ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Masa lalu yang pahit


__ADS_3

Sebuah rahasia yang selama ini tidak diketahui oleh siapapun Sebuah rahasia yang selama ini disimpan oleh Tuan Teguh, ternyata Tuan Teguh adalah ayah kandung dari Naura. pria itu memang tidak bisa mempunyai keturunan setelah kecelakaan yang menimpa dirinya, seorang pria yang sudah dinyatakan tidak akan bisa memiliki anak dari wanita manapun, karena hal itu Ketika tuan Teguh mengetahui jika Bu Rasti sudah mengandung Tuan Teguh mulai mencari tahu mengenai kehamilan dari Bu Rasti. usia kandungan itu sama dengan lamanya tuan teguh mengalami kecelakaan. usia Naura Sama persis dengan lamanya tuan Teguh kecelakaan.


Tuan Teguh ingin mencari tahu mengenai kebenaran dari Bu Rasti, namun sayangnya ketika pria itu pergi ke rumah yang dia berikan untuk istrinya itu, ternyata suami baru dari Bu Rasti berusaha untuk membunuhnya. untungnya ketika bu Rasti terjatuh dari rumah itu dengan segera tuan Teguh menolongnya.


Dokter yang telah merawat Bu Rasti diminta untuk membuat sebuah pernyataan kematian palsu, Rasti mengalami koma panjang hampir 2 tahun dia tidak sadarkan diri.


Beberapa hari kemudian akhirnya Wilona pergi ke tempat Abian, wanita itu begitu tidak sabar karena Abian tidak pernah mau menghubungi dirinya. dia harus secepatnya mendapatkan Abian karena kelihatannya Abian dan Naura baik-baik saja, hal itu membuat Wilona dan Akbar semakin kesal dengan bantuan beberapa polisi yang sudah berada di rumah Abian.


Terlihat Wilona berusaha untuk melakukan sesuatu kepada pria itu.


"Di mana Tuan Kalian?!" teriak Wilona yang sudah berada di rumah Abian.


"Kamu mau apa?" tanya para pembantu yang ada di rumah Abian.


"Suruh tuanmu keluar karena aku harus bertemu dengannya." jawab Wilona.


Mbok Asih yang berada di ruang tamu tentu saja wanita itu langsung mendekat ke arah Wilona, wanita brengsek yang sudah menyakiti Abian sekarang dia kembali menyakitinya.


"Kamu mau apa kemari?!" seru Mbok Asih.


"Wanita tua, cepat suruh majikanmu itu untuk keluar. aku harus melakukan sesuatu dengannya?!" seru Wilona.


"Memangnya kamu mau apa, apa yang ingin kamu lakukan?" tanya Mbok Asih kepada Wilona.


"Aku sudah membawa polisi ke tempat ini, Jadi aku minta suruh pria itu keluar Jika dia tidak mau keluar aku akan menyuruh para polisi ini memaksanya keluar!!" teriak Wilona Mbok Asih bukannya takut ataupun merasa kebingungan. Mbok Asih dengan begitu santai dia mendekati Wilona.


"Dasar wanita tidak tahu diri, kamu mau apa kemari dan kamu ingin melakukan apa?!" teriak Mbok Asih.


"Kami kemari karena kami mempunyai surat penangkapan Untuk Tuan Abian, Nyonya." jawab beberapa polisi.


Mbok Asih sedikit tersenyum, Ternyata wanita itu berusaha untuk menjebak Abian dengan semua kebusukannya.

__ADS_1


"Apakah kau mencariku, Wilona?" tanya Abian yang baru keluar dari ruang tamu.


"Tentu saja aku mencarimu, aku kemarin karena aku tidak mendapatkan etikat baik darimu." jawab Wilona.


Terlihat Naura berjalan di belakang sang suami, wanita itu menatap mantan istri dari suaminya tersebut. Seorang wanita menyebalkan dan benar-benar tidak tahu diri.


"Apa yang kau inginkan Wilona?" tanya Naura


sebuah senyum ditunjukkan oleh Naura Hal itu membuat Wilona sedikit kebingungan. karena Wilona tidak melihat raut wajah marah dari Naura.


"Aku kemari karena suamimu itu harus bertanggung jawab kepadaku." ucap Wilona.


