Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Bunga


__ADS_3

Pemberitahuan buat Para readers maaf Untuk cerita Author yang berjudul " Penakluk Hati Sang Cassanova " itu sudah Author hentikan 2bln ini dalam pengajuan penghapusan karena itu maaf jika di cerita itu banyak yang bilang Author jiplak dan sebagainya.. maka dari itu Author putuskan untuk menghapus dan menghentikan, percuma juga di lanjutkan kalau memang sudah tidak bisa diakses oleh Author hanya mungkin masih muncul di beranda



cerita lain akan hadir terbaru dari Author Insyaallah awal Januari author keluarkan ,masih masa pengajuan...



Coming soon


Semoga aja lolos dan akan author up secepatnya.....


*Mr Grey My Husband*


Kembali Kecerita


πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™


Keesokan harinya Amel mengendarai mobilnya ke aula Baksos dengan buru-buru karena memang dia terjebak macet dan juga ban mobilnya kempes.


Amel sudah berusaha mengubungi semua orang namun entah hari ini sungguh sial buatnya semua nomer yang dia hubungi tak ada yang mengangkatnya.


Jam sepuluh pagi Amel sampai Aula gedung basos dan semua rekannya sudah stanby dan melaksanakan tugasnya.


" Sorry kak aku telat " ucap Amel pada Lisa disampingnya


" Nggak masalah" ucap Lisa santai


Dia mengedarkan pandangannya sekeliling ruangan namun tak ada sosok yang dia tuju.


Sampai sore pun sosok yang dia harap tak ada yang muncul.


" Kamu nyari siapa? Satria.. kemungkinan dia nggak dateng" ucap Lisa sedikit berbisik


" Kenapa dia? tanya Amel namun tak ada jawaban pasti dari Lisa, dia hanya menaikkan bahunya

__ADS_1


Sampai jam pulang kantorpun Satria tak terlihat, Amel hanya menhembuskan nafas berat..


Saat dia melangkah ingin keluar aula sosok yang dulu mengisi harinya muncul dengan membawa bunga ditangannya.


" Happy Birthday.. sorry mas terlambat mengucapkannya sebenarnya semalam mau ngasih kejutan buat kamu tapi, kamu ke buru pergi" ucap Abi menyerahkan bunga mawar putih pada Amel.



" Cantik... terima kasih... "ucap Amel mencium bunga yang di berikan Abi padanya.


" Permisi.. mbak ada paket bunga mawar buat mbak Amel" salah satu staf florist memberikan sebuah buket bunga mawar besar buat Amel



" Maaf ini dari siapa yah?tanya Amel setelah menerima bunga mawar yang cantik dan besar.


" Owhh.. itu dari Surat Jalannya dari Nyonya HIKARU mbak Amel " jawab staf itu


"Hahhh... Mami Fitri??"gumam Amel benar-benar suprise untuk Amel


πŸ“žPrivate number


"Private number?? "batin Amel dan segera menekan layar hijau di ponselnya


" Hallo... Assalamualaikum "


" Wa'alaikumsalam, Amel.. ini mami Fitri "


" Mami... i.. iya mi, ada apa?


"Sayang kamu udah terima buket bunga dari mami belum, maaf semalem mami nggak kasih apa-apa buat kamu.. maaf yaa,hadiahnya nyusul yaa...?? "


" Mam.. mami.. mami... ng.. nggak usah Amel terima kasihhhh... banyak buat bunganya Amel. suka, cuma kalo untuk kado cukup bunga ini jadi hadiah buat Amel "


" Tapi sayang....

__ADS_1


" Mam... please... Amel mohon,jangan buat Amel merasa tambah bersalah sama Bang Satria.


" Oke.. tapi, kamu baik-baik aja kan sama Satria, soalnya dia ke Singapura hari ini.. ada perlu penting katanya..


" Singapure ,apa dia mau kembali jadi dokter lagi?? "batin Amel


" Amel kamu masih disana sayang, kamu marah sama Satria soal mami yang dateng... dia nggak tau menau soal mami sama papi ke sana, jangan marah ke Satria yah... kalau kamu marah.. taring macannya kumat..


" Hahhh... maksudnya mami??


" Sudahlah jangan di pikirin ,udah dulu yaa.. take care sayang... bye


" Bye mami..


" Siapa? Satria? " tanya Abi tiba-tiba


" Owhh ini maminya Bang Sat kenapa mas?


" Deket kamu sama maminya Satria? "


" Biasa aja, lagian juga aku baru ketemu semalam sama orang tuanya Satria, ehhh.. makasih bunganya mas.. aku duluan yaa?? pamit Amel


" Tunggu mel, bisa kita makan malam bareng? tanya Abi


" Berdua? Tasya?


" Aku sama Tasya nggak ada apa-apa " ucap Abi berusaha menjelaskan


" Kalaupun ada apa-apa juga nggak papa kok mas, aku akan selalu mendukung apa yang terbaik buat kamu.. " ucap Amel serius


" Termasuk rujuk dengan kamu?? " tanya Abi


Mendengar perkataan Abi sontak Amel memandang arah Abi dan tersenyum misterius.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2