
Nunggu ibu-ibu pada Shopping pada mandi Air panas di Guci dari pada bengong sambil nunggu ibu mertua dan para rombongan lainnya Author terima jadi team penunggu di warung pecel sambil nulis buat para readers .
Sudahlah.. yang penting mereka bahagia author pun bahagia apalagi saat ini bisa nulis lanjutkan cerita si Dokter Armel Aisya.
🔛
Abi menerima amplop itu dengan hati tak menentu, ada rasa takut dan penasaran di hatinya .
Dengan hati-hati dia membuka amplop itu satu persatu.. dan melihat hasilnya secara bersamaan membuat hatinya tak menentu.
"Tidak Cocok"gumam Abi
" Gimana bi? " tanya Keenan namun tak ada jawaban dari Abi..
Keenan meraih semua hasil pemeriksaan DNA Abi juga Angga.
" Tidak Cocok ,bro.. semua hasil pemeriksaan DNA lo sama Angga semua tidak cocok" ucap Keenan pada Abi yang masih terdiam dan termangu.
" Ken.. Hufttt... ternyata Angga bukan anak gw, dan gw nggak percaya Allah memberikan jawaban atas semua perbuatan gw di masa lalu, karena dengan test itu gw bisa bilang ke orang tua gw, kalau gw nggak seenaknya buang benih gw pada wanita yang tidak tepat. " ucap Abi menghembuskan kasar nafasnya
ada kelegaan di hati Abi karena dia sudah bisa menyimpulkan bagaimana Nada selama ini, wanita yang dulu dia puja dan begitu kehilangan atas kepergian Nada dulu, orang yang dia sayang dulu ternyata seorang pengkhianat.
" Tolong lo temenin gw ke ruang rawat Angga gw mau ngomong sama Nada" ucap Abi beranjak dari kursi kebesarannya
__ADS_1
" Tunggu bi.. kayaknya lo nggak usah lah berurusan lagi sama Nada, nggak penting juga kan? kata Keenan menghentikan langkah Abi.
" Lo bisa bilang gitu, gw pengen tau apa sebenarnya tujuan dia balik kesini, apa cuma mau hancurin hubungan gw sama Amel.. dan semua itu memang dia berhasil, karena kurangnya komunikasi gw sama Amel membuat celah yang bisa buat rumah tangga kita hancur" ucap Abi an melangkah keluar ruangan itu
Diikuti Keenan yang berada di belakang Abi mereka menuju ruang rawat Angga dan ingin bertemu Nada
Sampai diruang rawat Angga Abi melihat Nada sedang menyuapi Angga makan.
" I'Am ..Ken, silahkan sebentar aku mau kasih angga obat dulu" ucap Nada dan diangguki Keenan juga Abi.
" Angga Om Abi mau bicara dengan bunda kamu di temani Om Keenan disini ya? " ucap Abi lembut pada Angga
" Iya om nggak papa, Angga sudah baikan.. karena Bunda lebay aja.. semua nya bunda lakuin. "jawab Angga dengan senyuman ramahnya
" Angga... Bunda cuma khawatir aja, trus Angga kan nggak boleh capek-capek." ucap Nada membelai sayang rambut Angga remaja 15tahun itu sebenarnya merasa risih dengan perlakuan sang bunda.
" Aku sudah mendapat hasil DNA aku juga Angga" ucap Abi tanpa basa basi.
" Kamu.. sudah test DNA Angga sama kamu, kok aku nggak tau sih? "kata Nada dengan sedikit meninggikan suaranya.
" Kenapa, kan aku pernah bilang sama kamu mau lakukan test DNA sama kamu.. kenap seolah marah dengan caraku? " tanya Abi menyelidik
" Bu.. bukan gitu aku seneng kamu mau bertanggung jawab atas perbuatan kamu dahulu" ucap Nada dengan tatapan sendu
__ADS_1
" Kamu selalu tahu kalau aku bisa bertanggung jawab atas semua tindakan ku, kan dan aku pastikan itu... dan aku juga nggak akan ingkar dengan janji ku pada siapa pun itu. "ucap Abi terkesan dingin
" Lalu bagaimana hasilnya? " tanya Nada penasaran
" Kamu rasa? pertanyaan ambigu Abi membuat Nada hanya menaikkan kedua bahunya
" Aku rasa seharusnya kamu tahu siapa saja yang pernah menidu*i mu Nada " ucap Abi dengan nada sinis
" Maksud kamu apa Am.. aku waktu itu berhubungan sama kamu, sama Andrew.. terus Andrew bilang kalau Angga bukan anak dia, itu berarti Angga anak kamu"ucap Nada dengan nada suaranya yang sudah meninggi.
" Dan itu berarti selama kita pacaran kamu sudah mengkhianati saya Nada dan jika Andrew bukan ayah bioligis Angga kamu limpah kan tuduhan itu ke aku, dan sayangnya Aku bukan ayah biologis Angga jadi, aku simpulkan berapa banyak laki-laki yang mengajak kamu berhubungan waktu itu... " ucapan Abi yang melihat marah dan kecewa pada Nada membuat Nada lemas dengan ungkapan Abi kalau Abi bukan ayah Angga
" Apa maksud kamu Am.. nggak mungkin dia bukan anak kamu,pemeriksaan itu pasti salah Am.. " teriak Nada tak bisa terima kenyataan
" Terserah kamu mau percaya atau. pun tidak tapi, pemeriksaan yang aku lakukan di 5 Rumah Sakit berbeda semua mengatakan
" Tidak Cocok" ..sebenarnya apa sih maksud kamu, nggak mungkin kamu nggak punya tujuan lain dengan kamu muncul begitu saja" ucap Abi memndang Nada begitu tajam tanpa ada perasaan sedikitpun
" Am... aku rasa itu salah, kamu percaya aku Am.. kenapa kam juga nggak bilang kalau...
" Cukup Nada, terserah kamu mau bilang apa, tapi kenyataannya Angga bukan keturunan keluarga Ziyad.. dan itu kamu harus terima, kenyataan tidah seindah harapan, niat kamu menghancurkan ku itu berhasil.. kamu membuat orang yang aku cintai pergi meninggalkan aku dan kamu berhasil memporak porandakan rumah tangga ku" ucapan Abi yang begitu menyiratkan kesedihan mendalam membuat Nada menduga kalau Abi sangat terluka akan perpisahannya dengan Amel.
" Am.. aku..
__ADS_1
" Sudahlah, aku harap setelah ini kamu pergi jauh dariku, kehadiran kamu hanya untuk menghancurkan ku, dan itu berhasil... dan satu lagi kamu bukan siapa-siapaku dan walau sampai kapan pun aku pun tak mau memungut seorang pengkhianat,dan juga kamu cari sendiri siapa ayah biologis mu, aku nggak nyangka seorang yang dulu aku sayang ternyata seorang wanita mura*an " ucap Abi dengan sinis meninggalkan tempat itu meninggalkan Nada yang masih terpaku, diam tanpa kata.
Bersambung