Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#91


__ADS_3

Hari ini scedule untuk meeting HIKARU Company dan juga Global Company membahas Baksos yang akan dilakukan oleh dua perusahaan yang bekerja sama itu



Satria turun dari mobilnya dan menuju Lobby Global Company, banyak pasang mata melihat dengan rasa kagum.


Seorang Presdir sekelas Mr. Dev sangat dingin ,namun jangan main-main dengan nya dia adalah orang yang tak kenal ampun dalam bisnis.


Walaupun julukannya Fu*kboy namun, belum ada yang mengetahui siapa wanita-wanita yang yang terjerat dengan pesonanya.


Satria melangkah dengan pandangan lurus tanpa peduli dengan sekitar dengan tatapan mendamba.


Diruang Meeting sudah standby Jajaran petinggi Global Company dan tak berapa lama pintu ruang meeting terlihat Abi dan Satria juga para asisten nya namun absen Amel karena Amel sudah dalam ruang Meeting terlebih dahulu.


Semua yang ada disana berdiri memberikan hormat dengan sedikit membungkukkan badan nya tanda hormat.

__ADS_1


Setelah semua duduk di kursi masing-masing ,meeting pun di mulai dengan materi bahasan yang akan di didiskusikan.


" Semua itu adalah rincian untuk acara yang kita adakan,jika ada yang bisa di tambahkan saya mau masukan dari rekan semuanya dan mungkin Mr. Dev ada tambahan? " Abi mencoba untuk bicara lebih lanjut karena memang program ini baru Global Company selenggarakan.


" Rincian acara menurut saya sih sudah bagus tinggal pelaksanaan nya dan juga sarana dan prasarananya aja yang harus di kaji lagi" ucap Satria


" Kalau untuk sarana kita sudah cek 70% sudah ok " jawab Keenan


" Kalau soal obat-obatan juga peralatan medis sudah di periksa kembali? "tanya Satria mengarah pandangannya ke arah Amel


" Saya sudah cek Mr..dan saya sudah libatkan team medis dari Global Hospital untuk membantu." jawab Amel dengan mantap


" Kamu masih bingung? Ini bukan medan perang Armel Aisyah disini baksos akan mengarah para ibu rumah tangga dan anak-anak ,bisa disimpulkan kamu kurang teliti, kalau di medan perang kamu bisa langsung ngerti tapi, kenapa disini kamu kelihatan kosong? " ucap Satria sambil melempar berkas ke hadapan Amel.


" Oke saya periksa... saya rasa, memang saya melewatkan sesuatu.. yaitu alat kontrasepsi dan juga obat pencegah kehamilan untuk para pasien ibu rumah tangga dan untuk anak-anak obat Cacing.. gimana benar tebakan saya Mr Dev" ucap Amel dengan nada tegas

__ADS_1


" Bagus... itu kamu cerdas, kenapa terlewat..? team medis berapa jumlahnya? " tanya Satria lagi


" Team medis untuk dokter dan bidan juga suster itu sekitar ada 80orang Mr. " ucap Amel


" Kamu harus siapkan diri juga..dan saya akan tambahkan dua orang untuk team khusus" ucap Satria lagi


" Apa perlu kami catat Mr? " tanya Keenan


" Tidak perlu karena team khusus akan saya yang ambil alih" ucap Satria


" Baiklah semua sudah dicek untuk kelengkapannya jadi kapan kita akan laksanakan Baksos ini? " Abi menanyakan pada semua yang ada di ruangan meeting


" Seminggu lagi apa sudah kelar? tanya Thomas


" Sudah pak, saya targetkan lima hari lagi selesai" jawab Keenan

__ADS_1


" Baiklah seminggu lagi kita sepakat untuk menyelenggarakan acara ini, dan meeting saya rasa cukup sampai sini ,setelah meeting kita akan adakan makan siang bersama di salah satu restaurant yang sudah saya booking, untuk itu saya ucapkan terima kasih" ucap Abi jadi penutup dalam meeting kali ini


Bersambung


__ADS_2