Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#41


__ADS_3

Sinar surya mulai muncul di ufuk timur dan Amel telah bangun dari tidurnya.


Dia melihat disampingnya dilihatnya sang suami yang masih tertidur pulas di tempat tidur dengan kondisi memeluk tubuhnya.


Amel berusaha melepaskan diri dari kungkungan sang suami yang masih tertidur pulas,setelah susah payah dia terlepas dari dalam pelukan suaminya dia melangkah ke dalam kamar mandi dan membersihkan tubuhnya dan selama dua puluh menit dia keluar dan melaksanakan ibadah sholat subuh.


Setelah sholat dia langsung turun ke bawah untuk menyiapkan sarapan untuk suaminya.


" Wahhh... baunya sedap sekali non... hemmmm, pengantin baru rupanya lagi siapin sarapan yaaa..?? " goda bi Jum yang kaget melihat nyonya mudanya sedang memasak didapur


"Bi Jum bisa aja, masak nasi goreng ikan asin aja lah bi..mumpung aku sempet aja bi" jawab Amel dengan senyuman


" Bibi siapin apalagi nih non, kopi nggak mungkin soalnya non lebih enak buatnya"ucap Bi Jum dengan senyum bahagia melihat majikannya yang menyiapkan sarapan


" Bibi bisa Amel minta tolong, taruh nasi goreng ke meja makan, trus tata meja makannya biar Amel. buat kopinya mas Abi.. bibi buatin teh untuk tante Catrine sama Dila"


" Siap non... laksanakan.. " jawab Bi Jum cepat


Setelah menyiapkan sarapan untuk suaminya Amel kembali ke dalam kamarnya.


Dia melihat sang suami yang sedang bersiap untuk pergi ke kantor


" Heii.. praktek kan? "tanya Abi


" Aku hari ini sudah cuti,tapi aku ke Ruma Sakit trus nanti sebelum mas pulang aku udah diruma kok" jawab Amel sambil membantu sang suami memakai dasinya.


" Suami saya sudah rapi, sekarang turun kebawah kita sarapan.."


Mereka sampai di depan meja makan dan mendudukkan tubuh mereka. di kursi masing masing.


" Wowww...nasi goreng ikan asin, sedap nih...? "

__ADS_1


" Coba yaa.. aku masak sarapan hari ini"


" Kamu masak nasi goreng? pasti enak nih?


" Kamu yang masak...? yakin enak? "kata Dila meragukan masakan Amel yang terlihat sederhana


" Kalau tante sama Dila kalau ngomong menyakitkan hati mendingan nggak usah ngomong" ucap Abi sinis


" Kan Dila cuma nanya Bi, kenapa kamu marah.. soalnya tante juga liatnya pucet gini nasi gorengnya?


" Tante memang nasi gorengnya aku sengaja nggak kasih kecap, maaf kalautante sama kak Dila nggak suka.. kalau nggak suka kalian bisa sarapan roti, simple kan? " jawab Amel singkat untuk membungkam dua perusuh.


" Oh iya... Abi mau kasih tahu kalau besok Abi sama Amel harus ke Belanda, jadi tante sama Dila akan tetap disini atau balik ke Bandung? "


" Kamu ngusir tante Bi? "


" Abi nggak ngusir, cuma kasih tau dan menanyakan.. lagian kalian disini nggak ada kontribusinya sama sekali"


" Kaau kamu niat kerja, kamu bawa CV kamu kekantor saya bukan penganut KKN , ngerti? "


" Trus Rose gimana?


"Rose?? siapa dia Mas Abi nggak pernah cerita" batin Amel. mendengar perdebatan antara Abi dan Dila


" Itu lain, sudah saya berangkat dan kamu bisa langsung ke kantor temui HRD buat mengajukan CV kamu... cuma kalau nggak salah yang ada cuma lowongan jadi Krani itu aja info yang saya dapat" ucap Abi sambil memakai Jas nya di bantu Amel


Abi keluar mansion diikuti Amel dari belakang.


" Pagi boss.. pagi Mel!! " seru Keenan yang sudah menunggu d ok samping mobil


" Pagi Bang Keee...!! " saut Amel iseng.

__ADS_1


" Pagi Ken" jawab Abi


" Yah.. keren gini di kata ******.. benar -bener bini lo Bi..?? " keluh Ken dengan muka manyun


" Hehehe... dasar nggak tau malu, badan keker.., muda boleh lah tahan, tapi sukanya ngambek sama cuma bisa jajan permen kojek" ledek Amel yang melihat Ken dengan berlagak ngambeknya dan melihat Permen di saku kemejanya.


Abi mendengar penuturan Amel melirik ke arah Ken ,dan hanya membuang napas kasar nya.


" Wahhh.. bener-bener mulut lo Mel, pedes kaya cabe " ucap Ken


" Lagian uda tua ngantonginya permen kojek, gimana lo nggak di ledekin anak kecil coba? " timpal Abi.


Mendengar penuturan sang suami Amel yang tadinya tertawa menejek Ken mendadak berubah mukanya jadi masam.


" Ohhh.. jadi aku anak kecil, trus kalau mas apa coba..? Om om gatel yang nikahin anak di bawah umur? " balas Amel pada suaminya


" Anak kecil... sudah jangan dibales, om om itu juga laki lo.. " timpal Ken.


" Dasar dua om om gelo.. udah sana kerja cari duot yang banyak, Amel butuh Shopping berlian " ucap Amel judes


" Salim dulu deh.. Assalamualaikum.. " Lanjut Amel dan meraih tangan suaminya mencium tangannya dan langsung masuk ke dalam rumah


" Wa'alaikumsalam"


Abi dan Ken masuk ke dalam mobilnya dan bergerak ke kantor.


" Gila bini lo, siapa yang mau pergi dia yang pamit siapa yang tadi ngecengin dia yang ngambek.. bocah ajaib emang"


" Harus banyak banyak sabar Ken.. " jawab Abi singkat.


Mendengar penuturan Abi, Keenan hanya bisa geleng kepala.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2