaian yang sudah mereka bawa.


"Mas, apa nanti kamu akan menyerahkan proposal yang kemarin aku kerjakan itu?" tanya Naura.


"Tentu saja sayang, proyek itu adalah proyek yang sangat luar biasa. aku dan beberapa pengusaha akan meminta bantuan kepada tuan Teguh agar sekolah tersebut bisa dibangun di atas lahan milik tuan teguh tersebut." jawab Abian.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar

__ADS_1


__ADS_2