
Malam hari pun tiba mansion Hikaru dengan perayaan sederhana mengucap syukur untuk kehamilan Amel.
Semua nampak menikmati makan malam mereka dan bertukar cerita ,setelah makan malam mereka bersama menikmati malam di belakang Mansion Keluarga Hikaru.
Walid Azman dan Papi Rezvan
" Amel..selamat ya nak, kamu..akan menjadi seorang ibu..bunda seneng kamu sekarang,sudah meraih kebahagiaan..doakan Abi juga yaa.. semoga dia mendapatkan jodoh, yang juga bisa membahagiakan dia" ucap Bunda Mirna membelai rambut Amel dengan sayang.
" Bunda maaf ya..,Amel bukan menantu yang baik waktu itu.. tapi, Amel sayang sama bunda juga sama Walid karena kalian sudah Amel. anggap seperti orang tua Amel sendiri. " ucap Amel dengan nada lirih
" Sayang... bunda nggak nyalahin kamu, kalian sama-sama salah dan memang takdir yang harus kalian berdua lalui, bunda sama Walid juga sayang sama kamu, kamu adalah anak bunda juga.. adik Abi,anggaplah seperti itu" kata Bunda Mirna memeluk tubuh Amel dengan erat.
" Sudah ..jangan melow, sekarang kamu sudah jadi menantu mami... harus selalu happy, dan sekarang kamu juga lagi hamil anak Satria jadi, harus selalu sehat dan juga harus jaga kandungan kamu" ucap Mami Fitri.
" Terima kasih ya bun, mam.. kalian adalah ibu bagi Amel. sekarang.. " ucap Amel dengan mata berkaca kaca
" Jadi bunda sama mami mertua kamu doang yang kamu sayang Emak nggak lagi kamu sayang?protes mak Siti dengan wajah sedihnya
__ADS_1
" Emak tetap yang terbaik, apalagi emak Siti.. selalu ada buat Amel.. ada waktu aku kecil, aku remaja, aku senang, aku sedih ,aku terjatuh, aku salah dan mak Siti selalu mendukung dan menyayangi ku,I Love you mak Iti... "ucap Amel. dan memeluk erat tubuh ibu dari sahabatnya Farah...
" Selamat yaa... akhirnya, gw yakin.. lo bakal bahagia... dan gw sebagai sahabat lo dari orok, selalu mendoakan lo bahagia terus sama Satria juga keluarga kecil kalian, doain gw juga semoga gw bisa dapet pria yang baik dan tanggung jawab atas diri gw.. " ungkap Fara sembari melirik ke arak Keenan
" Astaga... sahabat gw yang cantik, yang baik.. gw selalu doain lo, dapet pria teeeeerrrrrr... baik buat lo,cepet nyusul yaa..?? sindir Amel melirik Keenan juga.
" Mitaaa... kakak cuma mau bilang selamat, dan jaga selalu kandungan kamu yaaa..?? ucap Lisa dengan merangkul bahu Amel
" Terima kasih kak, kamu kakak ku yang terbaik.. " ucap Amel dengan senyuman manisnya
" Kak Amel. selamat yaa... akhirnya aku punya adik, semoga aku bisa melihat adik bayi.. aku nggak tau sampai kapan aku hidup kak" ucap Hanna dengan wajah sedih
" Iya.. punya rumah di Bandung, trus punya panti juga.. cuma panti jompo,Hanna ingat kalau Hanna diajak ke Jakarta dan tinggal di panti di Jakarta karena biar Hanna deket kalau cek up" ungkap Hanna mengingat sesuatu.
" Jadi, sebelum Hanna ke panti di Jakarta..Hanna pernah tinggal di panti Jompo sama ibu panti? tanya Satria dengan hati-hati
" Ada tiga orang om Satria, aku, Ida, juga Jihan.. cuma kalau mereka masih punya ibu sementara aku nggak" terang Hanna
__ADS_1
" Hanna, apa bisa Kakak ketemu ibu panti? tanya Amel
" Bisa, Hanna nanti minta in alamatnya ,sama Umi di panti asuhan ya kak.. emang ada apa kok, kakak sama. om Satria tanya in ibu panti" tanya Hanna menyelidik.
" Nggak papa kakak sama om Satria juga sama Om Abi, ada Om Keenan, onty Zira, Om Thomas ,onty Farah, juga onty Akira mau main ke Bandung niatnya mau ziarah ke makam orang tua kak Amel,Hanna mau ikut? nanti kita main ke panti juga" jelas Amel membelai lembut rambut Hana
" Mau.. mau.. mau.., aku mau kak..kan udah lama banget nggak jalan-jalan sama kakak" ucap Hanna senang.
" Oke.. besok hari Sabtu kita ke kampung kak Amel ,Hanna ikut yaaa..? Amel merasa saatnya berdamai dengan semuanya dan berusaha menghilangkan trauma akan tempat kelahirannya.
" Kamu yakin mau pulang Mel? tanya Mak Siti tiba-tiba
" Yakin mak, udah lama juga aku nggak nengokin rumah peninggalan ayah, juga bibi.. " ucap Amel dengan wajah berubah sedih.
Di desa itulah banyak cerita pahit dan juga senang, di desa itu awal. Amel dengan Abi juga mengikat janji suci sebuah pernikahan.
Abi melihat wajah Amel yang terlihat sedih merasa bersalah dengan keadaan Amel .Dulu, padahal dia tahu Amel sangat bekerja keras demi hidupnya sendiri, gadis kecil yang di paksa masuk ke dalam kehidupan orang dewasa,apalagi terikat dengan pernikahan paksa.
__ADS_1
Bersambung