
Sementara di kediaman Ziyad.. Abi merasa kecewa karena gagal buat suprise untuk Amel pada hari ulang tahunnya namun dia juga harus tetap makan. malam bersama dengan semua orang yang dia undang.
" Sayang sekali Amel malah nggak bisa ikut makan malam yaa? " ucap Tasya berusaha menampilkan wajah sedihnya
" Yah.. gimana lagi, ada urusan mendadak juga" ucap bunda Mirna
" Tadi dia kenapa kok tiba-tiba panik gitu? " tanya Walid penasaran
" Tadi Amel abis terima telepon ..entah siapa yang telepon tiba-tiba bilang ke bunda dia harus ke Central Hospital " ungkap bunda Mirna
" Ada apa kamu Mel.. siapa yang sakit sampai kamu sepanik itu? " batin Abi
Makan malam mereka dilalui Abi dengan tak bersemangat dan setelah makan pun Abi menghubungi Keenan.
📞Keenan Call
" Yak bro.. kenapa?
__ADS_1
" Dimana lo? "
" Kenapa nanya gw dimana? ada hal penting apa lo telp gw?
" Ya.. elah,lo sama Farah? gw mau lo cari Amel, gw takut dia kenapa-napa.. soalnya tadi, dia gw ajak makan malam dirumah abis terima telepon dia panik terus dia cabut, udah gitu gw mau kasih dia suprise malah gagal" ungkap Abi merasa sedih
" Amel.. baik-baik aja, dia sama gw di Central Hospital" jawab Keenan santai
" Hahhh.. siapa yamg sakit, sampai Amel panik gitu liatnya" ucap Abi
" Nggak ada cuma kita lagi kasih kejutan dikit buat Amel, itu pun ide Satria.. jadi kita kumpul disini.. Sorry nih.. kita gagalin makan malam lo sama Amel, soalnya lo nggak ngomong juga kan?
" Kok diadain di Rs sih? " tanya Abi heran
" kalau ide di RS itu ide Satria.. sorry bro, gw harus ngomong ini ke lo.. Amel. kelihatan jadi diri nya sendiri saat sama Satria.. lo boleh berharap, cuma perlu gercep dikit Satria itu nggak bisa di tebak. " ungkap Keenan pada Abi
Sementara tangan Abi mengepal mendengar Satria sudah terang-terangan bersaing denganya.
__ADS_1
Tanpa mendengar omongan Keenan Abi menutup panggilan dengan sepihak.
.
.
Dikoridor Central Hospital di hebohkan kedatangan Tuan Rezvan dan sang istri Nyonya Safitri yang tak lain dan tak bukan Orang tua Satria juga Akira.
Tanpa Akira dan juga Satria tahu kalau Rezvan dan Safitri sudah mencari tahu tentang latar belakang Amel dan mereka akan langsung bertemu dengan Amel.
Dan lagi-lagi atas informasi orang orang yang mereka utus sebagai bodyguard bayangan.
Satria mengajak Amel dan lainnya ke tempat yang sudah Satria booking untuk makan malam mereka walaupun sudah telat buat makan malam karena sudah menundukkan jam 8 lebih 30 malam.
Saat mereka untuk keluar dari Rumah sakit,sampai lobby Rumah Sakit mereka di kejutkan dengan keberadaan kedua orang tua Satria juga Akira..
" Papi.. Mami... " Seru Satria dan juga Akira secara bersamaan.
__ADS_1
Semua orang yang bersama Satria sontak membuat mereka kaget bukan main.
Bersambung