
"Kita harus segera mencari bukti-bukti untuk membuat orang itu segera mendekam di penjara, Tuan." ucap Black kepada Abian.
"Nanti aku akan menyuruh orang kepercayaanku untuk mengatur segalanya denganmu. Oh ya, kamu harus ingat kamu harus berhati-hati menangani kasus ini." ucap Abian.
"Anda tenang saja, Tuan. Saya akan berhati-hati, saya akan memastikan kalau semua yang saya kerjakan tidak akan ada yang mengetahuinya." jawab Black.
"Ya sudah kalau begitu, kalau kamu sudah mengetahui apa yang harus kamu lakukan. Jadi aku minta padamu untuk melakukan apa yang seharusnya kamu lakukan." ucap Abian.
Setelah mengatakan hal itu akhirnya Abian mengajak sang istri untuk kembali ke rumah mereka, Abian akan membuat rencana untuk menjebak tuan Joni agar pria itu mengakui seluruh kesalahannya. Abian tidak akan memaafkan orang-orang yang sudah memanfaatkan dirinya, Abian tidak akan pernah memberikan toleransi kepada orang-orang yang sudah menghianatinya.
Sore itu di dalam mobil terlihat Naura tidak mengeluarkan sepatah kata pun, wanita itu menatap perubahan sikap dari suaminya. memang begitu banyak kejadian yang membuat Abian tidak akan membiarkan orang lain berusaha untuk menghancurkannya kembali, saat mereka berada di dalam rumah Naura terus memikirkan apa yang dikatakan oleh suaminya.
Terkadang manusia harus memberikan pelajaran kepada orang-orang yang sudah berusaha untuk menghancurkannya. "Aku juga tidak akan membiarkan orang-orang itu berusaha untuk menghancurkanku, aku tidak akan membiarkan mereka berusaha untuk memisahkan aku dan keluargaku." ucap Naura yang kemudian berjalan mendekati baby Ilyas. bocah itu sekarang sudah berusia 2 tahun.
"Assalamualaikum!!" seru Naura yang sudah memasuki rumah.
"Waalaikumsalam." jawab Mbok Asih.
"Putraku rewel nggak, mbok?" tanya Naura kepada Mbok Asih.
"Tentu saja tidak dong, kesatria kecil kita ini kan sudah dewasa masak bocah baik seperti dia kamu katakan nakal sih..," cibir Mbok Asih yang membuat Naura tersenyum.
"Mbok, tolong minta salah satu orang dapur untuk membuatkan aku minuman." minta Abian yang baru masuk ke dalam rumah.
"Kamu mau yang hangat atau yang dingin?" tanya Mbok Asih.
"Yang hangat saja, Mbok. sama tolong minta sama mereka untuk mengambilkan seember air hangat untuk digunakan merendam kakiku." pinta Abian kembali.
"Ya sudah kalau begitu, kalian tunggu saja di ruang tengah, nanti mbok akan minta orang-orang yang ada di dapur untuk membuatkannya." jawab Mbok Asih yang kemudian pergi ke dapur.
__ADS_1
"Apa kamu baik-baik saja, Mas?" tanya Naura kepada sang suami.
"Tidak akan pernah Baik Sayang, jika aku mendapatkan kabar seperti ini. aku percaya kepada pria itu tapi kenyataannya malah dia sekarang ingin menghancurkan ku." jawab Abian.
Naura berpamitan pergi ke kamarnya untuk segera mandi dan berganti pakaian, sedangkan Abian sendiri pria itu mengambil ponselnya dan meminta Sandi untuk segera datang ke tempatnya.
Ya...,sekitar 20 menit kemudian Sandi sudah berada di sana. "Ada apa, tuan?" tanya Sandi kepada Abian.
"Besok kamu selidiki masalah keuangan yang ada di perusahaan bersama seseorang yang akan ku kirim ke tempatmu." ucap Abian.
"Apakah permasalahan ini sudah mendapatkan titik cerah, tuan?" tanya Sandi kepada Abian.
"Sudah, besok kita akan membicarakan mengenai masalah ini. karena pria brengsek yang berusaha untuk menghancurkanku adalah tuan Joni, pria yang sudah aku anggap menjadi mitra kerja kita." jawab Abian.
