ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR

ISTERI KESAYANGAN TUAN BESAR
Dua penguntit babak belur


__ADS_3

"Huff...," suara helaan nafas Naura. wanita itu benar-benar sangat kesal dengan semua yang dilakukan oleh dia pria itu.


BRAKKK...


BUKK...


BUKK..


Naura yang terus menghajar dua pria itu secara membabi buta, Wanita itu benar-benar sangat kesal luar biasa. dia tidak akan pernah menyangka kalau dirinya mendapatkan perlakuan seperti itu.


"Berani sekali kalian melakukan hal ini, padaku. lihat saja aku pasti akan membuat kalian merasakan pahitnya pukulan ku!!" seru Naura.


Azrul dan Sandi benar-benar tidak pernah menyangka kalau Naura akan melakukan hal itu, wanita itu terus menghajar dua pria itu secara membabi buta hingga membuat pria itu seperti hendak pergi ke alam baka.


"Sudah-sudah, Naura." ucap Sandi.


"Enak aja Mas, berani sekali dia melakukan hal ini padaku. dia ingin membunuhku, kalau begitu aku akan memberikan dia balasan aku pasti akan memberikan dia sesuatu yang sangat luar biasa!!" bentak Naura.


Dua pria itu benar-benar sudah mengalami hari yang sangat menyedihkan, habis dihajar secara membabi buta oleh sandi sekarang wanita yang dia incar itu ternyata wanita barbar tingkat dewa. beberapa gigi dari salah satu pria itu sudah copot karena dihajar oleh Naura dengan begitu keras.


"Aku akan memberikan kalian pelajaran. berani sekali kalian melakukan hal ini padaku!!" seru Naura kembali.


"Sudah Naura, hentikan." pinta Azrul.


Azrul dan Sandi benar-benar tidak pernah mengira kalau wanita selembut Naura Ternyata Gadis itu barbar tingkat dewa. mereka berdua juga tidak menyangka kalau Naura begitu pandai berkelahi hingga membuat salah satu dari pria itu giginya sampai rontok.


"Naura, stop! Naura stop!!" seru Sandi yang berusaha untuk melerai Naura.


"Enak aja, aku tidak akan mendengarkanmu!!" Mas seru Naura.


2 pria itu benar-benar terlihat tidak berdaya, tubuhnya sudah lemas hingga tersungkur di lantai. karena Sandi dan Azrul sudah panik akhirnya Sandi menelpon Abian untuk menenangkan istrinya tersebut, sekitar 40 menit kemudian Abian sudah sampai di tempat pembangunan sekolah yang akan dibangun.


"Ada apa Sandi?" tanya Abian yang baru keluar dari mobil.

__ADS_1


"Tuan lihatlah.'' jawab Sandi.


Abian menatap dua pria yang sudah tersungkur tidak berdaya di tanah. "Ada apa ini?" tanya Abian.


"Dia adalah orang yang dari tadi menguntit istrimu." jawab Azrul.


"Apa?!" jawab Abian yang benar-benar sangat terkejut.


"Lalu, Kenapa mereka jadi seperti ini?" tanya Abian.


"Sandi dan Azrul langsung menatap ke arah Naura. tatapan mata itu seolah menunjukkan kalau wanita itu sudah menghajar dua pria itu secara membabi buta.


"Apa yang kamu lakukan, sayang?" tanya Abian dengan nada yang sedikit lembut.


"Bawa mereka ke kantor polisi sekarang juga, Mas. daripada mereka akan kehilangan nyawa di tanganku." ucap Naura yang kemudian meninggalkan tempat itu dan masuk ke mobil Abian.


Ketiga pria itu saling menatap satu sama lain, tatapan mata Abian menatap ke arah Sandi sedangkan Sandi langsung mengangkat kedua tangannya.


"Apa Istriku yang melakukannya, Sandi?" tanya Abian.


Sandi menganggukkan kepalanya, sedangkan Abian Tentu saja dia tahu kalau istrinya itu bisa melakukan hal itu.


"Ya sudah kalau begitu kamu tolong bawa mereka berdua ke kantor polisi, jangan lupa tolong kau buat laporan mengenai hal ini." pinta Abian yang kemudian pergi meninggalkan tempat itu.


Franda yang berada di rumahnya wanita itu memikirkan mengenai rencananya yang benar-benar sudah berhasil. hanya ada hembusan nafas yang begitu tidak teratur, Franda sudah memikirkan mengenai kebahagiaannya wanita itu berharap kedua anak buahnya sudah melakukan seluruh perintahnya.


"Aku yakin kalau kedua orang itu sudah melakukan semua yang Aku perintahkan, dengan begitu aku yakin kalau wanita itu sudah celaka." ucap Franda yang terlihat sedang bernyanyi di kamarnya. dia tidak tahu kalau dua orang itu sudah berada di penjara dengan kondisi yang benar-benar super menyedihkan.


Di tempat lain juga ada seorang wanita yang mulai memikirkan rencana licik untuk melakukan sesuatu kepada Abian. rencananya adalah dia ingin kembali kepada Abian, menjadi istrinya Bahkan dia ingin menjadi wanita satu-satunya di hidup Abian.


"Aku akan menggunakan kerjasama ini untuk mendekati pria itu, aku yakin kalau dia akan menjadi sesuatu yang sangat berarti untukku." ucap Wilona yang tersenyum licik.


** Perusahaan AM Corp **

__ADS_1


"Tenangkan dirimu, Sayang. jangan seperti itu nanti kamu tambah frustasi lho." ucap Abian.


"Bagaimana Aku tidak frustasi, Mas. lihat saja kan dua orang itu terus mengutitit aku. Tentu saja aku yakin kalau ada seseorang yang ingin mencelakai ku." jawab Naura.


"Tenanglah, pasti kita bisa mendapatkan orang yang menyuruh mereka. kamu jangan emosi seperti ini." minta Abian kepada sang istri.


DRERTTTTTT...


sesaat kemudian ponsel Abian berdering dan hal itu memberhentikan sepasang suami istri itu untuk berdebat.


"Ada apa mas?" tanya Naura.


"Ada telepon dari dokter Hasan, kemungkinan besar kita diminta untuk ke rumah sakit." jawab Abian.


"Memangnya ada apa?" tanya Naura.


"Entahlah kalau kita sudah ke sana kita akan tahu lagi pulang kemungkinan ada sesuatu yang ingin dijelaskan oleh dokter Hasan." jawab Abian.


'Ya sudah kalau begitu lebih baik kita segera ke sana, mungkin ada berita mengenai pemeriksaan kita waktu itu." ucap Naura.


Akhirnya sepasang suami istri itu pergi ke rumah sakit yang biasa didatangi oleh keluarga Abian. dokter Hasan adalah dokter kepercayaan keluarga Sebastian.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Janji di bawah rembulan


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatanmu

__ADS_1


__ADS_2