ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Aku buka pria brengsek


__ADS_3

"Menurut berita yang diberikan oleh seseorang katanya Tuan Abian sekarang ini bersama dengan seorang wanita di hotel ini." jawab seorang wartawan.


Tuan Teguh yang mendengar jawaban dari salah satu wartawan Tentu saja dia sangat terkejut, ketika memasuki kamar hotel tentu saja Abian hanya sendiri. pria itu memastikan Tidak ada orang lain yang ikut masuk ke kamar Abian namun sekarang para wartawan mengatakan kalau ada seorang wanita yang sudah berada di kamar bersama Abian.


Langkah kaki Tuan Teguh berjalan mendekati kamar Abian, seorang wanita memang terlihat di kamar itu.


"Ada apa Abian?* tanya Tuan Teguh kepada Abian.


"Saya tidak tahu tuan, entah apa yang terjadi di tempat ini." jawab Abian.


Tuan Teguh menatap seorang wanita yang katanya adalah mantan istri dari Abian. "Bubar dari tempat ini, jika tidak aku akan memasukkan kalian semua ke penjara!!" seru Tuan Teguh yang membuat para wartawan langsung berhamburan. Siapa yang tidak kenal dengan Teguh Sanjaya, seorang pria kaya yang selalu dikejar-kejar oleh para pengusaha agar pria itu mau bekerja sama dengannya.


"Siapa wanita ini, Abian?" tanya tuan Teguh.


Abian sangat enggan untuk menjawab pertanyaan Tuan Teguh, namun Wilona Tentu saja dia langsung berdiri dan memperkenalkan dirinya kepada tuan Teguh.


"Perkenalkan nama saya adalah Wilona, saya adalah mantan istri dari Abian, namun sekarang kami kembali bersama." jawab Wilona yang membuat Tuan menatap wajah Wilona.


"Pergilah dari tempat ini sekarang juga!" perintah Tuan Teguh kepada Wilona.


"Kenapa aku harus pergi dari sini, memangnya siapa kau berani sekali kamu menyuruhku keluar dari tempat ini!!" seru Wilona.


Tuan Teguh memilih untuk mengajak Abian pergi, dia harus segera mencari sebuah informasi yang ada di ponselnya. tanpa menunggu lama Tuan Teguh akhirnya menelpon sang istri dan meminta Bu Rasti untuk segera ke rumah Naura, Tuan Teguh yakin kalau berita itu akan menyebar dengan sangat cepat.


"Tenanglah Abian, kamu tidak boleh terlalu memikirkan hal ini." ucap Tuan Teguh.


"Aku bukanlah seorang pria brengsek, Tuan. Aku tidak akan pernah melakukan sesuatu yang brengsek seperti ini." jawab Abian.


"Tenanglah, Kau tidak boleh terlalu memikirkan hal ini." ucap Tuan Teguh kembali .


"Bagaimana saya tidak memikirkan hal ini, tuan. Apa yang terjadi hari ini mungkin akan membuat Istri saya sangat marah." jawab Abian.


"Kalau kamu tidak melakukan apa-apa Kenapa Naura harus marah? yakinlah kamu tidak boleh terlalu memikirkan hal ini," minta Tuan Teguh.


Abian menjambak rambutnya berulang kali, dia mencoba mengingat apa yang terjadi kepada dirinya tadi malam. walaupun berusaha puluhan kali Abian tetap saja tidak bisa mengingat apa yang terjadi tadi malam.


Di tempat lain seperti yang diperintahkan oleh sang suami Bu Rasti pergi ke rumah Naura, pagi itu memang sudah tersiar di televisi mengenai salah satu pengusaha yang sedang bersama seorang wanita dan dipergoki oleh para wartawan. berita pagi itu benar-benar begitu mengejutkan Naura, orang-orang yang ada di rumah Naura nampak mencoba untuk menenangkan istri dari tuan besar mereka.

__ADS_1


"Naura!" Panggil Mbok Asih.


"Ada apa ini Mbok? kenapa mereka mengatakan hal itu?" tanya Naura.


"Yakinlah Naura kalau semua ini hanyalah kebohongan, kamu tidak boleh terlalu percaya." jawab mbok Asih. memang terpampang jelas gambar Abian bersama Wilona dalam satu kamar, jantung Naura berdebar begitu kencang. hatinya begitu kacau pikirannya benar-benar tidak bisa dibuat berpikir secara jernih.


