Istri Paksa Rela

Istri Paksa Rela
Rencana ke Bali


__ADS_3

Dua minggu berlalu hubungan Satria dan Amel tambah mesra, Zira sudah menjadi sekretaris Satria yang bisa diandalkan dan hubungan nya dengan Amel pun baik layaknya teman, Amel dan Abi pun berhubungan baik,Abi dan Satria bersikap layaknya patner bisnis bersikap profesional.


Amel sudah menjadi bagian Cetral Hospital sebagai dokter bedah. Dan juga Satria masih suka dengan dunia kedokteran apalagi disana ada sang istri.


Selama seminggu Amel mulai bergabung di Central Hospital .


" Amel... !! seru mami Fitri di depan kamar Satria


" Iya mi... sebentar " suara Amel terdengar dari luar


Clek


" Ya mih, ada apa..? Amel muncul di balik pintu kamar nya.


" Mel besok ada undangan dari Global Company kamu mau dateng nggak? tanya Mami Fitri sambil mengutak atik ponselnya


" Emmm.. dateng sih mih, aku sama bang Sat kesana sih, kenapa mam? tanya Amel penasaran


" Mami nggak bisa kesana.. soalnya papi nyuruh mami nyusul ke Singapura, nggak papa kan?


" Iya mih, nggak masalah.. mami temrnin papi aja, aku nggak papa.. nanti juga ada Farah juga bang Keenan trus sama Kak Zira juga ada.. tenang aja " Amel dengan melangkah menuruni anak tangga dengan sang mami mertuanya.


Setelah berdiskusi dengan mami mertuanya Amel lantas ke dalam ruang kerja suaminya.

__ADS_1


" Bang... " Sapa Amel mendekati sang suami


" Hemmm... ada apa? tanya Satria dengan masih fokus dengan laptopnya


" Amel mau nanya sama abang boleh? dengan hati-hati Amel ingin mengutarakan maksudnya


" Ada apa? ngomong aja.., sini.. " Satria menyandarkan punggung nya di tempat duduknya dan memandang Amel yang ada di ambang pintu dan menepuk pahanya menyuruh Amel duduk di pangkuannya.


Amel melihat kode dari suami nya lantas duduk di atas pangkuan Satria.


" Mau nanya apa, tumben? Satria mengelus rambut panjang Amel


" Abang benaran mau ke Bali seminggu? kok lama banget sih? Amel dengan nada lembut nan manja dan bersandar di dada bidang Satria dan memainkan jari-jarinya di dada bidang Satria membentuk abstrak


" Nggak tau aku pengen banget sama kamu terus,emang nggak boleh kalau aku pengen sama kamu? ucap Amel dengan nada manjanya


" Boleh.. nggak biasa nya aja, strong women kayak kamu itu.. jadi manja gini.. aneh tau nggak? Satria memicingkan matanya penuh selidik


" Aku juga wanita biasa bang, ada kalanya pengen manja.. aku bukan batu yang selalu terlihat keras " entahlah rasa apa yang sekarang dalam diri Amel, rasanya tak ingin jauh dari Satria.


" Gini deh... tiga hari ini kamu ada jadwal operasi kan, dan nanti aku minta Dokter Lana buat gantiin kamu.. dan kamu bisa nyusul aku ke Bali gimana? Satria berusaha membujuk sang istri, bukan nggak mau di ikuti Amel namun dalam tiga hari itu Satria sangat sibuk, dia takut Amel merasa jenuh.


" Oke.. tapi, abang harus kabarin aku terus..dan nanti aku mau bilang kak Zira buat masukin itu keagenda kamu " ucap Amel dengan muka sedihnya

__ADS_1


" Iya.. baiklah nyonya, abang nggak mau kamu jenuh di sana, scedule abang akan padet dan kalau hari ke empat paling cuma cek pemotretan buat produk yang akan kita Launching minggu depan. " Jelas Satria, walaupun gimana Satria rasa tenang kalau semua kegiatan nya Amel juga tahu.


" Owhh.. kok tumben kamu bukan Akira yang handle? Amel penasaran dengan ekspresi sang suami yang sangat terkenal malas datang ke lokasi pemotretan


" Akira harus andle di Singapura , dan ini model lumayan rewel.. sebenarnya abang nggak mau pakai model ini cuma, nggak enak sama manajemen nya minta kesempatan untuk project ini, sekalian dia balik kesini juga" Ujar Satria.


" Pasti Cantik dong.. orang model sih..?? ledek Amel


" Heemmm.. mungkin sebagian besar bilabg dia model papan atas di Hongkong tapi, nggak tau juga.. " Kata Satria acuh


" Siapa namanya? Nggak tau kenapa Amel merasa penasaran tentang model itu.


" Anindya Zahra " jawab Satria singkat.


" Anindya Zahra.. kok kayak pernah denger, kayak familiar gitu?? gumam Amel namun masih terdengar oleh Satria


" Sudahlah.. nggak perlu di pikirin, dan kamu jangan berpikir aku akan tergoda ya.. tenang kamu punya pasukan yang siap memata-matai ku 24jam " sindir Satria.


" Siapa ,maksud kamu Kak Zira sama Thomas? Kata Amel dan diangguki Satria.


Satria dan Amel keluar dari ruang kerja dan bersiap untuk ke butik, mempersiapkan untuk hadir di acara Global Company


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2