Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
#52


__ADS_3

Jam Lima pagi Amel terbangun lebih dulu dia merasakan pelukan suaminya yang sangat nyaman,memandang wajah sang suami yang kini sangat dia cintai, cuma dia yang Amel punya di dunia ini,jika seandainya dia harus kehilangan orang yang dia cintai kembali... entahlah, apalagi dia semua yang meninggalkannya dengan cara mendadak.


" Sayang, heii... kamu kenapa? " ucap Abi mengagetkan Amel yang ternyata dari tadi dia, larut dalam lamunan


" Mas Abi, dari kapan kamu bangun? ucap Amel dengan duduk bersandar di kepala ranjang.


" Sejak istriku yang cantik ini, melihat wajah suaminya,entah kenapa malah jadi ngalamun.... kamu ngalamunin apa? tanya Abi dan Abipun ikut duduk bersandar di kepala ranjang seperti sang istri


"Mas, kamu tau kan.. semua orang yang aku sayang.. keluarga aku sudah ninggalin aku secara tiba-tiba.. saat aku berpikir di Belanda kemarin, aku takut jika harus kehilangan lagi. apalagi sekarang hanya kamu yang aku punya.. aku takut kehilangan lagi mas" ucap Amel dengan nada lirih namun masih terdengar oleh Abi.


"Sudah, jangan pikir yang aneh-aneh kita mandi sholat subuh berjamaah. " Abi mengingatkan


" Astaghfirullah" Amel lupa kalau dia belum sholat subuh karena terlalu larut dalam pikiran nya sendiri


" Ya sudah ayok, kita harus cepat.. mandi trus kita sholat" ucap Abi ingin beranjak dari tempat tidurnya


" Mas mau ngapain?" melihat suaminya ingin berdiri beranjak dari tempat tidur.


" mau mandi lah, kita mandi bareng biar cepet" ucap Abi mendekati sang istri


" Nggak.. biar aku dulu,aku nggak mau lam d kamar mandi loh mas.. melihat ni udah kesiangan" tolak Amel dan Abi tersenyum melihat tingkah gemas istrinya


"Nggak akan lama, dan mas nggak akan macem-macem..lagi pun mas mau cek persiapan untuk acara nanti malam " ucap Abi dan langsung membopong tubuh kecil sang istri


" Aaahhh.. mass Abiiii. !!!" teriak Amel dengan mata terpekam menahan malu.


" Hahahaha... santai sayagggg. !!" goda Abi membawa sang istri ke dalam kamar mandi.


Dan Abi menepati janjinya tak akan macam-macam di kamar mandi dan selama lima belas menit mereka mandi dan segera keluar,Amel segera mengganti pakaiannya dan memberikan pakean pada suaminya. Setelah itu baru mereka melaksanakan ibadah sholat subuh berjamaah.


Setelah beberapa saat kemudian mereka selesai dengan sholat subuh mereka. Amel. meraih tangan Abi dan mencium punggung tangan suaminya dan Abi pun mencium lembut kening sang istri. setelahnya Abi duduk di pinggir tempat tidur masih pakai pakaian untuk sholat tadi, saat Amel melihat suaminya..


" Mas ganti pakaiannya dulu, baru tiduran lagi.. " kata Amel sambil membenahi sajadah mereka

__ADS_1


" Sini... duduk dulu.." Abi menepuk tempat kosong disampingnya


" Ada apa? tanya Amel berjalan ke arah suaminya dan duduk di samping Abi.


" Sayang... heiii?? Abi meraih dagu sang istri dengan lekat wajah istrinya yang terlihat cantik dekat dengan wajahnya


" Kenapa? "tanya Amel bingung


" Kenapa? di panggil kok di cuekin? " Protes Abi


" Kamu emang manggil aku? " Amel heran kapan Abi manggil dia.


" Armel Aisya called you Aisya or to be called Sayang?? tanya Abi di depan wajah Amel


" Hemmm.. Sayang... Sayangg" jawab Amel dengan senyuman manisnya depan wajah suaminya


" Oke...jadi kalau mas panggil kamu sayang harus nengok, jangan di cuekin " kata Abi menarik gemas hidung Amel


" I Love You mas... " bisik Amel di telinga Abi


" Hahhhh... Sayang... no baby??!! protes Amel dengan manja


" Oke.. Sayang sayang.. mas sayang sangat sangat sayanggg... " ucap Abi mencubit gemas kedua pipi Amel


" Masssss... Sakit lah... ihhh, kamu mah... KDRT!! " pekik Amel mengusap pipi nya yang terasa sakit karena ulah suaminya.