"Apa yang terjadi? kenapa cobaan ini selalu mengejar kami Mbok." ucap Naura. hatinya teriris, wanita itu benar-benar tidak bisa mengatakan apapun, jantungnya terasa diremas nafasnya benar-benar tidak bisa teratur sama sekali. Mbok Asih yang melihat kondisi Naura seketika wanita itu menggoncang pundak Naura.


"Naura, dengarkan aku baik-baik. sadarlah kamu tidak boleh seperti ini!!" teriak Mbok Asih.


"Apakah Mas Abian tega menghianatiku, Mbok?" tanya Naura.


PLAKK ..


satu tamparan langsung tergambar di pipi Naura.


"Sehina itukah Abian, sedangkal itukah pemikiranmu kepada suamimu?" tanya Mbok Asih dengan nada suara yang sedikit keras.


Bu Lena yang baru datang di tempat itu nampak wanita itu menatap Mbok Asih yang sedang meyakinkan Naura mengenai Abian.


Naura dan Mbok Asih menoleh menatap Bu Rasti yang sudah ada di rumahnya. tak ada pergerakan dari Naura, wanita itu hanya diam dengan semua pemikirannya yang benar-benar sangat kacau.


"Tolong jaga Naura sebentar ya Bu, saya mau membuatkan dia sesuatu terlebih dahulu." ucap Mbok Asih.


Terima kasih ya Mbok." jawab Bu Rasti.


Air mata Naura terus mengalir, dia tidak tahu apa yang harus dia katakan. berita pagi ini benar-benar sudah menghancurkan seluruh hatinya, tak berselang lama Bu Lena juga datang ke tempat menantunya, wanita itu yakin kalau saat ini Naura benar-benar sangat hancur.


"Naura." Panggil Bu Lena.


Bu Rasti dan Naura menoleh.


"Bu Lena." Panggil Bu Rasti.


Dua wanita itu duduk di samping Naura, namun Naura tidak bergerak sama sekali. hatinya benar-benar begitu teriris, jiwanya seketika hancur karena berita tadi pagi.


"Naura!" Panggil Bu Lena yang kemudian memeluk Naura. mendapat pelukan seperti itu dari ibu mertuanya seketika Naura langsung berteriak. wanita itu benar-benar hancur.

__ADS_1


"Bagaimana ini, Ibu. Bagaimana? Kenapa cobaan sebesar ini menimpaku lagi, apa salahku apa dosaku, Bu?!" seru Naura yang berteriak dengan begitu keras.


"Naura, Apa yang kamu lakukan sayang. kenapa kamu mengatakan hal itu?" tanya Bu Lena.


"Kenapa Mas Abian menghianati ku, Bu. Kenapa?!" teriak Naura.


"Apakah kamu percaya dengan semuanya ini, Naura?" tanya Bu Lena. Bu Lena tahu benar bagaimana perasaan Naura untuk saat ini. wanita itu tidak ingin membuat Naura semakin menderita, Bu Lena memeluk Naura sedangkan Bu Rasti juga mendekati Naura sembari mengelus rambutnya.


"Apakah cintamu begitu dalam kepada suamimu, Naura?" tanya Bu Lena.


Naura menoleh, wanita itu menganggukkan kepalanya.


"Jika cintamu sedalam itu, lalu.., Apakah kau percaya dengan suamimu?" tanya Bu Rasti kembali.


Naura kembali menganggukkan kepalanya, wanita itu terlihat menatap Bu Rasti.


"Jika kamu percaya dengan suamimu, pasti kamu tidak akan pernah percaya dengan semua yang terjadi hari ini. ingatkah dirimu dengan yang terjadi waktu kita berada di Bandung? ketika wanita itu terus-menerus berusaha untuk mendekati suamimu?":tanya Bu Rasti.


Seketika Naura tersentak, wanita itu mengingat kejadian yang ada di Bandung. kejadian ketika Wilona terus-menerus berusaha untuk mendekati Abian walaupun Naura ada di samping Abian.


"Apakah kau ingat Naura?" tanya Bu Rasti.


Naura menganggukkan kepalanya.


"Jika kamu ingat, pasti kamu akan memikirkan mengenai hal itu. sudah berapa kali dia berusaha untuk mengejar suamimu, Sudah berapa kali wanita itu terus menerus berusaha untuk membuat suamimu seperti seorang pria yang tidak setia?" tanya Bu Rasti.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu

__ADS_1


__ADS_2