"Benarkah, Apakah kamu yakin?" tanya Naura yang membuat Wilona menunjukkan senyum yang mengejek.


"Tentu saja aku kemari karena aku harus segera membawa suamimu itu, dia sudah melakukan sesuatu kepadaku namun malah dia tidak ada pertanggungjawaban sama sekali." ucap Wilona.


Salah satu polisi menunjukkan surat penangkapan kepada Abian, tentu saja Abian mempersilahkan para polisi untuk membawanya. Wilona benar-benar sangat terkejut bukannya Abian berusaha untuk membela diri malah pria itu bersedia pergi bersama dengan para polisi.


Hari itu Abian ditangkap atas tuduhan pelecehan dan tindak asusila terhadap Wilona. tak ada penyangkalan ataupun apapun, terlihat Naura juga Bersama sang suami. wanita itu berada di samping suaminya dan selalu menemaninya, begitu banyak pertanyaan dari para polisi yang mengintrogasi Abian. pria itu menjawab pertanyaan itu dengan begitu santai, tidak ada tekanan yang terlihat dari raut wajah Abian ataupun Naura.


Namun di tempat lain Pak Farhan dan Bu Warni ingin menjadikan situasi yang seperti ini untuk menghancurkan Naura dan Abian. karena kedua orang itu tidak mau memberikan sepeser uang pun untuk mereka berdua.


"Kita akan membuat mereka merasakan pembalasan, berani sekali mereka mengejek kita." ucap Pak Farhan.


"Ayah benar, Mari kita buat Abian masuk penjara dan Naura menderita. enak aja mereka sudah membuat kita seperti gelandangan, kita ini adalah orang tuanya malah mereka melakukan hal ini pada kita." ucap Bu Warni.


"Kamu tenang saja, sebentar lagi kita akan hidup enak kita akan bersenang-senang dengan semua makanan yang akan kita dapat." jawab Pak Farhan.


"Apakah semuanya itu gratis?" tanya Bu Lena.


"Tentu saja gratis, memangnya kita harus membayar." jawab Pak Farhan.

__ADS_1


Kedua orang brengsek dan dua kecoa brengsek itu mereka tidak tahu apa yang akan mereka hadapi, Pak Anggoro dan Tuan Teguh sudah mendapat semua bukti yang akan menjebloskan siapapun yang berusaha untuk melawan mereka.


"Bagaimana, suamiku? Apakah kamu sudah mendapatkan semua bukti-bukti itu?" tanya Bu Rasti.


"Kamu tenang saja, kamu harus yakin kalau Putri kita akan baik-baik saja begitu pula dengan suaminya." jawab Tuan Teguh.


"Bagaimana kita akan mengatakan mengenai kebenaran ini kepada putri kita?" tanya Bu Rasti.


"Kamu saja baru mengetahui kalau dia itu putriku, Lalu kenapa kamu harus takut? aku pasti menemukan jalan untuk mengatakannya kepada putri kita. jadi tenanglah dan jangan memikirkan mengenai apapun." jawab Tuan Teguh.


Bu Rasti mempercayakan segalanya kepada suaminya, wanita itu juga memberikan beberapa bukti mengenai percobaan pembunuhan yang dilakukan oleh Pak Farhan dahulu, dengan begitu Pak Farhan dan istrinya tidak akan bisa hidup bebas lagi. mereka harus mempertanggungjawabkan semua kejahatan mereka walaupun mereka bebas di dunia luar selama hampir 10 tahun lebih.


Beberapa hari kemudian akhirnya Abian harus menjadi seorang pria kesakitan, memang Abian diam saja dia ingin mempermalukan Mantan istrinya itu dengan sangat baik. karena hal itu hari ini adalah hari persidangan atas kasus pelecehan dan pemerkosaan yang dilakukan oleh Abian, pengacara Abian dan pengacara dari Wilona sudah berada di ruang sidang. mereka akan saling beradu argumen untuk mendapatkan kemenangan masing-masing.


TOK...


TOK...


bunyi palu hakim.


"Baiklah, sidang kita mulai!!" seru Pak hakim yang sudah membuka persidangan dari Abian dan Wilona.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar

__ADS_1


- ku balas pengkhianatanmu


__ADS_2