" Maaf sayang... bukan KDRT tapi, mas gemas lah.. sekarang bantu mas bersiap boleh?? Abi meraih tubuh kecil istrinya dan memeluk erat dan menciuminya bertubi tubi


" Oke.. oke,tapi..mas lepasin dulu...jangan di cium ciumin terus pipi aku, ntar abis lagi pipinya..!! " protes Amel berusaha melepaskan diri dari pelukan suaminya " aku siapin bajunya..sebentar yaa...!! teriak Amel segera melarikan diri dan dengan cekatan mengambil perlengkapan untuk suaminya bekerja.


Setelah sudah menyiapkan pakaian suaminya Amel melangkah ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya lagi dan berganti pakaian.


Tak butuh waktu lama Amel kembali mengecek suaminya, dan Abi masih sibuk dengan dasinya.

__ADS_1


" Wahhh... Hansomenya suami Amel nih??!!" goda Amel meraih dasi yang akan di pakai suaminya dan memakaikannya dengan telaten


" Pandai lah yaa.. sekarang menggoda suaminya ..hemm?? "


" Lahh.. kenapa emang salah, Amel kan goda suami Amel sendiri bukan suami orang pun? "


" Hemm..yahhh,memang sih.. siapa sih yang tak tergoda dengan pesona dengan Om Abinya Amel? Dia kan orang nya baik, kacak, berjaya, saxy, Bandan sado...walaupun sudah berumur dan di panggil layaknya Om om... " goda Amel pada Abi


" Heiii... jangan salah, Om om ini lah yang bisa luluhkan hati gadis kecil.. keras kepala, pandai merajuk, selalu over thinking, tapi.. baik nya Masyaallah" balas Abi..


" Terima kasih Om om yang Handsome ini, mau jadikan Amel pendamping padahal banyaaaakkkk ...sekali Amel membuat salah,khilaf sama mas... tapi, mas masih maafin Amel.. " Ucap Amel sambil memakaikan jam tangan suaminya


" Sama lah... masa juga banyak sekali buat salah sama sayang, maaf yah... selama ini belum jadi suami sayang yang baik... " ucap Abi memeluk posesif sang istri..


" Aissshhh mas nih, udah.. nanti lagi..mas harus kerja juga.. sebelum itu kita sarapan di resto bawah yahhh?? " ucap Amel dengan nada manjanya


" Aduh sayanggg... mas jadi males kerja tau, kalau kamu begini.. pengen bopong kamu trus enak enak deh kita... " goda Abi menaik turunkan kedua alisnya


" Isssttt.. mas nih"


"Aduh... sakit sayang... tapi boleh kalo mau cubit ke bawah dikit " Abi mengaduh karena cubitan Amel di perut datarnya


"nggak ada !! nggak ada enak enak... mas harus kerja, enak enak nya panding... ok?? malam ni kan ada acara penting, oh ya... bunda sama Walid jam berapa sampai? " Ucap Amel sambil memmakaikan jas suaminya


" Oh iya... Bunda sama Walid paling makan siang sudah sampai sini, nanti aku suruh hubungi Sayang, trus.. kamu nggak papa kan sama Bella? kalian bisa ke salon, shopping atau apapun yang sayang mau.. tapi, ingat jangan mengundang perhatian laki-laki lain, Okey? " ucap Abi menangkup kedua pipi Amel


"Okey.. tak masalah.. tapi, mas jangan salahkan Amel kalaulah nanti banyak lelaki terpesona sama kecantikan istri mas nih, yang perlu mas percaya... cinta hati saya hanya untuk Om Suami ku tersayang, tercinta, terkasih.. Abidzar Akram Ziyad... muach.. muach.. muach" goda Amel dan mencium wajah suaminya


Mendapatkan ciuman dari sang istri Abi sampailah terbengong ,namun dengan cepat menetralkan pikirannya


" Pintar la sekarang menggoda, merayu suami... " ledek Abi


" Karena saya tahu, cinta saya tak bertepuk sebelah tangan... " jawab Amel dan menyerahkan dompet dan juga ponsel suaminya.

__ADS_1


Setelah siap mereka meninggalkan kamar hotel mereka untuk sarapan di resto hotel.


Bersambung


__ADS_2