
"Ayok.. kita lebih baik ke taman belakang.. " ucap Abi mengarahkan Amel untuk ke taman belakang
.
.
" Kapan kamu kembali, maaf... karena mas sudah banyak sekali menyakiti hati kamu, mas sangat menyesal akan hal itu" ucap Abi berusaha berbicara pada sang mantan istri
" Semua yang terjadi bukan salah mas sepenuhnya, Amel juga salah, belum sanggup jadi istri yang baik buat mas, Amel berharap istri mas nanti bisa jadi istri yang terbaik buat mas juga keluarga besar mas" ucap Amel dengan nada lembut dan senyum ramahnya.
" Hahhh... mana kepikiran mas buat cepat cari ganti Mel, apalagi sekarang mas lagi sibuk dengan satu perusahaan besar ,
mereka adalah sebuah perusahaan Farmasi yang memberikan peluang untuk Global Company lebih melebarkan sayapnya."tutur Abi
" Kalau sudah rejekinya mas di situ, Insyaallah akan Allah permudah.. " ucap Amel memberikan dukungan
" Aku nggak tau bisa dapat wanita baik seperti dirimu lagi atau tidak" ucap Abi menatap Amel. sendu
" Mas,aku yakin mas akan dapat yamg terbaik dari yang baik, begitupun dengan ku.. namun mungkin tak akan dengan waktu singkat, karena banyak yang harus di pertimbangkan" ucap Amel membalas tatapan Abi pada nya
__ADS_1
" Seandainya kalau mas ingin kita rujuk? " tanya Abi spontan...
" Aku....
" Mas...Abiii.. " seru seseorang mendekati Amel dan Abi
" Tasya..??!! ucap Abi lirih..
" Maaf.. kirain mas sendirian, maaf jika mengganggu.. "ucap Tasya yang baru menyadari keberadaan Amel disana
Karena memang Amel dalam posisi berdiri di balik pohon.
" Mel.. sebentar, emm... mas mau kenalin kamu sama Tasya,Amel ini Tasya dia anak ustadz Khairi sahabat Walid dan Tasya ini Amel dia mantan istri saya.. " ucap Abi memperkenalkan kedua wanita itu.
" Salam kenal mbak Tasya.. senang bertemu dengan mbak" ucap Amel dengan tulus menyalami Tasya.
Dengan melihat Amel yang mengulurkan tangannya mereka saling berjabat tangan dan saling tersenyum.
" Saya permisi mba, mas aku ke bunda yaa..? " pamit Amel
__ADS_1
" Iya.., kamu sampe malem kan? " tanya Abi tiba-tiba
" Insyaallah, kenapa? tanya Amel balik
" akamu istirahat aja, di kamar samping kamar mas.. kalau mau ganti pakaian, kamu bisa minta tolong bunda atau Bi Jum buat ambil di kamar mas" ucap Abi tanpa peduli keberadaan Tasya disana.
Setelah melihat Amel masuk ke dalam mansion Abi duduk di dekat kolam ikan.
" Seneng hati yah, mantan istri sudah kembali... kamu punya niatan rujuk sama dia mas? " tanya Tasya tiba-tiba
" Kenapa emang, kalaupun aku mau rujuk itu urusan ku bukan urusan kamu Sya" ucap Abi dingin
" Memang ini urusan kamu, cuma urusan Abi sama Walid gimana? aku tau kamu belum siap untuk berumah tangga lagi, tapi... apa iya kamu rela berkorban waktu demi wanita yang entah dia mau atau tidak kembali sama kamu" ucap Tasya
" Sudah lah, Walid sama Abi kamu kan waktu itu bilang kita saling mengenal dulu tanpa ada kata pacaran, lagipun kalau aku balikan sama mantan istri ku itu sah -sah saja kan? " ucap Abi memandang wanita yang ada di depannya.
" Terserah mas Abi aku cuma berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk nama baik keluarga kita" balas Tasya
Perdebatan antara Abi dan Tasya berhenti saat Bi Jum menyuruh Abi ke dalam karena di panggil oleh bunda Mirna.
__ADS_1
Bersambung