Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Bertemu


__ADS_3

Saat mereka untuk keluar dari Rumah sakit,sampai lobby Rumah Sakit mereka di kejutkan dengan keberadaan kedua orang tua Satria juga Akira..


" Papi.. Mami... " Seru Satria dan juga Akira secara bersamaan.


Semua orang yang bersama Satria sontak membuat mereka kaget bukan main.


" Haiii... Ternyata kalian disini " sapa Mami Fitri


" Mami papi ngapain kalian disini? tanya Akira pada kedua orangtuanya


" Sudahlah Akira.. nggak usah sok nggak tau, pasti sekitar kita ada orang mereka, jadi kalau mami sama papi mau ikut.. oke, kita akan makan di salah satu restaurant yang sudah Satria booking untuk kita" ucap Satria


" Oke.. trus siapa yang diantara kalian yang bernama Amel? " Mami Fitri menatap pada sosok yang berada dekat dengan Satria


" Maaf nyonya saya Amel.., maaf jika...


" Nggak masalah Amel... kamu ulang tahun hari ini? Selamat ulang tahun buat kamu yaa., " ucap mami ramah


" Terima Kasih nyonya " ucap Amel dengan senyum kikuk


Akhirnya mereka menuju tempat yang di booking Satria, tempatnya terbilang mewah.

__ADS_1


" Bang Sat apa nggak salah ..lo booking tempat ini? " tanya Amel sambil berbisik pada Satria.


"Kenapa emang apa ada yang salah? tanya Satria dengan menilik wajah Amel


" Nggak sih, cuma ini pasti kalau makan disini mahal" bisik Amel


" Nggak usah di pikirin, lo nggak inget Bang Sat lo ini orang kaya. "ucap Satria dengan nada sombongnya.


" Aaiisssttt... salah gw ngomong" gumam Amel


Mereka semua menuju ruang VIP restaurant itu.


" Amel duduk deket saya... " ucap Mami Fitri tiba-tiba


" Nggak usah canggung gitu, mami nggak akan jahat sama kamu" ucap Papi Rezvan


" Papi.. Mami cuma mau deket calon mantu mami apa salah?penuturan Mami Fitri membuat Amel terbatuk batuk


Uhuk.. Uhukk. uhukk..


" Minum dulu sayang, Astagfirullah.. maafin mami pasti ngagetin kamu" ucap Mami Fitri lagi menyerahkan segelas minum air minum pada Amel

__ADS_1


" Mami keterlaluan deh, kalo bercanda tuh liat-liat gitu.. " protes Satria.


" Siapa yang bercanda, mami serius lho... " ucap Mami Fitri menambah Syok Amel


"Cil.. gw mohon lo jangan pikirin omongan mami yang nglantur itu yaa?? bisik Satria


Amel hanya bisa mengangguk lemah tak sanggup untuk mengucap kata-kata.


Acara makan malam perayaan ulang tahun Amel pun telah usai, walaupun di dalamnya ada kecanggungn yang tercipta.


" Amel ..mami harap kamu serius dengan anak mami, karena dia taka akan main-main jika sudah menginginkan sesuatu.. begitupun kalau dia sudah sayang sama orang " ucap mami Fitri pada Amel sebelum berpisah meninggalkan restaurant dengan menggenggam erat tangan Amel penuh pengharapan.


" Tante...maaf mungkin ada satu hal yang tante belum tau, atau bahkan jika tante tau soal masa lalu saya, tante tidak akan mengatakan seperti ini pada saya.. Bang Satria orang yang sangat baik dia berhak dapat yang terbaik" ucap Amel dengan nada lirih namun masih terdengar oleh mami Fitri


" Setiap orang punya masa lalu , tapi.. masa depan kita bisa tentukan.. jika kamu memilih yang kamu anggap yang terbaik dan bisa buat kamu bahagia maka lakukan "ucap Mami Fitri


" Terima kasih tante nasehatnya ... hati-hati di jalan " ucap Amel sopan


" Mulai saat ini panggil mami yaa..?? mami sama papi pulang. ..kamu juga hati-hati dijalan " ucap Mami Fitri dan mencium sayang Amel.


Akhirnya Mami Fitri dan juga papi Rezvan masuk dalam mobil dan meninggalkan area restaurant.

__ADS_1


Bersambung


__ADS_2