Sandi juga sangat terkejut saat mendengar kalau tuan Joni adalah orang yang menyuruh tiga orang yang ada di perusahaan Abian untuk mengambil uang senilai ratusan triliun.
"Oh ya, Tuan. apa kita akan membuat mereka mendapatkan balasan?" tanya Sandi.
Semua rencana sudah mulai masuk ke otak Abian, pria keras namun masih mempunyai hati itu sekarang sudah berubah. dia tidak akan membiarkan orang-orang yang berusaha untuk menghancurkannya masih bergentayangan di muka umum, hari yang begitu melelahkan itu sekarang dihabiskan Abian Bersama sang istri dan putranya. canda tawa di ruangan itu membuat Abian sedikit melupakan penatnya otak yang dipenuhi dengan permasalahan.
Abian sudah memutuskan untuk mempertemukan Sandi dan Black, 2 orang itu harus mendapatkan cara bagaimana untuk menguras seluruh harta kekayaan dari Tuan Joni.
"Apakah kamu pernah bertemu dengan wanita ini, Black? atau dia pernah melihatmu?" tanya Abian kepada Joni. pria itu menatap sebuah foto, di sana ada foto Franda.
"Aku jamin aku tidak pernah melihatnya dan dia tidak pernah melihatku." jawab Black.
"Kalau begitu Kau harus membuatnya bertutup lutut padamu, Black. buat dia hancur, tapi kamu harus ingat kalau tidak boleh melakukan tindak asusila yang akan menyeret namaku." pinta Abian.
"Anda tenang saja, Tuan. Saya akan melakukan segala perintah Tuan dengan sangat aman. Saya bukan tipe seorang pria yang akan menodai seorang wanita, saya masih bisa menghormati seorang wanita karena mereka adalah orang yang juga melahirkan saya." ucap Black.
__ADS_1
Walaupun pria itu dikenal sebagai seorang pria kasar namun Black masih mempunyai hati dan tidak akan pernah menjalankan perintah yang berhubungan dengan kekerasan terhadap wanita, rencana untuk Black sudah dilakukan. sekarang Sandi dan Abian akan memantau pergerakan perusahaan Tuan Joni.
"Sandi gunakan nama samaran untuk masuk ke dalam permainan saham perusahaan Tuan Joni." minta Abian.
"Baik, tuan." jawab Sandi.
Salah satu ahli komputer yang ada di perusahaan diminta oleh Abian untuk memantau seluruh jaringan yang ada di perusahaan tuan Joni. terlihat pria itu melakukan semua pekerjaan dengan sangat luar biasa, sore menjelang malam terlihat Abian sudah kembali ke rumahnya.
Untuk sedikit cerita kali ini kita akan beralih ke Franda, Beberapa hari kemudian sesuai dengan rencana Abian.., Black akan mulai mendekati Franda. pria itu terlihat memakai pakaian yang begitu ketat sehingga menunjukkan bentuk tubuhnya yang perfect.
Di salah satu pusat kebugaran tempat Franda biasanya berada di sana terlihat Black sudah memasuki tempat itu, dan mulai berolahraga.
Tatapan mata para wanita yang ada di tempat itu terlihat terus menatap seorang pria yang tubuhnya kekar luar biasa, berwajah tampan walaupun kulitnya tidak terlalu putih. dengan gerak cepat dan sedikit trik menipu akhirnya Black sedikit demi sedikit mulai mendekati Franda, seorang wanita yang mempunyai ambisi luar biasa seorang wanita yang memiliki tekad luar biasa namun pemikirannya sedikit licik.
"Halo Nona, Bisakah kita berkenalan." ucap Black kepada Franda. terlihat Franda menoleh dan menatap Black yang ada di sampingnya, senyum simpul ditunjukkan oleh tlFranda sembari mengulurkan tangannya.
"Apa kamu sudah lama di sini?" tanya Franda.
"Cuma beberapa hari saja, karena aku ingin beristirahatkan otakku dari kejenuhan pekerjaan." jawab Black.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Janji di bawah rembulan
- Isteri kesayangan tuan besar
__ADS_1
- ku balas pengkhianatan mu