
Abi memeluk posesif sang istri, dan Amel melirik ke arah wanita yang ada di dekat Abi.
" Kamu ketemu Keenan? "tanya Abi berusaha berbicara pada sang istri dan mencium pucuk kepalanya dengan sayang.
" Iya tadi, aku ketemu bang Ken.. mas aku haus? " ucap Amel manja
Keenan yang mendengar penuturan manja Amel tersenyum, karena tahu Amel pasti sengaja untuk manas manasi Sukma.
" Kamu haus, oke.. kita duduk di sana "ucap Abi dan melangkah ke deretan bangku di ikuti Keenan
" Abi... mana Sukma,ini...siapa? " tegur Bani pemilik acara
"Wah ini om-om perlu dikasih pelajaran, enak aja suamiku mau di kasih ke Tante-tante yang pake baju kurang bahan " batin Amel
" Sukma, nggak tau deh.. oh ini kenalin ..dia istri gw Armel Aisya, sayang.. kenalin ini yang punya acara namanya Bani,teman SMA mas.. "ucap Abi mengenalkan Amel pada Bani
" Hai... Om Bani.. selamat ya, buat pembukaan usaha barunya.. terima kasih juga undang mas Abi yang super duper sibuk" ucap Amel memanggil Bani dengan bahasa Om
" Sebaiknya panggil Bani saja, jangan ada kata Om lah.. saya seumuran dengan suami kamu juga" ucap Bani pada Amel dengan senyuman menyeringai
" Wahhh.. benar dong Amel panggil Om Bani ini Om, soalnya suami saya memang sudah Om-om..Om Bani sudah punya istri atau anak? "tanya Amel nyerocos namun mbuat Abi dan Keenan menahan tawanya
" Istri ,anak... emmm...ada sebentar" ucap Bani meninggalkan Meja tempat mereka duduk
" Kamu... iseng banget si..?? ucap Abi dengan senyuman manis yang menaggapi kejahilan sang istri.
" Biarin... biar dia tahu, suami Om om ku ini punya istri daun muda.. " canda Amel
" Hahahaha... bener-bener, kamu.. harus babat semua bibit premium pelakor"seloroh Keenan
" Memang bibit pelakornya Om Abi banyak.. ******?? "tanya Amel penasaran
Mendengar penuturan Amel Keenan langsung menghentikan ketawanya.
" Gimana Bi.. gw bilangin dia nggak, takutnya dia syok lagi??ledek Keenan
" Bang Ke...,nggak aku kasih permen lagii..!! " ancam Amel pada Keenan
" Jangan gitu dong Mel... " ucap Keenan memelas
Memang Keenan punya kecenderungan yang aneh dari dulu, yaitu suka permen kojek (tau kan permen kojek milkita punya)
" Lagian udah tua masih suka permen kojek " ledek Amel
" Yaahhh.. kayak kamu nggak aja? " balas Keenan
Setelah perdebatan Keenan dan Amel tentang permen kojek ,mereka menikmati cemilan karena memang kalau Amel soal makan nggak akan nolak, apalagi kalau sama Keenan sudah perpaduan yang harmonis antara mereka, Keenan sudah menganggap Amel sebagai adiknya.
Abi pun tau itu, makanya kalau kedekatan mereka tak pernah ambil pusing.
Setelah merasa kenyang makan Amel mengajak Abi dan Ken untuk pulang.
__ADS_1
Abi dan Keenan tahu betul jika Amel memang masih jadi gadis kecil mereka.
Mereka sampai mansion Ziyad dan segera ke dalam kamar.
Setelah selesai membersihkan diri Amel ke dapur untuk menyiapkan stok air untuk di kamarnya.
Saat sedang membuat coklat panas ternyata Dila kedapur juga.
" Aisssttt... si pengacau" batin Amel
" Hehhh gadis kampung, gw ingetin lo walaupun dibilang lo istri sah Abi dan menantu kesayangan tante Mirna lo jangan lupa lo cuma debu buat keluarga Ziyad " ucap sinis Dila
" Terima kasih untuk peringkatannya, tapi.. gw nggal butuh itu, jika lo tahu malu.. juga sama emak lo itu lebih baik buruan keluar dari sini, karena walaupun lo bakal menjadi bibit pelakor., lo nggak bakal berhasil.. karena Abi milik gw.. ngerti.. " ucap Amel dengan senyuman devilnya dan melangkah ke kamarnya
Amel dengan sengaja menyenggol bahu Dila tanda dia menantang Dila..
Dila yang mendapatkan perlakuan begitu, sangat geram dengan tingkah Amel..
Ternyata Amel tak takut dengan ancaman adanya pelakor.
Dalam kamar Abi duduk bersandar di kepala ranjang dengan ponsel di tangan nya.
" Mas.. coklat panas buat mas.. " Amel menyerahkan secangkir coklat panas ke Abi
" Kenapa nggak kopi, kenapa kamu kasih coklat panas? " tanya Abi dengan pandangan intens ke wajah istrinya
" Biar nggak kembung perut kamu, kalau malam minum kopi.. trus tidur kasihan lambung kamu" jawab Amel dengan senyuman manisnya
Amel langsung naik ke ranjang dan duduk bersandar bahu sang suami.
" Kamu capek? " tanya Abi lirih
" Biasa aja sih, kenapa mas mau dipijit..? " kata Amel dengan polos
" Boleh nggak.. aku minta hak aku? "Akhirnya Abi mengungkapkan keinginannya walaupun ragu dan dengan menunduk malu Amel mengangguk
" Tapi, kita sholat sunnah dulu.. "ucap Amel dengan nada lirih
" Oke.. kita ambil wudhu dulu"balas Abi
Akhir nya mereka sholat sunnah dua rakaat sebelum melakukan kewajiban mereka
* *Ya Allah berikanlah hamba dan istri hamba keturunan yang sholeh dan sholehah,jauhkan lah dari rumah tangga kami orang -orang yang berniat tak baik. Berikanlah kami kesabaran dalam menghadapi segala cobaanmu,ridhoi dan berkahilah pernikahan kami menjadi sakinah mawadah warrohmah... Amin*
*Amin**
Setelah sholat dua rakaat Amel mencium tangan sang suami dan Abi mencium Pucuk Kepala Amel.
Amel membenahi peralatan sholat mereka.
__ADS_1
" Maaf.. jika waktu awal, mas ambil secara paksa dan tanpa sadar sayang... " ucap Abi dengan membelai lembut wajah cantik sang istri ,Amel mengangguk dan tersenyum manis
Abi mencium kening Amel dan lanjut ke dua pipi, dua mata, dagu dan dengan perlahan menyatukan bibirnya ke bibir tipis Amel,mencium lembut bibir manis itu dan dengan sedikit ragu Amel membalas ci*man Abi dan lama kelamaan menjadi ci*man saling menuntut.
Tangan Abi mengusap lembut punggung Amel dan tak tinggal diam mulai membuka baju tidur amel dan merem*s Pabrik susu murni Amel dengan masih menggunakan bra, perlahan Abi mencopot pengait bra Amel dan terpampang lah pabrik susu Murni Amel yang terasa pas di tangan Abi, bibir Abi mulai turun ke leher menusuri jalan berliku di leher sang istri, Amel sudah dalam kungkungan Abi tangan Abi aktif memerah susu murni kesukaannya bagaikan bayi besar yang sedang kehausan kanan kiri oke..
mulut Abi yang menghi54p rakus sumber energi buatnya dan tangannya mengusap lembut perut rata Amel dan turun kelembah penuh semak yang lebat dan menyibakkan mencari harta karun di balik hutan nan rimbun milik Amel. Sementara Amel sudah tak tahan lagi nyanyian merdu dari bibir tipisnya membuat Abi semakin semangat untuk mencangkul lebih dalam menikmati tubuh istrinya yang sangat menggoda. Tenggelam menyelam dalam lautan asmara yang tak bisa diungkapkan dengan kata -kata.
Amel sudah memberikan sinyal nya dan lebih menuntut pada Abi untuk membajak sawah nya, Abi tahu sang istri yang sangat mendamba dan Abi memulai permainannya, senjata rudal miliknya di lepaskannya dari sarang kramatnya Amel terbelalak melihat senjata andalan sang suami yang memang belum pernah dia liat sebelumnya walaupun ini bukan yang pertama kalinya buat mereka namun saat pertama Amel tak menghiraukan apapun yang dia tahu ingin lepas dari cengraman biadab sang suami
" Ma... Masss... itu..!! " Amel gugup melihat
rudal Abi yang menjulang tinggi dan siap meluncur ke dasar lembah kenikm4t*n milik Amel
" Relaks sayang.. ini akan sedikit sakit, mas janji hati-hati kok.. siap yaa..??!! " ucap Abi tersengal sengal dan langsung meluncurkan rudalnya ke lembah Amel
Tubuh Amel meremang karena merasa aneh sakit diawal namun setelah mendapat pergerakan pelan dari Abi mulai menikmati kelincahan Rudal yang bersarang di lembah Amel.
Amel terus bernyanyi merdu membuat Abi makin semangat mencangkul.. cangkul.. cangkul yang dalam.. (kok nyanyi sih?? 😀)
Cangkulan Abi yang tadinya lembut lama lama semakin brutal dan semangat sampailah mereka di ujung dunia menyelami nikmatnya surga dunia... Abi melepaskan benih kecebong kecebong miliknya dengan sangat banyak (mungkin karena lama nggak pernah.. garap lahannya Amel jadi semangat..) dengan nafas yang masih memburu mereka berdua saling bertatap mesra dan tersenyum manis berdua menyatukan kening mereka dan Abi mencium kening dan seluruh wajah istrinya... tanpa mencabut singkong yang sebentar lagi menjadi peyem..
" Terima Kasih sayang... " ucap Abi...
" Iya... mas.. " Jawab Amel lemah.
Akhirnya Abi ambruk disamping Amel dan memeluk erat tubuh istrinya dan karena kelelahan mereka tertidur lelap saling berpelukan.
Saat subuh datang Amel mengerjapkan matanya dan membayangkan kegiatan semalam, membuat dia tersenyum malu bila teringat kejadian semalam
" Ada yang lucu? "tanya Abi mengagetkan Amel
" Mas,kamu sudah bangun? " Ucap Amel. tersenyum malu
Amel berusaha bangkit dari tempat tidurnya namun sebelum sampai ujung ranjang
" Awshhh.. " Perih di pangkal pahanya membuat pergerakannya terhenti
" Sakit? "tanya Abi
" Udah yg tau nanya... " gerutu Amel lirih namun masih terdengar Abi dengan masih menahan sakit Amel ingin berusaha lagi namun pergerakannya terhenti saat Abi sudah meraih tubuhnya dan menggendong tubuh nya ala bridalstyle
Amel kaget bukan kepalang melihat Abi yang seenaknya berjalan tanpa sehelai kainpun.
Abi membawa tubuh Amel ke samping buthtub dan Abi dengan cepet mengisinya dan menetrskan Aroma terapi untuk merelaks kan tubuh Amel.
Setelah itu Amel diletakkan di dalam Buthtub dan dia melangkah ke bawah shower untuk mengguyur tubuhnya dan begitu pun Amel segera membersihkan diri. setelah dua puluh menit mereka menyelesaikan acara mandi mereka dan bergegas melaksanakan sholat subuh berjamaah
Setelah selesai sholat, ternyata Abi mengulang kegiatan mereka semalam terjadilah penyatuan kembali antara mereka, entah berapa kali Abi melepaskan bibit kecebong premium miliknya ke rahim Amel, kegiatan mereka selesai jam tujuh pagi dan mereka terlelap dalam mimpinya indah saling berpelukan.
Bersambung
__ADS_1